Ilmuwan Hong Kong: Wabah Virus Corona Tak Akan Berakhir Tahun Ini

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Selasa, 10 Maret 2020 | 12:43 WIB
Ilmuwan Hong Kong: Wabah Virus Corona Tak Akan Berakhir Tahun Ini
Simulasi saat proses evakuasi pasien positif Virus Corona di Bandara Ahmad Yani Semarang. [Suara.com/Dafi]

Suara.com - Pakar Mikrobiologi Hong Kong, Profesor Yuen Kwok-yung mengklaim wabah virus corona Covid-19 tidak akan berakhir tahun ini. Pasalnya, penularan virus tersebut telah menyebar di seluruh dunia.

Dalam sebuah wawancara, Yuen mengatakan situasi di China dan Hong Kong kemungkian besar membaik saat musim panas mendatang. Namun, kondisi bisa berbanding terbalik ketika pengidap virus corona dari luar negeri berkunjung ke China.

"Kami pikir epidemi (virus corona) itu tidak akan berakhir," ucap Yuen seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (10/3/2020).

"Akan ada yang kita sebut kasus impor terbalik. Awalnya negara-negara lain takut kepada kami, sekarang kami takut pada mereka (karena virus corona)," lanjutnya.

Ilmuwan dari Universitas Hong Kong tersebut lantas menyebutkan, wabah virus corona tidak akan berakhir sampai ditemukan vaksin yang murah dan efektif bagi pasien terdampak, sehingga mereka mendapat kekebalan alami.

Hingga Minggu (8/3) sore, pemerintah Hong Kong mengonfirmasi ada 112 kasus dan dua kematian akibat wabah virus corona. Tiga pasien diantaranya diketahui tertular setelah bepergian dari India dan Kanada.

Terkait hal itu, Yuen pun menyarankan warga untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri untuk sementara waktu.

"Ketika epidemi sudah mulai membahayakan, hindari berkunjung ke tempat lain kecuali bila mendesak," kata Yuen.

Lebih lanjut, Yuen menampik klaim yang menyebut bahwa wabah virus corona akan terkendali pada April mendatang. Ia menerangkan, virus tersebut telah bermutasi sama seperti virus jenis lainnya.

baca juga

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan.

"Jika setiap orang mencuci tangannya, memakai topeng setiap sata dan menjaga kontak, risiko infeksi akan berkurang. Ini masalah kepatuhan," kata Yuen.

"Kita tidak bisa menjaga diri dari virus selamanya, tapi semakin lama kita menghambat penyebarannya, semakin tinggi kesempatan mendapat vaksin tepat waktu," ucapnya, memungkasi.

Yuen Kwong-yung Kembangkan Vaksin Virus Corona

Profesor Yuen Kwok-yung, ketua penyakit menular di Universitas Hong Kong mengungkapkan bahwa tim penelitiannya sedang mengerjakan vaksin virus corona.

Mereka juga telah mengisolasi virus yang sebelum tidak diketahui dari kasus impor pertama di kota itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Positif Corona Bertambah, Belum Ada Instruksi Sekolah Diliburkan

Pasien Positif Corona Bertambah, Belum Ada Instruksi Sekolah Diliburkan

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 10:57 WIB

Virus Corona Mewabah di Eropa, Turki Nyatakan Bebas Covid-19

Virus Corona Mewabah di Eropa, Turki Nyatakan Bebas Covid-19

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 09:09 WIB

Terus Mewabah, Virus Corona Telah Menyebar di 104 Negara

Terus Mewabah, Virus Corona Telah Menyebar di 104 Negara

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 08:44 WIB

Terkait Wabah Covid-19, Siswa dan Guru Bisa Ambil Libur 14 Hari Asal...

Terkait Wabah Covid-19, Siswa dan Guru Bisa Ambil Libur 14 Hari Asal...

Health | Senin, 09 Maret 2020 | 17:42 WIB

Terkini

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:47 WIB

×