AS-China Akur Lagi Setelah Xi Jinping Menelepon Donald Trump

Rendy Adrikni Sadikin, Farah Nabilla

Jum'at, 27 Maret 2020 | 18:42 WIB
AS-China Akur Lagi Setelah Xi Jinping Menelepon Donald Trump
Presiden AS, Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Cina, Xi Jinping di Beijing, Cina pada November 2017 silam. [AFP/Fred Dufour]

Suara.com - Presiden China Xi Jinping menelepon Presiden Amerika Donald Trump untuk bekerja sama menangani virus corona di kedua negara.

Presiden China Xi Jinping menelepon padaJumat (27/3/2020) untuk mengajak Presiden Trump mengambil 'tindakan substantif' dalam meningkatkan hubungan kedua negara.

Menyadur dari The Guardians, panggilan telepon tersebut membicarakan tentang upaya menganggulangi wabah virus corona dan memperbaiki hubungan kedua negara yang sempat tegang.

Hubungan antara Amerika dan China pada beberapa minggu terakhir sempat menegang akibat virus dan urusan perdagangan dunia.

Xi mengatakan kepada Trump abhwa hubungan antara Amerika dan China telah mencapai 'titik penting'.

"Bekerja sama membawa manfaat bagi kedua belah pihak, pertarungan menyakiti keduanya. Kerja sama adalah satu-satunya pilhan," kata Xi Jinping.

Ia juga berharap Amerika akan mengambil tindakan substantif untuk menciptakan dan meningkatkan hubungan tanpa konflik dan konfrontasi.

"Saling menghormati dan bekerjasama yang saling menguntungkan," tambahnya

Xi juga berharap bahwa Amerika akan melindungi warga China di negeri Paman Sam tersebut.

baca juga

Sementara itu Donald Trump mengungkapkan kesan dari panggilan telepon itu melalui Twitter-nya.

"Baru saja menyelesaikan percakapan yang sangat baik dengan Presiden Xi dari China. Mendiskusikan dengan detail tentang virus corona yang membinasakan sebagian besar planet kita. China telah mengembangkan pemahaman yang kuat mengenai virus ini. Kita sedang bekerja sama dengan lebih erat. Hormat sebanyak-banyaknya!" tulis Trump (27/3/2020).

Cuitan Donald Trump sehabis ditelepon Xi Jinping. (Twitter/@realDonaldTrump)
Cuitan Donald Trump sehabis ditelepon Xi Jinping. (Twitter/@realDonaldTrump)

Saat ini Amerika membuat rekor baru virus corona sebagai negara dengan jumlah kasus paling tinggi di dunia. Jumlah kasusnya bahkan lebih besar dari China yang merupakan episentrum awal terjadinya wabah.

Hal tersebut berkebalikan dengan China yang mengalami penurunan jumlah kasus sejak seminggu terakhir.

Banyak yang mengharapkan percakapan telepon para pemimpin negara ini dapat menekan angka kasus corona virus di kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Banyumas Siapkan 3 Pemakaman Khusus Bagi PDP Covid-19 yang Meninggal

Pemkab Banyumas Siapkan 3 Pemakaman Khusus Bagi PDP Covid-19 yang Meninggal

Jawa Tengah | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:20 WIB

Tekan Penyebaran Corona, Wakil Bupati Gunungkidul Minta Perantau Tak Mudik

Tekan Penyebaran Corona, Wakil Bupati Gunungkidul Minta Perantau Tak Mudik

Jogja | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:07 WIB

Update Corona 27 Maret 2020, Sehari Bertambah 153 Orang Positif Corona

Update Corona 27 Maret 2020, Sehari Bertambah 153 Orang Positif Corona

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:04 WIB

Amerika Serikat Peringkat 1 Kasus Corona, Indonesia diminta Belajar

Amerika Serikat Peringkat 1 Kasus Corona, Indonesia diminta Belajar

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 10:48 WIB

Babak Baru Perseteruan China vs AS: soal Penyebab dan Pasien 0 Covid-19

Babak Baru Perseteruan China vs AS: soal Penyebab dan Pasien 0 Covid-19

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:16 WIB

Terkini

Karhutla Indonesia Disorot Dunia, Klub Calvin Verdonk dan Juara Premier League Kirim Pesan Menohok

Karhutla Indonesia Disorot Dunia, Klub Calvin Verdonk dan Juara Premier League Kirim Pesan Menohok

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel

Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:59 WIB

AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi

AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi

Surakarta | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×