Dua Provinsi Ini Masuk Dalam Kategori Status Awas Kekeringan

Chandra Iswinarno

Selasa, 25 Juni 2019 | 18:56 WIB
Dua Provinsi Ini Masuk Dalam Kategori Status Awas Kekeringan
Ilustrasi prediksi musim di Indonesia. [Antara]

Suara.com - Memasuki puncak musim kemarau, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan ada dua provinsi yang berstatus awas berpotensi kekeringan. Dua provinsi tersebut meliputi Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk potensi awas di wilayah Jawa Timur, BMKG mengemukakan dua daerah yakni, Sampang dan Malang. Sedangkan untuk wilayah NTT diwaspadai di semua wilayah tersebut.

Dalam keterangan tertulis yang diperoleh Antara, Deputi Klimatologi BMKG Herizal mengemukakan ada kriteria yang dinyatakan dalam kategori awas yakni, terkait dengan curah hujan yang rendah dan tidak adanya hujan selama 61 hari.

"Status Awas karena telah mengalami lebih dari 61 Hari Tanpa Hujan (HTH) dan prospek peluang curah hujan rendah di bawah 20 milimeter per dasarian pada 20 hari mendatang lebih dari 80 persen," kata dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Selain daerah tersebut, sebagian besar Yogyakarta, Indramayu (Jawa Barat), dan Buleleng (Bali) juga berstatus Awas.

Sejumlah daerah berstatus Siaga atau telah mengalami lebih 31 HTH dan prospek peluang curah hujan rendah di bawah 20 milimeter per dasarian pada 20 hari mendatang lebih dari 80 persen.

Daerah tersebut, yaitu Jakarta Utara, Lebak, dan Tangerang Provinsi Banten, Nusa Tenggara Barat, dan sebagian besar Jawa Tengah.

Herizal mengatakan berdasarkan monitoring terhadap perkembangan musim kemarau menunjukkan berdasarkan luasan wilayah, 35 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dan 65 persen masih musim hujan.

Wilayah yang telah memasuki musim kemarau, meliputi pesisir utara dan timur Aceh, Sumatera Utara bagian utara, Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan bagian tenggara, pesisir barat Sulawesi Selatan, pesisir utara Sulawesi Utara, pesisir dalam perairan Sulawesi Tengah, sebagian Maluku dan Papua bagian selatan.

baca juga

Namun, katanya, musim kemarau tidak berarti tidak ada hujan sama sekali. Beberapa daerah diprediksikan masih berpeluang mendapatkan curah hujan. Pada umumnya prospek akumulasi curah hujan 10 harian ke depan, berada pada kategori rendah atau kurang dari 50 mm dalam 10 hari.

Meski demikian, katanya, beberapa daerah masih berpeluang mendapatkan curah hujan kategori menengah dan tinggi.

Curah hujan kriteria menengah, yaitu 50-150 mm dalam 10 hari diprakirakan dapat terjadi di pesisir Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian barat, Jambi bagian barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah bagian utara, Sulawesi bagian tengah, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian utara.

Curah hujan kriteria tinggi atau lebih dari 150 mm dalam 10 hari diprakirakan dapat terjadi di pesisir timur Sulawesi Tengah dan Papua bagian tengah.

Pantauan BMKG dan beberapa lembaga internasional terhadap kejadian anomali iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan kondisi El Nino Lemah, sedangkan annomali SST di wilayah Samudera Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Kondisi itu diperkirakan berlangsung setidaknya hingga Oktober, November, dan Desember 2019. Oleh karena itu, masyarakat diimbau waspada dan berhati-hati terhadap kekeringan yang bisa berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, kekurangan air bersih, dan peningkatan potensi kemudahan kebakaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemarau, Warga Desa Ini Harus Berjalan Dua Kilometer Untuk Dapatkan Air

Kemarau, Warga Desa Ini Harus Berjalan Dua Kilometer Untuk Dapatkan Air

Jabar | Selasa, 25 Juni 2019 | 18:19 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Mentan: Stok Beras Aman

Memasuki Musim Kemarau, Mentan: Stok Beras Aman

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2019 | 02:10 WIB

Dianggap Fenomena Biasa, Ini Penjelasan BMKG soal Heboh Embun Es di Dieng

Dianggap Fenomena Biasa, Ini Penjelasan BMKG soal Heboh Embun Es di Dieng

Jawa Tengah | Senin, 24 Juni 2019 | 21:35 WIB

Suhu Dingin Kota Malang Berpotensi Capai 14 Derajat Saat Puncak Kemarau

Suhu Dingin Kota Malang Berpotensi Capai 14 Derajat Saat Puncak Kemarau

Jatim | Senin, 24 Juni 2019 | 15:09 WIB

Gunung Kidul Dilanda Krisis Air Bersih Menahun, Pemda DIY Akui Kewalahan

Gunung Kidul Dilanda Krisis Air Bersih Menahun, Pemda DIY Akui Kewalahan

Jogja | Kamis, 20 Juni 2019 | 18:23 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×