Serapan Anggaran Rendah, DPRD Desak DKI Bentuk Timsus Pemantau

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 04 Oktober 2018 | 18:11 WIB
Serapan Anggaran Rendah, DPRD Desak DKI Bentuk Timsus Pemantau
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana meminta pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk membuat tim khusus yang memantau penyerapan anggaran. Pasalnya, hingga kini serapan anggaran Pemprov DKI masih rendah.

Pria yang kerap di sapa Sani ini mengatakan, penyerapan anggaran dari tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang rendah memerlukan evaluasi khusus. Sehingga, pembentukan tim khusus dirasa perlu agar penyerapan anggaran bisa maksimal hingga akhir 2018.

"Kalau bisa segera dibentuk semacam gugus tugas untuk mengecek sejauh mana penyerapannya, kendalanya apa, sudah ada titik mana. Itu yang perlu disegerakan oleh eksekutif," kata Sani saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018).

Sani menjelaskan, usulan dari dewan itu sudah disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Menurut Sani, Anies mengaku optimis penyerapan bisa maksimal hingga akhir 2018.

"Tapi gubernur sudah memastikan bentuk tim untuk mempercepat penyerapannya. Jadi kita bisa optimislah sampai akhir tahun nanti," tutur Sani.

Sani mengakui, pihak DPRD DKI pun telah proaktif menanyakan progres penyerapan anggaran kepada Pemprov DKI. Dari pengakuan Pemprov DKI ada banyak hambatan yang dihadapi sehingga penyerapan anggaran tidak maksimal.

"Umumnya karena keterlambatan lelang, kemudian jabatan yang belum fix, plt (pelaksana tugas)," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 dihadapan DPRD DKI Jakarta. Dari hasil laporan itu Anies menyampaikan serapan belanja daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga Juni 2018 baru mencapai 28,52 persen.

Anies mengatakan, dari rencana belanja daerah 2018 sebesar Rp 71,16 triliun, sampai akhir bulan Juni 2018 baru bisa direalisasikan sebesar Rp 20,29 Triliun atau 28,52 persen. Masih ada sisa sekitar Rp 50 triliun lagi anggaran yang belum dibelanjakan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikepung 5 Sesar, Jakarta Diancam Gempa Sampai Merusak

Dikepung 5 Sesar, Jakarta Diancam Gempa Sampai Merusak

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 17:33 WIB

15.000 Pelajar DKI Diajak Nonton Gratis Asian Para Games 2018

15.000 Pelajar DKI Diajak Nonton Gratis Asian Para Games 2018

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 11:47 WIB

12 Pejabat SKPD Diisi Pelaksana tugas, DKI Akan Lelang Jabatan

12 Pejabat SKPD Diisi Pelaksana tugas, DKI Akan Lelang Jabatan

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 00:57 WIB

Asian Para Games, Dishub DKI Belum Finalisasi Rekayasa Lalin

Asian Para Games, Dishub DKI Belum Finalisasi Rekayasa Lalin

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 23:44 WIB

Pelanggaran e-Tilang Banyak Terjadi Saat Siang dan Petang Hari

Pelanggaran e-Tilang Banyak Terjadi Saat Siang dan Petang Hari

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 12:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×