Wiwit, TKI di Korea Tewas Tercebur ke Kolam Rendaman Besi Panas

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 20 Juli 2018 | 16:31 WIB
Wiwit, TKI di Korea Tewas Tercebur ke Kolam Rendaman Besi Panas
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro. (Ist)

Suara.com - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro tewas tercebur ke kolam rendaman besi panas di tempat kerjanya. Wiwit merupakan TKI asal Dusun Jalakan, Desa Triharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dia meninggal dunia akibat tercebur di tempatnya bekerja, sebuah perusahaan manufaktur di Korea Selatan.

"Anak saya kerja di pabrik besi, katanya anak saya mau membenarkan mesin sendiri. Sebenarnya kan itu tidak boleh. Kemudian dia terjatuh ke dalam air tempatnya buat naruh besi panas," kata ibu kandung Wiwit, Sumarsih saat ditemui di rumah duka RT 06, Dusun Jalakan, Desa Triharjo, Bantul, Jumat (20/7/2018).

Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro. (Ist)
Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro. (Ist)

Putra pertamanya yang saat ini berusia 25 tahun itu dikabarkan meninggal akibat kecelakaan kerja di perusahaan Korea Selatan, Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 21.00 waktu Korea Selatan atau sekitar pukul 19.00 waktu Indonesia.

Wiwit sudah dua tahun ini bekerja di sebuah perusahaan manufaktur bidang operator las di Korea Selatan, namun saat bekerja dia mengalami kecelakaan sehingga terjatuh ke dalam air tempat rendaman besi panas.

Sumarsih beserta keluarga tidak menyangka anaknya meninggal secepat ini akibat kecelakaan kerja di luar negeri. Sehingga keluarga benar-benar merasa kehilangan, terlebih anak pertamanya tersebut sangat sayang terhadap keluarga.

Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro. (ist)
Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro. (ist)

"Hasil kerja saja dia belum 'ngecakke' (menggunakan), upahnya untuk menyenangkan orangtua, membangun rumah dan menyekolahkan adiknya," kata Sumarsih.

Wiwit adalah anak pertama dua bersaudara dari pasangan Ngadino (50) dengan Sumarsih (43) yang sudah empat tahun ini merantau ke luar Jawa, sebelumnya dia bekerja di Batam dua tahun dan bekerja di Korea Selatan dua tahun.

"Gaji yang pertama itu (hasil kerja di Korsel) untuk bangun rumah, atapnya kan sudah rusak. Sejak kerja di Korsel dia belum pernah pulang, namun rencananya setelah Lebaran tahun depan mau pulang dan menikah," katanya.

baca juga
Kolam rendaman besi tempat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro jauh. (ist)
Kolam rendaman besi tempat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro jauh. (ist)

Sementara itu, bapak kandung Wiwit, Ngadino (50) mengatakan, anaknya itu merupakan sosok yang baik terhadap keluarga dan para tetangga. Setiap kali ada kegiatan kampung, Wiwit selalu berpartisipasi dengan mengirimkan sejumlah uang ke panitia.

"Peringatan 17 Agustus kemarin itu kan ada lomba bola voli di kampung, dan setiap malam disiarkan kalau 'kegiatan itu bekerja sama dengan ini, dibantu Mas Wiwit yang ada di Korsel'. Atas kejadian ini saya sangat terpukul, padahal dia anak yang santun," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terduga Teroris IS di Sleman Pernah Punya Istri Polisi

Terduga Teroris IS di Sleman Pernah Punya Istri Polisi

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 14:46 WIB

Jadi Atlet Judo, Terduga Teroris DIY Dapat Bonus Rp 100 Juta

Jadi Atlet Judo, Terduga Teroris DIY Dapat Bonus Rp 100 Juta

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 14:35 WIB

Terduga Teroris Yogyakarta Ternyata Mantan Atlet Berprestasi

Terduga Teroris Yogyakarta Ternyata Mantan Atlet Berprestasi

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 14:23 WIB

Para Dimas dan Diajeng Yogyakarta Sambut Kirab Obor Asian Games

Para Dimas dan Diajeng Yogyakarta Sambut Kirab Obor Asian Games

Sport | Kamis, 19 Juli 2018 | 14:58 WIB

Densus 88 Lakukan Upaya Paksa Tangkap Teroris di Yogyakarta

Densus 88 Lakukan Upaya Paksa Tangkap Teroris di Yogyakarta

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 14:08 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×