Muncul Grup Medsos Homoseksual Ponorogo, Warga Jatim Heboh

Bangun Santoso

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 09:15 WIB
Muncul Grup Medsos Homoseksual Ponorogo, Warga Jatim Heboh
ILUSTRASI - Lima pemijat gay asal Vietnam ditangkap di Malaysia. | (The Star)

Suara.com - Sebagian warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dihebohkan munculnya grup 'Gerakan Gay Ponorogo' di jejaring media sosial Facebook. Selama dua hari terakhir, bikin warga di daerah yang dikenal sebagai kampung santri ini kaget bukan main.

Na’udzubillahimindzalik, amit-amit jabang bayi. Begitulah reaksi warga Ponorogo saat melihat grup ‘Gerakan Gay Ponorogo’.

Dari laman depannya, grup ini bukan baru saja dibuat. Dalam keterangannya, grup ini dibuat pada 7 November 2014 atau hampir empat tahun. Grup ini adalah sebuah grup publik atau grup terbuka dan siapa saja bisa bergabung di dalamnya.

Satu-satunya admin dalam grup ini menggunakan akun Cah Reog. Di bagian deskripsi grup, ia menuliskan bahwa salah satu cara untuk membangkitkan percaya diri adalah menanamkan pemikiran ke dalam diri masing-masing bahwa menjadi gay atau lesbian bukanlah sebuah kesalahan.

“Ada yang bilang, karena kita gay, maka kita’ sakit’. Salah satu cara membangkitkan rasa percaya diri, itu kembali ke pribadi masing – masing dan jati diri setiap individu, terutama menanamkan dalam pikiran bahwa jadi gay atau lesbian itu tidak lah salah..... salam :),” tulis Cah Reog dalam deskripsi grup buatannya tersebut seperti dilansir laman beritajatim.com.

Sebagai sampul atau cover, dipasang foto empat orang lelaki bule yang sedang bersantai berjemur. Keempatnya bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek. Mereka seolah dua pasangan yang sedang bermesraan. Satu orang tampak sedang bersandar di paha pasangannya dan dua orang lagi tampak berangkulan. Sebuah label grup gerakan gay ponorogo jelas terlihat ketika dibuka dengan komputer, ponsel pintar maupun dengan tablet.

Yang makin bikin geboh adalah grup ini telah memiliki anggota lebi dari 790 pengguna Facebook, terhitung sejak Jumat (12/10/2018). Sejak 30 hari terakhir, terpantau ada penambahan 30 anggota baru. Di dalamnya juga terhadap berbagai foto seronok dan gambar komik tidak senonoh.

Beberapa percakapan pada beberapa hari terakhir menyebut-nyebut salah satu daerah di Ponorogo sehingga banyak yang yakin grup itu benar keberadaanya di Ponorogo.

“Astaghfirullah, Na’udzubillahimindzalik. Itu kan berarti banyak sekali gay dan lesbi atau mereka yang punya perilaku homoseksual di sini,” ujar Zainuri, salah satu warga Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Ponorogo.

baca juga

Meski bisa saja tidak semua member grup ini adalah lesbian, gay, biseksual dan transgender atau LGBT, namun jumlah anggota dalam grup itu menurut Zainuri cukup mengejutkan.

Salah seorang warga lain berinisial RN, mengaku tergabung dalam grup tersebut sejak beberapa waktu lalu. Namun ia bukan gay yang ingin mencari pasangan atau ikut memposting foto, gambar maupun kata-kata seronok. Ia hanya ingin tahu apa yang dilakukan atau dibahas para LGBT di grup tersebut.

“Saya join pakai akun palsu. Ya lihat-lihat aja. Ternyata ada orang-orang aneh seperti itu di sekitar kita. Tapi sepertinya memang tidak semua membernya adalah akun asli, banyak yang palsu. Juga banyak yang dari luar Ponorogo atua bahkan dari luar negeri tapi orang Indonesia. Mungkin TKI iseng," ujar bapak satu anak itu.

Lain dengan Sofie, gadis 21 tahun karyawan kontrak di salah satu dinas Pemkab Ponorogo ini mengaku jijik melihat cover dari grup ‘Gerakan Gay Ponorogo’ ini.

“Bukan sok suci lah, tapi apa gak takut dosa begitu itu. Kalau benar ada orang-orang seperti itu, bahaya nih. Bisa dikasih gempa dahsyat dan dikubur hidup-hidup sama Allah kita di sini, seperti kaum nabi Luth. Mereka yang maksiat kita dapat gempanya juga. Amit-amit,” ucap Sofie.

Artikel ini sebelumnya dimuat di laman beritajatim.com dengan judul: 'Grup Medsos Homoseks dan Lesbian Ponorogo Hebohkan Warga'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Kembali Geledah Rumah Anak Bupati Malang Rendra Kresna

KPK Kembali Geledah Rumah Anak Bupati Malang Rendra Kresna

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 20:21 WIB

Update Gempa Jatim, 498 Bangunan di Pulau Sapudi Rusak

Update Gempa Jatim, 498 Bangunan di Pulau Sapudi Rusak

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:01 WIB

Gempa Sumenep, Gubernur Soekarwo Pastikan Tak Ada Libur Sekolah

Gempa Sumenep, Gubernur Soekarwo Pastikan Tak Ada Libur Sekolah

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:24 WIB

Masjid dan Sekolah di Pulau Sapudi Rusak Diguncang Gempa Jatim

Masjid dan Sekolah di Pulau Sapudi Rusak Diguncang Gempa Jatim

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:26 WIB

Update Gempa Situbondo, 2 Kecamatan di Jatim Rusak Parah

Update Gempa Situbondo, 2 Kecamatan di Jatim Rusak Parah

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 13:38 WIB

Terkini

5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar

5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Imigrasi Jaring 45 WNA di Kalibata City, 41 Orang Tercatat Pemegang Izin Investor Asing

Imigrasi Jaring 45 WNA di Kalibata City, 41 Orang Tercatat Pemegang Izin Investor Asing

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:05 WIB

KPK: Kasus Korupsi Pengadaan Urutan 2 Teratas

KPK: Kasus Korupsi Pengadaan Urutan 2 Teratas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:03 WIB

Totalitas di Balik Layar, Andri Mashadi Sempat Mabuk Laut dan 'Teler' Bareng Dinda Kirana

Totalitas di Balik Layar, Andri Mashadi Sempat Mabuk Laut dan 'Teler' Bareng Dinda Kirana

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Gagasan Rugi Bukan Korupsi ala Luhut, Solusi Investasi atau Kemunduran Pemberantasan Rasuah?

Gagasan Rugi Bukan Korupsi ala Luhut, Solusi Investasi atau Kemunduran Pemberantasan Rasuah?

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Temui Mahasiswa di Tengah Aksi, Kapolda Jateng: Aspirasi Silakan, Pelanggaran Hukum Ditindak

Temui Mahasiswa di Tengah Aksi, Kapolda Jateng: Aspirasi Silakan, Pelanggaran Hukum Ditindak

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Perbandingan di Atas Kertas Yamaha Vixion vs Honda CB150R Streetfire, Harga dan Fitur Mending Mana?

Perbandingan di Atas Kertas Yamaha Vixion vs Honda CB150R Streetfire, Harga dan Fitur Mending Mana?

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:54 WIB

6 Tahun Rehat, Cut Tari Comeback dan Bikin Gemas Penonton Lewat Sinetron Wajah Cinta yang Lain

6 Tahun Rehat, Cut Tari Comeback dan Bikin Gemas Penonton Lewat Sinetron Wajah Cinta yang Lain

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Sisi Kelam Naruto Shippuden: Dari Marginalisasi Hingga Radikalisme Rakyat

Sisi Kelam Naruto Shippuden: Dari Marginalisasi Hingga Radikalisme Rakyat

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:45 WIB

×