Gempa Halmahera: 971 Rumah Warga Rusak Berat dan Tiga Orang Meninggal

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 16 Juli 2019 | 06:52 WIB
Gempa Halmahera: 971 Rumah Warga Rusak Berat dan Tiga Orang Meninggal
Rumah Dinas Kapolsek Labuha Rusak Diguncang Gempa. (Istimewa)

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara (Malut) mencatat sebanyak 971 rumah warga di sembilan desa mengalami kerusakan karena terdampak gempa magnitudo 7,2 di Halmahera Selatan (Halsel), pada Minggu (14/7) sore. Selain itu, hingga saat ini tiga orang di antaranya meninggal dunia.

"Ketiga korban yang meninggal akibat gempa yakni Aisyah (54) dan Sagaf Girato akibat tertimpa bangunan dan Aspar Mukmat (20) warga Gane Dalam, sedangkan satu korban asal Tomara alami luka berat," kata Sekretaris BPBD Malut Ali Yau seperti diberitakan Antara, Selasa (16/7/2019).

Ali menuturkan, ratusan rumah rusak itu tersebar di Desa Ranga-Ranga 300 unit rumah Rusak Berat (RB) Kecamatan Gane Timur Selatan, Desa Gane luar 380 rumah, Desa Samat 6 rumah, Desa Gaimu 10 unit, Desa Kuwo 30 unit, Desa Liaro 22 unit, Desa Tomara 90 unit, Desa Tanjung Jere 2 unit, Desa Lemo Lemo 131 unit rumah sehingga total 971 pemukiman rumah rusak berat.

Selain rumah warga yang rusak, fasilitas umum dan 6 gedung sekolah rusak berat. Kemudian kerusakan juga terjadi pada gedung Gereja 1 unit, Masjid dua unit, Polindes 1 unit, perumahan TPQ 1 unit, rumah guru 1 unit dan PAUD 1 unit.

Menurut Ali, langkah-langkah yang telah dilakukan seperti Pemda Halsel telah mengeluarkan SK Tanggap Darurat selama 7 hari sejak 15 - 21 Juli 2019 .

Bahkan, Pemda Halsel yang dibantu TNI dan Polri telah mendirikan dapur umur di Labuha untuk penanganan pengungsi di 9 lokasi pengungsian dengan jumlah 1.104 jiwa

"Pemda Halmahera Selatan telah menurunkan tim yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, RAPI, PMI, ACT (Aksi Cepat Tanggap) untuk mendistribusikan logistik ke lokasi pengungsian di Kec. Bacan Timur, Kecamatan Bacan Timur Tengah Kecamatan Gane Dalam, Kecamatan Gane Timur dan Kecamatan Gane Barat," ujarnya.

Selain itu, BPBD Provinsi Malut dan TRC BNPB telah ke lokasi terdampak di Kecamatan Gane Barat dan Gane Timur untuk melakukan penilaian guna mendata tingkat kerusakan, jumlah pengungsi dan kebutuhan yang dibutuhkan oleh pengungsi untuk ditindaklanjuti.

Dia menambahkan, saat ini kebutuhan dari para pengungsi terdampak gempa di Halmahera Selatan antara lain, beras, air mineral, supermi, tikar, matras, selimut, terpal dan popok bayi.

baca juga

Saat ini sejumlah pengungsi masih berada di Masjid Raya Halsel sebanyak 25 orang sebelumnya 400 orang karena sebagian sudah kembali ke rumah masing-masing, aula Kantor Bupati Halsel sebanyak 10 orang sebelumnya sekitar 80 orang dan di Kantor DPRD Halsel warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

Di desa Ranga Rangga Kecamatan Gane Timur Selatan sekitar 100 orang warga mengungsi di dataran tinggi dan di Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan masih tercatat sekitar 80 orang warga mengungsi di dataran tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa 7,2 SR, Halmahera Selatan Darurat Bencana Sampai 21 Juli 2019

Gempa 7,2 SR, Halmahera Selatan Darurat Bencana Sampai 21 Juli 2019

News | Senin, 15 Juli 2019 | 14:53 WIB

2 Orang Tewas dan 1.104 Mengungsi karena Gempa Halmahera 7,2 SR

2 Orang Tewas dan 1.104 Mengungsi karena Gempa Halmahera 7,2 SR

News | Senin, 15 Juli 2019 | 11:46 WIB

Gempa Bumi Maluku Utara, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Bumi Maluku Utara, Ini Penjelasan BMKG

Tekno | Senin, 15 Juli 2019 | 11:02 WIB

Gempa Halmahera 7,2 SR, Hindari Bangunan Retak

Gempa Halmahera 7,2 SR, Hindari Bangunan Retak

News | Senin, 15 Juli 2019 | 10:34 WIB

Terkini

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:46 WIB

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×