Hoaks! Pesan Berantai dari Anies Mau Isolasi Kawasan Penyebar Virus Corona

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 19:12 WIB
Hoaks! Pesan Berantai dari Anies Mau Isolasi Kawasan Penyebar Virus Corona
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan penundaan Formula E 2020 Jakarta dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Rabu (11/3/2020). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Beredar pesan berantai di aplikasi pesan singkat WhatsApp soal arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani virus corona atau Covid-19. Pesan itu lantas menuai kontroversi karena isinya yang cukup mengejutkan.

Dalam pesan itu, terdapat langkah-langkah pencegahan jangka pendek dan panjang yang dilakukan Anies. Di antaranya seperti penghentian atau pembatasan kegiatan sekolah, isolasi daerah penyebaran virus, hingga larangan bersalaman.

Ada juga pembatasan jam buka tempat makan, penutupan aktifitas publik dan pembatalan acara publik. Bahkan juga disebutkan lima daerah yang berpotensi sebagai tempat penularan virus corona.

Menanggapi pesan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut informasi yang tersebar adalah berita bohong atau hoaks. Pesan itu disebut tak pernah disebar ke masyarakat luas.

"Beberapa mungkin sudah dengar di WA yang banyak sekali informasi-informasi seperti ini, yang ini adalah hoaks," ujar Ketua Tim Sigap Covid-19, Catur Laswanto di Balai Kota DKI, Kamis (12/3/2020).

Meski menyebut infomasi itu hoaks, namun Catur tak bisa memberikan keterangan pembenarannya. Bahkan, saat ditanya lagi oleh awak media soal hoaks ini, Catur malah melempar jawabannya ke pihak lain.

"Tanya Bu Tika (Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Informatika DKI), makanya tanya Bu Tika yg berkaitan dengan itu," kata Catur.

Klaim soal pesan berantai ini hoaks sebenarnya perlu dipertanyakan. Pasalnya, dari beberapa informasi yang tersebar, sebagian memang sudah pernah dipublikasi oleh Pemprov.

Di antaranya seperti peniadaan Car Free Day, gaji PNS tak dipotong jika diisolasi, pembatalan acara keramaian, hingga imbauan untuk tidak melakukan kontak fisik dan menjaga kebersihan.

Terkait poin yang disoroti, yakni soal daerah potensi penularan juga secara tak langsung dibenarkan oleh Pemprov. Dalam pesan itu disebutkan lima lokasi, tiga di antaranya, Setia Budi, Mampang, dan Pancoran berada di Jakarta Selatan.

Dalam wawancara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan membenarkan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Bogor-Depok-Jakarta Kota berisiko tinggi menjadi tempat penularan corona. Pasalnya, sejumlah pasien positif tinggal di kawasan Jakarta Selatan hingga Depok --- rumah pasien positif pertama di Indonesia.

"Di titik-titik contohnya di Depok, kemudian di Jakarta Selatan, ini menunjukan penyebarannya di kawasan itu," tuturnya.

Demikian juga dengan Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman DKI Jakarta Suharti. Ia tak ingin menjawab soal Jakarta Selatan yang diduga menjadi lokasi potensi risiko tertinggi penyebaran corona.

Namun ketika ditanya kawasan Jakarta Selatan diduga menjadi penyebaran pasien corona terbanyak, ia membenarkan. Alasannya karena cafe Amigos, tempat penularan corona pertama, berada di Kemang.

"Kan Amigos, kemudian Depok," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semprot Disinfektan di Stasiun Gambir, Erick Thohir Bantah Pencitraan

Semprot Disinfektan di Stasiun Gambir, Erick Thohir Bantah Pencitraan

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 19:07 WIB

Suhu Tubuh Bonek akan Diperiksa saat Laga Persebaya vs Persipura Besok

Suhu Tubuh Bonek akan Diperiksa saat Laga Persebaya vs Persipura Besok

Jatim | Kamis, 12 Maret 2020 | 19:02 WIB

Heboh Virus Corona, Fitri Carlina Khawatirkan Kondisi Suaminya yang Pilot

Heboh Virus Corona, Fitri Carlina Khawatirkan Kondisi Suaminya yang Pilot

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2020 | 19:05 WIB

2 Perawat di Bali Diisolasi Setelah Rawat Pasien Suspect Virus Corona

2 Perawat di Bali Diisolasi Setelah Rawat Pasien Suspect Virus Corona

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 18:43 WIB

Situs Informasi Virus Corona Pemprov DKI Jakarta Dilumpuhkan Hacker

Situs Informasi Virus Corona Pemprov DKI Jakarta Dilumpuhkan Hacker

Tekno | Kamis, 12 Maret 2020 | 18:40 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB