Peminat Rumah DP 0 Rupiah Punya Mobil Mewah, Nasdem: Itu Mafia

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 29 Juli 2019 | 13:40 WIB
Peminat Rumah DP 0 Rupiah Punya Mobil Mewah, Nasdem: Itu Mafia
Rumah DP 0 rupiah Pondok Kepala. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPRD Jakarta Bestari Barus menyesalkan adanya peminat rumah DP 0 rupiah yang menggunakan mobil mewah. Bestari menyebut orang tersebut merupakan mafia.

Bestari mengatakan program andalan Gubernur Jakarta Anies Baswedan itu seharunsya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Ia kemudian menduga pemilik mobil mewah tersebut bertujuan membeli rumah DP 0 rupiah untuk disewakan kembali dan mendapat keuntungan pribadi.

"(Tujuannya) paling buat disewa-sewain. Itu boleh disebut sebagai mafia," ujar Bestari saat dihubungi, Senin (29/7/2019).

Bestari kemudian meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyeleksi para pembeli rumah DP 0 rupiah dengan baik. Tujuannya agar program tersebut bisa tepat sasaran.

Politikus bertubuh tambun itu kemudian mengimbau masyarakat yang memiliki gaji di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) agar membeli apartemen yang leih bagus.

"Jadi pada tahapan seleksinya agar pemerintah daerah dalam hal ini dinas perumahan harus betul-betul selektif," kata Bestari.

Selain itu ia berharap Pemprov DKI bisa tegas dalam mengambil tindakan terhadap oknum tersebut.

Kemudian ia juga mengusulkan pada Dinas Perumahan menggandeng pihak lain seperti inspektorat dan Polda untuk menelusuri warga yang nantinya dinyatakan berhak menempati rusun tersebut.

"Jadi Pemda DKI harus memberantas mafia pembelian rumah DP 0 yang dilajukan oleh orang-orang berkemampuan tinggi," pungkasnya.

baca juga
Rumah DP 0 rupiah Pondok Kepala. (Suara.com/Tyo)
Rumah DP 0 rupiah Pondok Kepala. (Suara.com/Tyo)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menganggap program rumah DP 0 yang sedang dikerjakan diminati banyak pihak. Bahkan orang yang mengikuti seleksi untuk memiliki rumah tersebut diketahui memiliki mobil mewah.

Menurut Anies, hal tersebut menandakan programnya diminati masyarakat dari berbagai golongan. Program rumah DP 0 tersebut saat ini sedang dalam tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit.

"Ternyata yang punya mobil bagus pun berminat. Artinya minatnya cukup tinggi," ujar Anies di Gereja Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Minta Warga Tanam Lidah Mertua, Jubir PSI: Nggak Perlu Disuruh

Anies Minta Warga Tanam Lidah Mertua, Jubir PSI: Nggak Perlu Disuruh

News | Minggu, 28 Juli 2019 | 11:50 WIB

Sebanyak 1.790 Warga DKI Jakarta Lolos Seleksi Rumah DP 0 Rupiah

Sebanyak 1.790 Warga DKI Jakarta Lolos Seleksi Rumah DP 0 Rupiah

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 20:42 WIB

Anies Pastikan Agustus 2019 Mulai Akad Jual Beli Rumah DP 0 Rupiah

Anies Pastikan Agustus 2019 Mulai Akad Jual Beli Rumah DP 0 Rupiah

News | Senin, 08 Juli 2019 | 20:02 WIB

Melihat Isi Rumah DP 0 Persen di Pondok Kelapa, Sebentar Lagi Dijual!

Melihat Isi Rumah DP 0 Persen di Pondok Kelapa, Sebentar Lagi Dijual!

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×