Besok, Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 11 Mei 2019 | 22:37 WIB
Besok, Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka
Gunung Semeru kembali dibuka untuk pendakian. (Shutterstock)

Suara.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kembali membuka jalur pendakian Gunung Semeru, 12 Mei mendatang.

Gunung berketinggian 3.676 Mdpl itu sebelumnya ditutup dari aktivitas pendakian sejak 3 Januari 2019, akibat cuaca ekstrem.

Kepala BB TNBTS, John Kenedie, mengatakan berdasarkan pengamatan selama bulan Maret sampai dengan April 2019 ini frekuensi hujan di seluruh kawasan TNBTS relatif menurun atau tidak begitu ekstrem.

"Ditambah dengan tingginya minat masyarakat untuk melakukan pendakian ke Gunung Semeru. Maka pengelola memutuskan untuk membuka kembali jalur pendakian Gunung Semeru, pada tanggal 12 Mei 2019 mendatang," kata John dalam keterangan tertulis diterima Suara.com, Sabtu (11/5/2019).

Ia melanjutkan, batas akan pendakian yang direkomendasikan oleh Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Semeru - Gunung Sawur, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi adalah sampai batas Kalimati.

"Para pihak berkewajiban melakukan koordinasi menciptakan zero accident dan zero waste di Gunung Semeru sesuai kewajibannya masing-masing," sambung dia.

Sebelum jalur pendakian dibuka, lanjut dia, pihaknya telah melakukan survei dan perbaikan sarana prasarana jalur pendakian, dan juga menggelar rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait mulai dari TNI, Polri, tokoh masyarakat serta Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG).

"Kami juga melakukan pelatihan kesiapsiagaan bencana yang diikuti oleh Petugas TNBTS, mitra dan sukarelawan TNBTS," ujarnya.

Dengan dibuka kembali Gunung Semeru, John berharap minat masyarakat untuk melakukan pendakian dapat terwujud. Namun, ia berpesan agar pendaki yang akan melakukan pendakian menaati prosedur atau peraturan yang berlaku.

baca juga

Sangat disarankan untuk mempersiapkan fisik dan mental mengingat pendakian adalah wisata minat khusus. Pendaki wajib menggunakan jalur resmi, dan lebih penting adalah ikut melestarikan ekologi kawasan TNBTS dengan tidak membuang sampah di dalam kawasan, atau membawa kembali sampah bawaan keluar kawasan TNBTS, hingga tidak mengganggu flora dan fauna TNBTS.

Bagi calon pendaki pun sudah bisa mendaftar secara online di laman https://bookingsemeru.bromotenggersemeru.org

"Saat ini sistem booking online TNBTS sudah mengalami perbaikan melalui sistem akun virtual. Layanan akun virtual ini untuk memudahkan pengunjung dalam melakukan pendaftaran pendakian Semeru, sehingga tidak harus melalui mekanisme menunggu konfirmasi admin pendakian BB TNBTS," tutupnya.

Kontributor : Aziz Ramadani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Erupsi Gunung Bromo, Kunjungan Wisata Menurun

Dampak Erupsi Gunung Bromo, Kunjungan Wisata Menurun

Jatim | Kamis, 21 Maret 2019 | 11:55 WIB

Bangunan Situs Sekaran Menghadap Gunung Semeru

Bangunan Situs Sekaran Menghadap Gunung Semeru

Jatim | Kamis, 21 Maret 2019 | 11:15 WIB

Akhir Tahun Mau Mendaki? Ini Tips Mengemas Barang Bawaan

Akhir Tahun Mau Mendaki? Ini Tips Mengemas Barang Bawaan

Lifestyle | Kamis, 13 Desember 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:12 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kunyit di Blender, Kembali Bersih dan Anti Bau

5 Cara Menghilangkan Noda Kunyit di Blender, Kembali Bersih dan Anti Bau

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 08:10 WIB

6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Karhutla

6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 08:04 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

×