Ibu dan Lifeguard Sibuk Main HP, Bocah Tewas Tenggelam di Kolam

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 05 April 2019 | 13:13 WIB
Ibu dan Lifeguard Sibuk Main HP, Bocah Tewas Tenggelam di Kolam
Ilustrasi korban tenggelam. [shutterstock]

Suara.com - Seorang bocah berusia 6 tahun berinisial SL, warga Singapura tewas tenggelam di kolam renang saat sedang berlatih renang. Insiden SL tenggelam tak diketahui oleh lifeguard atau penjaga kolam dan sang ibu kandung lantaran mereka sedang sibuk bermain telepon selular (HP).

Melansir dari World of Buzz, Kamis (4/4/2019), SL berlatih renang di kolam renang umum Kallang Basin. Sang instruktur yakni Yeo Chwee Chuan memberikan papan selancar untuk SL saat belajar berenang. SL pun diminta untuk berenang ke tengah kolam dengan menggunakan papan selancar itu.

Melihat SL bisa melakukan instruksi yang diberikan, sang instruktur pun beralih membantu murid lain yang juga sedang berlatih renang. Namun, saat di tengah perjalanan sedang berenang, SL ternyata justru tenggelam tanpa ada seorang pun yang menyadarinya.

Si instruktur sibuk membantu murid lain belajar berenang, sementara ada dua orang lifeguard yang bertugas tampak duduk santai di kursi sembari bermain telepon selular. Sang ibunda SL yang berada tak jauh dari kolam pun sedang sibuk bermain telepon selular.

Beberapa menit kemudian, salah seorang wanita yang berada tak jauh dari kolam melihat SL sudah mengapung di atas air tak sadarkan diri. Lifeguard yang mendapatkan laporan dari pengunjung itu pun langsung memberikan napas buatan untuk SL.

SL pun dilarikan ke rumah sakit. Ia tak sadarkan diri dan menjalani perawatan di rumah sakit selama 20 hari sebelum dinyatakan oleh dokter meninggal dunia.

Petugas kepolisian Kamala Ponnampalam pun menyebut orang dewasa yang berada di sekitar SL telah lalai hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia.  

"Lifeguard seharusnya tidak terganggu dengan menggunakan perangkat peribadinya atau melakukan percakapan sia-sia. Ia seharusnya tidak meninggalkan tempat jaganya dalam posisi tak diawasi. Tenggelam diketahui terjadi dengan begitu cepat dan berhenti dengan durasi waktu antara 20 hingga 60 detik," ujarnya.

Tak hanya itu, Kamala juga mengecam instruktur Yeo yang telah lalai dan tidak profesional dalam melatih renang anak-anak. Pasalnya, untuk anak yang baru belajar renang dan belum mahir seharusnya mendapatkan pengawasan penuh dari instruktur.

baca juga

"Pada beberapa waktu, menangani lebih dari satu siswa sudah menyalahi aturan. Idealnya untuk anak terutama bukan perenang mahir harus selalu berada dalam jangkauan lengan (instruktur)," kata Kamala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermain di Waterpark saat Hamil Besar, Ratna Galih Nyaris Nyungsep

Bermain di Waterpark saat Hamil Besar, Ratna Galih Nyaris Nyungsep

Lifestyle | Rabu, 03 April 2019 | 09:05 WIB

Lalu Muhammad Zohri Ikut Malaysia Open Grand Prix 2019

Lalu Muhammad Zohri Ikut Malaysia Open Grand Prix 2019

Sport | Selasa, 26 Maret 2019 | 09:25 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×