Array

DPP Golkar: Tak Mustahil Caketum Golkar Ditentukan Lewat Aklamasi

Kamis, 11 Juli 2019 | 12:58 WIB
DPP Golkar: Tak Mustahil Caketum Golkar Ditentukan Lewat Aklamasi
Ketua Koordinator Bidang Kepartaian DPP Partai Golkar Ibnu Munzir

Suara.com - Ketua Koordinator Bidang Kepartaian DPP Partai Golkar Ibnu Munzir mengatakan, bukan hal mustahil bila nantinya pemilihan calon ketua umum Partai Golkar akan dilakukan melalui aklamasi.

Pernyataan Munzir itu menanggapi ucapan Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang menilai ada upaya aklamasi dalam pemilihan ketua umum Partai Golkar.

"Mekanisme di Golkar kan ada aklamasi. Aklamasi itu bukan hal yang mustahil, tabu," ucap Munzir dihubungi wartawan, Kamis (11/7/2019).

Namun begitu, menurut dia, proses untuk menuju aklamasi itu harus sesusai mekanisme, di mana hanya ada calon tunggal yang memenuhi syarat dukungan.

"Jadi kalau ada beberapa calon, di ART kan disyaratkan dukungan 30 persen. Kalau hanya satu yang dapat dukungan di atas itu dan yang lain tidak, maka mekanisme memungkingkan aklamasi dalam arti dilanjutkan hanya denga calon tunggal. Kalau dua (calon) dia berkompetisi, itu aturannya," katanya.

"Jadi (aklamasi) bukan sesuatu yang tabu, dalam demokrasi itu dimungkinkan. Cuma prosesnya harus demokratis, harus berjalan dengan benar sesuai aturan, dan tata cara pemilihan yang berlaku," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, hingga kini Ketum Golkar Airlangga Hartanto telah mendaklarasikan diri maju kembali menjadi ketua umum Partai Golkar. Sementara itu, Bambang Soesatyo yang juga berencana maju belum mendeklarasikan diri secara resmi.

Sebelumnya, Bambang Soesatyo atau Bamsoet menilai ada upaya aklamasi yang akan digaungkan dalam pencalonan ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut.

Hal itu diungkapkan Bamsoet saat menanggapi soal pencalonan dirinya sebagai ketua umum Golkar periode 2019 - 2024.

Baca Juga: Dukung Bamsoet Jadi Ketum Golkar, 10 Ketua DPD Tingkat II Dicopot

"Ya kita melihat ada indikasi ke arah sana, menurut saya seperti praktik yang terjadi sebelumnya. Ini gak boleh di Golkar tidak terbiasa itu ketua umum lahir dari rapat pleno atau aklamasi, tetapi lahir dari Munas Golkar biasanya panas tapi kemudian bersatu kembali," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

Upaya aklamasi itu, kata Bamsoet terindikasi dari adanya penggalangan suara mayoritas untuk satu orang calon. Seperti diketahui, sejauh ini baru Airlangga Hartanto yang sudah mendeklarasikan diri maju kembali dalam bursa pencalonan ketua umum Golkar.

Bamsoet sendiri juga sudah berencana maju menjadi calon ketua umum setelah mendapat dukungan dari sejumlah DPD tingkat II. Namun dirinya belum juga menyusul Airlangga Hartanto untuk mendeklarasikan diri.

"Indikasi dari aklamasi adalah menggalang dukungan sebanyak-banyaknya lalu dibawa ke rapat pleno, dibuka, ini lah mayoritas. Ini kan pernah terjadi kemarin ya, jadi ini gak boleh lagi. Ketua umum Partai Golkar itu harus lahir dari Munas yang demokratis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI