Beasiswa Dicabut karena Mualaf, Arnita Sempat Dicap Radikal

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 02 Agustus 2018 | 09:19 WIB
Beasiswa Dicabut karena Mualaf, Arnita Sempat Dicap Radikal
Arnita Rodelina Turnip. [Facebook]

Suara.com - Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara (Sumut) tengah menangani pencabutan beasiswa yang menimpa mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) bernama Arnita Rodelina Turnip. Ia adalah salah satu penerima program dana Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Pemkab Simalungun, Sumut.

Beasiswa BUD diterima Arnita karena ia tercatat sebagai salah satu siswi berprestasi di Simalungun. Diduga, beasiswa Arnita dicabut karena ia menjadi seorang mualaf atau berpindah ke agama Islam.

Kepada Suara.com, ibu Arnita, Lisnawati menceritakan perjuangan anaknya bisa menerima beasiswa hingga lolos menjadi mahasiswi IPB hingga akhirnya beasiswanya dicabut Pemkab Simalungun. Arnita tercatat sebagai mahasiswi IPB Fakultas Kehutanan angkatan 2015.

”Pada 7 Agustus 2015, Arnita dengan 27 mahasiswa Simalungun penerima BUD berangkat ke IPB Bogor untuk menempuh studi. Arnita tercatat sebagai mahasiwi pada Program Studi Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB,” kata Lisnawati kepada Suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (1/8/2018).

Lisnawati mengungkapkan, beasiswa yang diterima puterinya berupa biaya kuliah Rp 11 juta untuk satu semester. Jumlah itu ditambah uang saku sebesar Rp 1 juta setiap bulan.

Dalam kontrak BUD, kata Lisnawati, Arnita hanya disyaratkan harus berkontribusi untuk daerah setelah menyelesaikan studinya di IPB. Selain itu, agar tetap bisa menerima beasiswa, penerima BUD harus memiliki indeks prestasi (IP) minimal 2,50 per semester. Apabila dinyatakan drop out atau DO, Arnita diwajibkan memulangkan seluruh dana beasiswa yang diterimanya.

Hingga pada 21 September 2015, Arnita diketahui menjadi mualaf atau berpindah agama Islam. Mengetahui hal itu, menurut Lisnawati, pihak keluarga sempat melarang, karena khawatir beasiswa yang diterimanya dicabut Pemkab Simalungun.

"Waktu itu bapaknya bilang, jangan dulu masuk Islam, nanti beasiswamu bermasalah. Kata bapaknya nanti saja kalau sudah lulus kuliah. Namun dia (Arnita) ngotot dan bilang keyakinan tak bisa dihalangi. Ya sudah akhirnya dia mualaf," ungkap Lisnawati.

Memasuki semester dua, kekhawatiran orang tuanya terbukti. Arnita tak mendapatkan uang saku dari Pemkab Simalungun. Padahal, teman-teman lainnya tetap menerima.

Agar bisa terus menghidupi diri selama berkuliah di IPB, Arnita berjualan sejumlah barang via online.

Memasuki semester tiga, Arnita mendapat surat dari rektorat IPB yang tertulis BUD dicabut oleh Pemkab Simalungun dan biaya kuliahnya sejak semester dua sudah tidak dibayar. Saat itu, Arnita sempat menelpon keluarga dan marah-marah karena BUD-nya disetop.

"Waktu itu berkomunikasi dengan saya dia agak aneh, dia uring-uringan," ucap Lisnawati.

Meski beasiswa dicabut, Arnita keukeuh tetap berkuliah pada semester 3 itu. Tapi, karena tak lagi bisa indekos, Arnita pindah ke asrama mahasiswi IPB. Sebelum pindah, ia tinggal bersama teman-temannya sesama mahasiswa Simalungun penerima BUD.

Sejak saat itu Arnita sudah tidak fokus kuliah dan lebih sibuk dengan bisnis onlinenya. Akibatnya, IP semester Arnita turun drastis.

Tak sampai di situ, komunikasi Arnita dengan keluarga bahkan terputus. Hal ini menyebabkan orang tuanya khawatir dan berusaha mencarinya. Para kerabat dan sanak saudaranya di kampung pun berspekulasi, sampai ada yang menduga Arnita ikut kelompok aliran Islam radikal dan menjadi teroris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Beasiswa Mahasiswi IPB Dicabut karena Pindah Agama

Kronologi Beasiswa Mahasiswi IPB Dicabut karena Pindah Agama

News | Kamis, 02 Agustus 2018 | 08:46 WIB

Jadi Mualaf Beasiswanya Disetop, Arnita Disiram Kencing Babi

Jadi Mualaf Beasiswanya Disetop, Arnita Disiram Kencing Babi

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 20:16 WIB

Jadi Mualaf Beasiswa Arnita Diputus Pemkab, Ini Penjelasan IPB

Jadi Mualaf Beasiswa Arnita Diputus Pemkab, Ini Penjelasan IPB

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 19:07 WIB

Pindah Agama, Beasiswa Mahasiswi IPB Ini Diputus Pemkab

Pindah Agama, Beasiswa Mahasiswi IPB Ini Diputus Pemkab

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 17:38 WIB

Tiga Mahasiswa IPB Bikin Drone Laut yang Bisa Menyergap Musuh

Tiga Mahasiswa IPB Bikin Drone Laut yang Bisa Menyergap Musuh

News | Senin, 16 Juli 2018 | 16:50 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB