Curhatan WNI Corona, RSPI: Pasien Tak Diberitahu Sebelum Presiden Umumkan

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 04 Maret 2020 | 12:15 WIB
Curhatan WNI Corona, RSPI: Pasien Tak Diberitahu Sebelum Presiden Umumkan
Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Viral Curhatan WNI Positif Corona, Dirut RSPI: Saya Pun Tak Boleh Bicara

Dua Warga Negara Indonesia (WNI) sudah dinyatakan positif terjangkit Virus Corona. Keduanya adalah ibu berusia 64 tahun dan puterinya yang berusia 31 tahun yang merupakan warga Depok, Jawa Barat.

Namun, sempat beredar broadcast pesan singkat yang merupakan pengakuan salah satu pasien positif yang kekinian masih diisolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Dalam pesan tersebut, sang pasien mengemukakan tak pernah diberi tahu, jika dia dan sang ibu positif Virus Corona.

Direktur Utama RSPI Prof. dr Sulianti Saroso Mohammad Syahril buka suara saat dicecar pertanyaan ihwal kejadian tersebut. Menurutnya, ada aturan dalam menyampaikan wabah termasuk virus corona yang menyasar dua pasien itu.

"Jadi betul. Jadi ini kan wabah ya. Kalau pengumuman wabah ada aturan siapa yang harus berbicara pertama kali," kata Syahril di RSPI Prof. dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020).

Direktur Utama RSPI Prof. dr Sulianti Saroso Mohammad Syahril saat menyampaikan keterangan pers soal WNI positif virus corona. (Suara.com/Arga).
Direktur Utama RSPI Prof. dr Sulianti Saroso Mohammad Syahril saat menyampaikan keterangan pers soal WNI positif virus corona. (Suara.com/Arga).

Syahril mengakui, posisi dia selaku petinggi RSPI tak punya kapasitas untuk menyampaikan wabah tersebut. Apalagi harus menyampaikan secara langsung pada dua pasien positif.

Sehingga, pihak rumah sakit tak serta merta mengumumkan langsung pada dua pasien soal positif Virus Corona.

Dalam kasus ini, dua pasien baru tahu positif virus corona seusai Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi keterangan resmi pada Senin (2/3/2020) kemarin lusa.

"Saya pun sebagai Dirut tidak boleh bicara. Itu sudah aturannya. Luar biasa kemarin Presiden yang mengumumkan dan itu sudah ada UU-nya. Kami pun tidak memberi tahu ke pasien sebelum presiden mengumumkan," kata dia.

baca juga

Dikatakan dalam pesan yang beredar tersebut, sang pasien mengaku bingung, lantaran identitas dirinya dan ibunya sudah terungkap di media massa karena positif terjangkit Virus Corona. Tak hanya itu, bahkan foto dirinya telah tersebar melalui Grup WhatsApp.

Dalam isi pesan tersebut, dikatakan, dirinya mengaku mengalami batuk dan demam sejak 16 Februari 2020. Sejak mengalami batuk dan demam, ia mengaku tak pernah keluar rumah. Kemudian pada Kamis, 27 Februari 2020, lantaran tak kunjung sembuh, ia bersama ibunya memutuskan untuk memeriksakan diri di RS Mitra Keluarga Depok.

Dari hasil pemeriksaan dokter, ia divonis terkena bronchopneumonia dan ibunya terkena tifus. Lantaran itu, dia tak pernah terpikir bakal terkena Virus Corona.

Kemudian pada Jumat 28 Februari 2020, pasien tersebut mengaku menerima info dari rekannya di Malaysia, jika ada WNA Jepang yang positif terkena Virus Corona usai dari Amigos, Kemang dan Paloma, Menteng.

Karena itu, dirinya menginformasikan kepada dokter untuk diperiksa. Namun, ia justu diisolasi tanpa diberikan informasi bahwa dirinya terkena corona pada hari Minggu 1 Maret 2020 di RSPI Sulianti Saroso.

Pasien tersebut mengaku hingga kini tak mengenal WNA Jepang tersebut. Pasien tersebut mengaku, ketika itu dirinya berada di tempat yang salah dan waktu yang salah. Ia mengaku sengaja tak berkomentar di Grup WhatsApp karena bingung, lantaran hingga kini belum ada dokter yang menjelaskan hasil dari pemeriksaan dirinya dan sang ibu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siaga Virus Corona, Cianjur Evaluasi Kunjungan Turis Timur Tengah

Siaga Virus Corona, Cianjur Evaluasi Kunjungan Turis Timur Tengah

Jabar | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:07 WIB

Jangan Takut Corona, Erick Thohir Pastikan Stok Beras Aman

Jangan Takut Corona, Erick Thohir Pastikan Stok Beras Aman

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:05 WIB

Total Penumpang Kapal di Batam yang Angkut WN Singapura Positif Corona

Total Penumpang Kapal di Batam yang Angkut WN Singapura Positif Corona

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:05 WIB

Baca Lengkap Panduan Cuci Tangan yang Benar, Efektif Bunuh Virus Corona!

Baca Lengkap Panduan Cuci Tangan yang Benar, Efektif Bunuh Virus Corona!

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 12:15 WIB

Cegah Corona, Gereja Semarang Larang Jabat Tangan, Cium, dan Pakai Air Suci

Cegah Corona, Gereja Semarang Larang Jabat Tangan, Cium, dan Pakai Air Suci

Jawa Tengah | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:45 WIB

Heboh Virus Corona, Warganet: Enggak Perlu Habisin Stok kayak Mau Kiamat

Heboh Virus Corona, Warganet: Enggak Perlu Habisin Stok kayak Mau Kiamat

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:55 WIB

Terungkap! 21 Warga Bekasi dalam Pengawasan Virus Corona

Terungkap! 21 Warga Bekasi dalam Pengawasan Virus Corona

Jabar | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:35 WIB

Lawan Corona, Pemkot Depok Siapkan Crisis Center dan Hotline 112

Lawan Corona, Pemkot Depok Siapkan Crisis Center dan Hotline 112

Jabar | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:32 WIB

Cuma Balai Kota, Kantor Pemda DKI Lain Belum Ada Pemeriksaan Suhu Tubuh

Cuma Balai Kota, Kantor Pemda DKI Lain Belum Ada Pemeriksaan Suhu Tubuh

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:30 WIB

Fenomena Panic Buying, Psikolog Sosial: Rakyat Kurang Percaya Pemerintah

Fenomena Panic Buying, Psikolog Sosial: Rakyat Kurang Percaya Pemerintah

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:39 WIB

Terkini

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB