Buntut Kekerasan Terhadap Umat Islam, Tifatul Serukan Boikot Produk India

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Rabu, 11 Maret 2020 | 10:38 WIB
Buntut Kekerasan Terhadap Umat Islam, Tifatul Serukan Boikot Produk India
Tifatul Sembiring [Dok. PKS]

Suara.com - Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengajak publik untuk memboikot produk-produk buatan India. Pasalnya, ia geram dengan aksi kekerasan terhadap umat Islam di New Delhi beberapa waktu lalu.

Seruan boikot tersebut diunggah Tifatul Sembiring melalui cuitan di akun Twitter pribadinya belum lama ini. Mulanya, ia menanggapi tautan berita berjudul "RI Bakal Impor 100.000 Ton Daging Kerbau di India".

Terkait pemberitaan itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut lantas secara gamblang mengimbau publik untuk menghindari produk buatan India.

"Boikot produk India, kejam terhadap umat Islam," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (11/3/2020).

Sementara dalam cuitan selanjutnya, Tifatul Sembiring membagikan poster film Kuch Kuch Hota Hai yang dibubuhi tulisan 'boycot'. Ia pun kembali menyerukan untuk memboikot produk India dalam narasi unggahan tersebut.

"Boycott India product...," cuitnya.

Kontan saja, aksi Tifatul Sembiring ini seketika menuai perhatian khalayak.

Tampak Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean memberikan komentar atas seruan itu melalui akun Twitter pribadinya. Ia melontarkan sindiran kepada Tifatul Sembiring.

"Pak Tif masa level mainnya begini? Pak Tif harusnya levelnya berangkat ke India ketemu PM atau PBB laporkan kejahatan kemanusiaan. Kalau cuma begini ya gak ngaruh Pak...!!," balas Ferdinand Hutahaean.

baca juga
Cuitan Tifatul Sembiring soal boikot produk India. (Twitter/@tifsembiring)
Cuitan Tifatul Sembiring soal boikot produk India. (Twitter/@tifsembiring)

Senada, warganet lain @salametriyadi_88 turut memberikan kritikan. "Ini koq sedikit-dikit boycott, sepertinya bapak kurang kerjaan ya?," tulisnya.

Namun, balasan tersebut langsung ditimpali Tifatul Sembiring dengan cuitan, "Boikot...paham..!!".

Begitu pula dengan akun @taunusukan yang turut menanggapi seruan boikot tersebut. Ia justru menuding Tifatul Sembiring telah bertindak rasis.

"Rasis betul pak. Kalau betul itu dilakukan oleh pemerintah India sendiri kemungkinan besar sudah dapat teguran dari PBB. Jangan sampai sapi yang dikorupsi juga haram ya pak," ungkapnya.

Komentar itupun dibalas Tifatul Sembiring dengan, "Otak situ kali yang rasis. Update info dong. Jangan di kolam terus".

Untuk diketahui, setidaknya 42 orang tewas akibat kerusuhan yang terjadi di New Delhi, India. Kerusuhan terjadi ketika sekelompok ultranasionalis Hindu menyerang peserta aksi damai yang menuntut amandemen undang-undang kewarganegaraan .

Menyadur dari Aljazeera.com, 200 orang terluka selama kericuhan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Para perusuh mengamuk, membunuh, dan merusak properti. Pertokoan dijarah dan sebuah masjid di dekat ibu kota India habis dibakar.

Kelompok muslim India menyebut UU amandemen kewarganegaraan (CAA) yang disahkan Desember lalu, mendiskriminasi mereka dan bertentangan dengan etos sekuler negara tersebut.

Perdana Menteri India Narendra Modi menuai kritikan dari publik karena tidak bertindak tepat waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampil di All England 2020, Sindhu Tolak Jabat Tangan, Cukup Namaste

Tampil di All England 2020, Sindhu Tolak Jabat Tangan, Cukup Namaste

Sport | Selasa, 10 Maret 2020 | 15:21 WIB

Penjual Aduk Kuah Pakai Tangan Kosong, Warganet: Tidak Kenal Sendok Sayur?

Penjual Aduk Kuah Pakai Tangan Kosong, Warganet: Tidak Kenal Sendok Sayur?

News | Senin, 09 Maret 2020 | 14:48 WIB

Best 5 Otomotif Akhir Pekan: Yuni Shara TikTok, Modif Ranjang Justin Bieber

Best 5 Otomotif Akhir Pekan: Yuni Shara TikTok, Modif Ranjang Justin Bieber

Otomotif | Senin, 09 Maret 2020 | 10:00 WIB

Puluhan Ribu Muslim Bangladesh Tolak Kunjungan PM India Narendra Modi

Puluhan Ribu Muslim Bangladesh Tolak Kunjungan PM India Narendra Modi

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 08:42 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×