Kapolda Papua Klaim KKB Sempat Siksa Warga Sipil Sebelum Baku Tembak

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Selasa, 28 Januari 2020 | 11:45 WIB
Kapolda Papua Klaim KKB Sempat Siksa Warga Sipil Sebelum Baku Tembak
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw. (Antara/Evarianus Supar)

Suara.com - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengklaim ada tindakan penganiayaan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata terhadap masyarakat sipil di Kampung Jupara, Distrik Sungapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Minggu (26/1/2020) kemarin.

Paulus mengatakan KKB pimpinan Lekakak Telenggen itu telah melakukan penganiayaan terhadap masyarakat sipil.

"Iya, ini ada juga yang sedang kita dalami, karena mereka juga menganiaya masyarakat sipil," kata Paulus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).

Saat ini, lanjut Paulus, polisi tengah melakukan evakuasi terhadap beberapa masyarakat sipil yang merupakan pegawai di salah satu perusahaan di sana.

"Ada yang kerja di perusahaan itu, kita sedang evakuasi, nanti kepastiannya akan saya berikan laporan setelah evakuasi, itu jauh dari ibu kota Paniai ke Sugapao itu agak jauh, kecamatannya terpencil dan tidak ada hubungan komunikasi, tapi maksud saya ya itulah fakta bahwa mereka terus menunjukkan eksistensi mereka, kami tangani terus," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kontak senjata antara TNI-Polri dengan KKB kembali terjadi di Papua, kali ini terjadi di Kampung Jupara, Distrik Sungapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Minggu (26/1/2020). Satu orang anggota KKB dipastikan tewas dalam baku tembak.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan, dalam kontak senjata ini satu orang anggota KKB dipastikan meninggal dunia dan satu orang lainnya berhasil diamankan. Mereka berada di bawah komando Lekakak Telenggen.

"Dari kontak senjata ini, satu dari kelompok KKB yang dipimpin Lekakak Telenggen meninggal dunia dan satu orang lagi diserahkan oleh masyarakat ke pihak keamanan. Jadi saya luruskan, bukan dua yang meninggal. Satu meninggal dan satu lagi diamankan oleh masyarakat dan diserahkan ke aparat keamanan," kata Asep di Mabes Polri, Senin (27/1/2020).

Dia mengklaim kondisi wilayah itu hingga kini masih kondusif pasca baku tembak, seluruh warga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

baca juga

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengklaim ada tindakan penganiayaan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata terhadap masyarakat sipil di Kampung Jupara, Distrik Sungapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Minggu (26/1/2020) kemarin.

Paulus mengatakan KKB pimpinan Lekakak Telenggen itu telah melakukan penganiayaan terhadap masyarakat sipil.

"Iya, ini ada juga yang sedang kita dalami, karena mereka juga menganiaya masyarakat sipil," kata Paulus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).

Saat ini, lanjut Paulus, polisi tengah melakukan evakuasi terhadap beberapa masyarakat sipil yang merupakan pegawai di salah satu perusahaan disana.

"Ada yang kerja di perusahaan itu, kita sedang evakuasi, nanti kepastiannya akan saya berikan laporan setelah evakuasi, itu jauh dari ibu kota Paniai ke Sugapao itu agak jauh, kecamatannya terpencil dan tidak ada hubungan komunikasi, tapi maksud saya ya itulah fakta bahwa mereka terus menunjukkan eksistensi mereka, kami tangani terus," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kontak senjata antara TNI-Polri dengan KKB kembali terjadi di Papua, kali ini terjadi di Kampung Jupara, Distrik Sungapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Minggu (26/1/2020). Satu orang anggota KKB dipastikan tewas dalam baku tembak.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan dalam kontak senjata ini satu orang anggota KKB dipastikan meninggal dunia dan satu orang lainnya berhasil diamankan. Mereka berada dibawah komando Lekakak Telenggen.

"Dari kontak senjata ini, 1 dari kelompok KKB yang dipimpin Lekakak Telenggen meninggal dunia dan 1 orang lagi diserahkan oleh masyarakat ke pihak keamanan. Jadi saya luruskan, bukan 2 yang meninggal. 1 meninggal dan 1 lagi diamankan oleh masyarakat dan diserahkan ke aparat keamanan," kata Asep di Mabes Polri, Senin (27/1/2020).

Dia mengklaim kondisi wilayah itu hingga kini masih kondusif pasca baku tembak, seluru warga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baku Tembak di Papua, Satu Anggota Kelompok Bersenjata Tewas

Baku Tembak di Papua, Satu Anggota Kelompok Bersenjata Tewas

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 10:28 WIB

Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora, Hakim Tolak Eksepsi Surya Anta Cs

Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora, Hakim Tolak Eksepsi Surya Anta Cs

News | Senin, 27 Januari 2020 | 21:25 WIB

Sidang Putusan Sela, Kubu Tapol Papua: Kami Tak Terlalu Berharap ke Hakim

Sidang Putusan Sela, Kubu Tapol Papua: Kami Tak Terlalu Berharap ke Hakim

News | Senin, 27 Januari 2020 | 12:01 WIB

Menkopolhukam Mahfud MD: KKB di Papua Harus Dilakukan Pendekatan Keamanan

Menkopolhukam Mahfud MD: KKB di Papua Harus Dilakukan Pendekatan Keamanan

Jogja | Rabu, 18 Desember 2019 | 16:28 WIB

Menhan Tuding KKB Tunggangi Demonstrasi di Papua

Menhan Tuding KKB Tunggangi Demonstrasi di Papua

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 02:05 WIB

Terkini

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

×