Kapolri: Penambahan Pasukan ke Papua Barat dan Nduga Bukan karena Kerusuhan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 28 Agustus 2019 | 12:40 WIB
Kapolri: Penambahan Pasukan ke Papua Barat dan Nduga Bukan karena Kerusuhan
Aksi ujuk rasa berujung kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8). (STR / AFP)

Suara.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menegaskan, pasukan yang saat ini dikirim ke Manokwari dan Sorong, Papua Barat dalam rangka pengamanan pelaksanaan pemilihan suara ulang (PSU) sesuai keputusan MK. Bukan karena kerusuhan berbalut isu rasis di beberapa daerah di Papua.

Pengiriman pasukan untuk pengamanan PSU di Pegunungan Arfak dan Sorong kurang dan dikirimlah personil untuk pengamanan. Itu seusai melakukan pertemuan tertutup dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jayapura.

"Selain itu juga keberadaan pasukan untuk mengamankan aksi demo karena demo yang terjadi Senin (26/8) lalu bukan demo damai. Bila itu demo damai cukup pasukan organik yang mengamankannya," kata Jenderal Tito Karnavian di Jayapura, Selasa (27/8/2019) malam.

Selain menjelaskan tentang keberadaan pasukan di Papua Barat, dalam pertemuan yang dihadiri Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Papua Pdt Lipius Biniluk, Kapolri juga menjelaskan tentang keberadaan pasukan di Nduga. Pasukan yang ada di Nduga itu memang dikirim untuk mengamankan wilayah tersebut pasca pembantaian 34 karyawan PT. Istaka Karya.

Sebelum terjadi pembantaian terhadap beberapa karyawan PT.Istaka ada beberapa insiden di wilayah tersebut namun pihaknya tidak melakukan pengiriman pasukan. Namun dengan adanya insiden pembantaian tersebut maka pihaknya mengirim personil untuk mengamankan wilayah tersebut dari gangguan kelompok Egianus Kogoya sekaligus melaksanakan penegakan hukum, tegas Jenderal Tito Karnavian.

Kapolri dan Panglima TNI sebelum berkunjung ke Jayapura terlebih dahulu ke Biak dan Rabu (28/8/2019) berkunjung ke Timika. Dalam kunjungan kerjanya ke Papua, Kapolri dan Panglima TNI membawa tiga mantan petinggi, yaitu dua mantan Kapolda yakni Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Irjen Pol Martuani Sormin serta Mayjen TNI George Supit, mantan Pangdam XVII Cenderawasih. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Minta Mahasiswa Papua Menghormati Budaya Lokal Daerah Tempat Kuliah

Kapolri Minta Mahasiswa Papua Menghormati Budaya Lokal Daerah Tempat Kuliah

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 12:06 WIB

Rudiantara Tak Datang, Kominfo Tetap Jelaskan Blokir Internet Papua ke ORI

Rudiantara Tak Datang, Kominfo Tetap Jelaskan Blokir Internet Papua ke ORI

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:03 WIB

Kapolri: Pembatasan Internet di Papua Demi Keamanan Negara

Kapolri: Pembatasan Internet di Papua Demi Keamanan Negara

Tekno | Selasa, 27 Agustus 2019 | 21:37 WIB

Blokir Internet Papua Dikeluhkan, JK: Demo Besar-besaran Lebih Menghambat

Blokir Internet Papua Dikeluhkan, JK: Demo Besar-besaran Lebih Menghambat

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 16:27 WIB

Zulhas: Merebut Hati Papua Tak Cukup dengan Bangun Jalan

Zulhas: Merebut Hati Papua Tak Cukup dengan Bangun Jalan

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 12:11 WIB

Terkini

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:35 WIB

Saat Rumah Jadi Solusi: Wujudkan Beragam Kebutuhan Bersama Danamon HomeCash KMG (Kredit Multiguna)

Saat Rumah Jadi Solusi: Wujudkan Beragam Kebutuhan Bersama Danamon HomeCash KMG (Kredit Multiguna)

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:34 WIB

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

News | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

×