Isu Mundur dari KSP Jadi Cawapres Jokowi, Moeldoko: Aya - aya Wae

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:51 WIB
Isu Mundur dari KSP Jadi Cawapres Jokowi, Moeldoko: Aya - aya Wae
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Makassar, Sulawesi Selatan. [Dok KSP]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah isu dirinya mundur dari jabatannya sebagai kepala staf kantor kepresidenan (KSP). Sampai saat ini dia masih menjadi kepala KSP.

Moeldoko mengaku masih tetap bekerja dan menjalankan tugas sebagai KSP sampai kemudian ada kabar yang menyebut dirinya akan mundur tersebut.

"Mundur kemana, itu isu dari mana? Aya - aya wae," kata Moeldoko saat dikonfirmasi, Rabu (8/8/2018).

Moeldoko sendiri mengaku kaget dengan merebaknya isu tersebut. Sementara Moeldoko masih mengikuti sidang paripurna mengenai RAPBN 2019 yang dipimpin Presiden Jokowi pada Selasa (7/8/2018) sore kemarin.

Moeldoko juga masih menjalankan agenda-agenda penting di Kantor Staf Kepresidenan hingga sore menjelang malam hari kemarin.

Oleh karena itu, ia menjadi tidak habis pikir dengan isu-isu yang berkembang terkait dirinya yang akan mundur dari KSP. Menurut dia, hal itu wajar mengingat di tahun politik segala sesuatu kemudian terasa begitu sensitif.

Namun ia menegaskan sampai saat ini masih mengemban amanat yang diberikan Presiden kepadanya untuk memimpin Kantor Staf Kepresidenan.

Sejumlah kabar sempat beredar santer pada Selasa malam terkait rencana mundurnya Moeldoko karena ada kemungkinan ia akan diumumkan sebagai cawapres Jokowi pada Pilpres 2019.

Deklarasikan Jokowi-Moeldoko

baca juga

Sejumlah massa yang tergabung dalam Barisan Nusantara mendeklarasikan diri mendukung Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai Capres dan Cawapres pada ajang Pilpres 2019 mendatang di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu siang.

Ketua Umum Barisan Nusantara Nurdin Tampubolon mengatakan untuk mencapai cita-cita Indonesia lebih baik kedepannya, diperlukan sosok pemimpin yang memiliki wawasan kenegaraan. Dirinya juga menyebut sosok itu juga harus memiliki pandangan visioner dan mampu melaksanakan 4 pilar kebangsaan.

"Jadi Barisan Nasional melihat kalau kita mau mempertahankan ini untuk mecapai tujuan dan cita-cita, perlu pemimpin yang bisa membawa hal tersebut," kata Nurdin di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Nurdin berpendapat sosok tersebut dapat dilihat dari diri Jokowi. Menurutnya, Jokowi sudah melakukan pembangunan dari aspek ekonomi yang lebih baik dari sebelumnya.

"Artinya periode 2019 sampai 2024 tentunya ini memerlukan analisa dan dari itu kita harus melihat dari apa yang sudah beliau lakukan," jelasnya.

Bercermin dari hal tersebut, Nurdin optimis jika rakyat Indonesia nantinya akan memilih Jokowi sebagai presiden pada ajang Pilpres 2019 mendatang.

"Kondisi politik yg stabil, aspek politik luar negeri pun kita cukup baik. Dari aspekkeadilan sosial, ini sangat membantu masyarakat untuk memnetukan sikap apakah masih layak Jokowi dipilih 5 tahun ke depan," tandas Nurdin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolak Jadi Cawapres Prabowo, Ustaz Somad: Silakan Kecewa

Tolak Jadi Cawapres Prabowo, Ustaz Somad: Silakan Kecewa

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:44 WIB

Masa Pendaftaran Capres dan Cawapres, Penjagaan KPU Diperketat

Masa Pendaftaran Capres dan Cawapres, Penjagaan KPU Diperketat

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:21 WIB

Namanya Masuk Bursa Cawapres Prabowo, Begini Reaksi Sandiaga

Namanya Masuk Bursa Cawapres Prabowo, Begini Reaksi Sandiaga

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 08:58 WIB

RSPAD Dipastikan Siap Jelang Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RSPAD Dipastikan Siap Jelang Tes Kesehatan Capres-Cawapres

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 01:00 WIB

Sudirman Said Sambangi Kantor PKS, Bahas Cawapres?

Sudirman Said Sambangi Kantor PKS, Bahas Cawapres?

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 23:19 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×