KIK Koalisi Ikut - ikutan, Tim Jokowi: Mungkin Ada yang Sama

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 21 September 2018 | 16:52 WIB
KIK Koalisi Ikut - ikutan, Tim Jokowi: Mungkin Ada yang Sama
Presiden Jokowi menghadiri acara pembekalan Caleg DPR RI dari Partai Perindo, Senin (17/9/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pasangan calon presiden Joko Widodo atau Jokowi dan calon wakil presiden Maruf Amin, Aria Bima mempertanyakan alasan pernyataan Ketua DPP Gerindra Habiburokhman yang menyebut KIK merupakan Koalisi Ikut-ikutan.

Ia pun menduga ada beberapa kesamaan di kubu Jokowi-Ma'ruf dan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diklaim mengikuti. Namun ia tak masalah jika yang diikuti dari kubu Prabowo-Sandiaga merupakan sesuatu hal yang baik.

"Nah ikut-ikutannya ada dimana? Mungkin beberapa hal ada yang sama kemudian kelompok sebelah menganggap itu ikut-ikutan. Bagi saya, kalau itu yang diikuti sesuatu yang baik, kita juga nggak soal," ujar Aria di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).


Menurut Aria seharusnya kedua belah pihak baik kubu Jokowi - Maruf Amin ataupun dari kubu Prabowo- Sandiaga bisa saling mencontoh hal-hal yang baik walaupun berbeda kubu. Ia pun mengusulkan ada pertemuan antara TKN KIK Jokowi - Maruf Amin dengan Tim kampanye Prabowo - Sandiaga.

"Dari kami ada yang baik yang perlu diikuti oleh tim kampanyenya tim pak Prabowo - Sandiaga, dari pak Prabowo Sandiaga ada yang baik yang perlu diikuti dari kita. itulah yang menurut saya," ucap Aria.

"Malah saya mengusulkan, ayo saling mengikuti untuk membuat forum, tidak hanya forum komunikasi yang ketemu yang tidak terarah tapi bagaimana tim kampanye nasional pak Joko Widodo dan Kyai Haji Maruf Amin ini ketemu dengan tim sukses pak Prabowo - Sandiaga, supaya hal-hal yang baik ini bisa kita saling ikuti," sambungnya.

Karena itu Politisi PDI Perjuangan itu mengaku tak keberatan koalisinya dianggap Koalisi Ikut-Ikutan selama itu hal yang baik.

"Saya tidak keberatan dalam hal kita itu mengikuti ikut-ikutan ya. Kalau sesuatu yang baik itu bisa kita ikuti, tapi kalau itu hoaks itu negatif campaign. itu hal yang konfrontatif yang menegaskan menjelekkan kita tidak akan pernah mengikuti itu tapi kalau ada yang baik dari timnya pak Prabowo dan pak Sandi woh kita akan beri apresiasi dan kita akan ikuti," tandasnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra menyebut KIK Jokowi - Maruf Amin merupakan singkatan Koalisi Ikut-ikutan. Menurut Ketua DPP Gerindra Habiburokhman, KIK suka meniru gerakan yang dilakukan oleh koalisi Prabowo-Sandi.

baca juga

"Kubu sebelah seperti sudah kehilangan kreativitas kerja mereka meniru apa yang kami lakukan. Kami buat hashtag mereka ikut, kami buat lagu mereka ikut, kami sasar milenial mereka ikut. Kami khawatir mereka disebut Koalisi Ikut Ikutan (KIK)," ujar Habiburokhman, Jumat (21/9/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Pendukung Prabowo, Kwik Kian Gie Ikut FGD Tim Jokowi

Jadi Pendukung Prabowo, Kwik Kian Gie Ikut FGD Tim Jokowi

News | Jum'at, 21 September 2018 | 16:29 WIB

Nomor Urut Pilpres 2019, Jokowi: Nomor 1, Nomor 2 Alhamdulillah

Nomor Urut Pilpres 2019, Jokowi: Nomor 1, Nomor 2 Alhamdulillah

News | Jum'at, 21 September 2018 | 15:00 WIB

Anies Minta Massa Jokowi dan Prabowo Tak Injak-injak Rumput

Anies Minta Massa Jokowi dan Prabowo Tak Injak-injak Rumput

News | Jum'at, 21 September 2018 | 14:42 WIB

Terkini

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Sumsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Penjualan Mobil Baru Didominasi Pembeli Tunai Dibandingkan Kredit Dampak Bunga Tinggi

Penjualan Mobil Baru Didominasi Pembeli Tunai Dibandingkan Kredit Dampak Bunga Tinggi

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:10 WIB

RICOH GR IV 30th Anniversary Edition Cuma 50 Unit di Indonesia, Harga Rp33 Jutaan

RICOH GR IV 30th Anniversary Edition Cuma 50 Unit di Indonesia, Harga Rp33 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:06 WIB

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

5 Sunscreen Skintific untuk Cegah Penuaan Dini dan Cerahkan Kulit Kusam

5 Sunscreen Skintific untuk Cegah Penuaan Dini dan Cerahkan Kulit Kusam

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Motor Baru Banyak Absen Kick Starter, Ini Risiko Tersembunyi dan Bahaya Mogok yang Wajib Diwaspadai

Motor Baru Banyak Absen Kick Starter, Ini Risiko Tersembunyi dan Bahaya Mogok yang Wajib Diwaspadai

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk

Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk

Lampung | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Yamaha MT-125 2027 vs 2025: Apa Saja Bedanya dan Akankah MT-15 Indonesia Ikut Berubah?

Yamaha MT-125 2027 vs 2025: Apa Saja Bedanya dan Akankah MT-15 Indonesia Ikut Berubah?

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:03 WIB

×