Indonesia Tolak 118 Warga Asing karena Virus Corona

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 Maret 2020 | 17:20 WIB
Indonesia Tolak 118 Warga Asing karena Virus Corona
Petugas melihat uji coba mesin thermal scanner saat simulasi pencegahan penyebaran virus corona di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Indonesia menolak 118 warga asing masuk Indonesia karena virus corona. Penolakan itu dilakukan Direktorat Jenderal Keimigrasian sejak 6 Februari sampai 5 Maret 2020.

Sebanyak 118 warga asing yang ditolak masuk berasal dari China, Rusia, Rumania, Brasil, Selandia Baru, Armenia, Ukraina, Inggris, Maroko, Kazakhstan, Amerika Serikat, Ghana, Australia, Kanada, Uzbekistan, Jerman, Prancis, Spanyol, India, Tajikistan, Italia, Kyrgiztan, Turki, Chili, Peru, Swedia, Moldova, Malaysia, Mesir, dan Thailand.

"Alasan penolakan di antaranya adalah ada yang sudah 14 hari dia pernah berada di episentrum di Tiongkok, kemudian ada lagi yang memang terdeteksi bahwa suhunya di atas 38 derajat Celsius, lalu ketiga mereka yang tidak mau dicek di-scan atau menolak dilakukan thermal scan. Kalau seperti itu langsung kita tolak," Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Cucu Koswala di kantor staf kepresidenan (KSP) Jakarta, Jumat (6/3/2020).

"Jadi mereka adalah yang selama 14 hari ada di episentrum di China dari paspornya. Kita tolak. Dari karantina kesehatan kan sudah dicek juga. Jadi kalau memang 38 derajat (Celsius suhu tubuhnya) ya ditolak. Kami tidak bisa mengatakan dia positif, karena bukan wewenang kami," lanjut Cucu.

Indonesia membantu warga negara asing yang sempat datang ke Indonesia. Namun kemudian tidak bisa kembali ke negara asal mereka karena pintu masuknya ditutup.

"Kami juga memberikan bantuan untuk izin tinggalnya. Kami sudah berikan izin tinggal karena keadaan terpaksa kepada warga negara asing yang stranded (terlantar) itu sebanyak 2.643 orang," katanya.

Di seluruh Indonesia ada 135 tempat pemeriksaan imigrasi yang meliputi tempat pemeriksaan imigrasi di 34 bandara internasional, 93 pelabuhan laut internasional, dan delapan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Direktorat Jenderal Keimigrasian sudah meminta warga asing yang datang dari negara yang melaporkan kasus COVID-19 membawa surat keterangan bebas corona dari negara tersebut.

"Sejak kami terbitkan Permenkumham Nomor 3/2020 tentang ketentuan bagi mereka yang akan masuk ke Indonesia dari daerah episentrum, walau sudah lebih dari 14 hari tetap kami mintakan surat keterangan bebas corona dari otoritas kesehatan setempat," kata Cucu.

Menurut ketentuan itu, warga negara asing yang berangkat dari pusat penyebaran COVID-19 di daratan China, Iran, Italia, dan Korea Selatan diminta membawa surat keterangan bebas corona saat masuk ke Indonesia.

baca juga

"Tidak ada larangan kok buat mereka sepanjang mereka sudah berada di luar mainland (daratan China) selama 14 hari. Jadi bukan berarti tidak boleh sama sekali, yang penting mereka warga negara China di luar episentrum kemudian di luar mainland tinggal di Hong Kong boleh," kata Cucu.

"Tapi protokol kesehatan tetap diberlakukan dalam keadaan outbreak (kejadian luar biasa) seperti ini, turun dari pesawat mereka langsung kan ada di bandara itu thermal scanner (pemindai suhu tubuh) besar tapi ada juga thermal gun," tambah Cucu.

Indonesia melaporkan dua kasus positif COVID-19. Kasus pertama dan kedua tersebut terjadi pada seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya yang berusia 31 tahun di Depok, Jawa Barat. Keduanya sejak 1 Maret 2020 dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Suroso di Jakarta.

Sementara jumlah total kasus positif COVID-19 di seluruh dunia hingga Jumat (6/3) pagi pukul 08.00 WIB mencapai 98.038 kasus. Dari semua orang yang dilaporkan terinfeksi virus corona, 3.349 di antaranya meninggal dunia dan 53.820 orang dinyatakan sembuh.

Jumlah kasus COVID-19 di China total mencapai 80.426 kasus. Di luar China, kasus penyakit baru tersebut paling banyak dilaporkan di Korea Selatan (6.088) disusul di Italia (3.858), dan Iran (3.513). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sederet Acara Ditunda karena Corona, Konser Ayu Ting Ting Jalan Terus

Sederet Acara Ditunda karena Corona, Konser Ayu Ting Ting Jalan Terus

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2020 | 17:18 WIB

Sudah Dimakamkan, Pasien RSPI SS yang Meninggal Adalah Perempuan

Sudah Dimakamkan, Pasien RSPI SS yang Meninggal Adalah Perempuan

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 17:11 WIB

Kondisi Terkini Habib Rizieq saat Virus Corona COVID-19 Mewabah Arab Saudi

Kondisi Terkini Habib Rizieq saat Virus Corona COVID-19 Mewabah Arab Saudi

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 17:05 WIB

Pasien Suspect Corona COVID-19 Meninggal, RSPI: Kondisinya Sudah Jelek

Pasien Suspect Corona COVID-19 Meninggal, RSPI: Kondisinya Sudah Jelek

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:57 WIB

Terkini

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 10:30 WIB

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

×