Update Banjir Sulawesi Selatan: 20 Orang Tewas, Belasan Ribu Terdampak

Kamis, 24 Januari 2019 | 14:54 WIB
Update Banjir Sulawesi Selatan: 20 Orang Tewas, Belasan Ribu Terdampak
Banjir Sulawesi Selatan menyebabkan 8 orang tewas dan ribuan warga mengungsi. (Dok BNPB)

Suara.com - Sebanyak 20 orang tewas akibat banjir Sulawesi Selatan. Sementara ribuan orang terdampak banjir itu.

Hal itu berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (24/1/2019). BNPB sudah mengirimkan tim pada Rabu (23/1/2019) malam untuk melakukan penilaian.

"Secara detail saya belum terima laporan yang lengkap. Tetapi berdasarkan hasil laporan sementara, sekitar 20 orang meninggal dunia, belasan ribu yang terdampak," kata Kepala BNPB Doni Monardo usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis siang.

Mengenai pengelolaan bantuan, ia mengatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama untuk daerah yang kerusakannya berat. Seperti jembatan dan jalan. Ia menyebutkan BNPB sudah melaporkan kondisi bencana banjir di Sulsel.

"Dilaporkan secara umum saja dan saya izin akan ke sana siang ini," kata mantan Komandan Paspampres itu. Ia menyebutkan BNPB sudah mengeluarkan dana untuk penanganan banjir di empat kabupaten di Sulsel.

"BNPB sudah mengeluarkan masing-masing Rp250 juta untuk empat kabupaten yang terdampak paling besar," katanya. Empat kabupaten itu, adalah Jeneponto, Gowa, Makassar, Maros.

Ia menyebutkan akan ada lagi dana yang disalurkan, akan tetapi tergantung dari penilaian tim di lokasi bencana.

Mengenai penjagaan alat deteksi dini bencana oleh TNI, Doni mengatakan hal itu perintah Presiden.

"Perlu ada sistem terintegrasi untuk pengamanan, kadang sudah diadakan tapi lantas ilang. Yang ilang kadang-kadang sederhana seperti aki, tapi ini mengakibatkan barang tidak berfungsi. Jadi kalau ada bencana alam tidak bisa dideteksi dan korban yang ditimbulkan itu sangat besar," katanya.

Baca Juga: Korban Tewas Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Sulsel Jadi 20 Orang

Ia menyebutkan BNPB akan bekerja sama dengan lembaga yang bertanggung jawab dalam pengadaan alat itu, seperti BMKG, BIG, BPPT, LIPI, dan lainnya yang ditugaskan menyiapkan alat itu.

"Kami putuskan di mana alat ini ditempatkan kemudian bagaimana peraturan pengamanannya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI