Kemenkes: Isolasi Diri dari Virus Corona Bukan Mengasingkan Diri

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 11:55 WIB
Kemenkes: Isolasi Diri dari Virus Corona Bukan Mengasingkan Diri
Achmad Yurianto tampil mengenakan masker (Dok BNPB)

Suara.com - Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan yang juga Juru Bicara untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan orang yang harus mengisolasi diri yakni pertama orang yang sakit. Namun isolasi diri ini bukan berarti mengasingkan diri dari lingkungan sosial.

Hal ini dikatakan Yurianto dalam diskusi dengan tema "Sukses Isolasi Mandiri Selama 14 Hari' di BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).

"Orang yang sakit ini bisa kita dapatkan dengan dua cara, satu pasti sakit manakala Kemudian dari pemeriksaan swab kita temukan virusnya berarti dia sakit. Artinya dia pasti menular," ujar Yurianto.

Kedua yakni orang yang sudah dinyatakan positif corona dari hasil pemeriksaan kesehatan rapid test. Lalu orang yang memiliki keluhan seperti Covid-19 seperti batuk, flu dan demam.

"Orang yang dengan keluhan "saya kok ada keluhan seperti Covid ya". Yang paling sering adalah panas disertai batuk kemudian nafas yang tidak nyaman, itu kita anggap sebagai orang yang mungkin sakit," ucap dia.

Kendati demikian yang harus diwaspadai kata Yurianto yakni orang yang tidak memiliki keluhan Covid-19 yang juga harus melakuan isolasi mandiri. Namun isolasi mandiri bukan berarti dikucilkan, melainkan isolasi secara kontak fisik.

"Oleh karena itu di dalam kondisi sekarang ini, sebaiknya begitu ada keluhan sudah langsung kita nyatakan bahwa dia sebaiknya melakukan isolasasi diri . Isolasi diri tidak memaknai mengasingkan dirinya, ini yang beda. Karena isolasi ini adalah sifatnya isolasi fisik, bukan isolasi sosial ,itu dia yang kemudian dikucilkan kemudian diasingkan tidak seperti itu," tutur Yurianto.

Karena itu pentingnya menjaga jarak sekitar 2 meter dengan orang yang melakukan isolasi. Selain itu kata Yurianto pentingnya penggunaan masker bagi orang yang sedang melakukan isolasi. Pasalnya, penularan virus corona yakni melalui percikan yang keluar dari orang yang sakit.

"Kita tahu bahwa penyakit ini kan menularnya melalui droplet percikan ludah yang kecil-kecil yang keluar dari orang yang sakit, pada saat dia batuk pada saat dia bersin, pada saat dia berbicara ke sekitar itu menjangkau jarak sampai satu setengah meter lah kalau kita mau aman," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Dikasih Wagub Baru, Anies Pakai Masker Hitam di Sidang DPRD Jakarta

Mau Dikasih Wagub Baru, Anies Pakai Masker Hitam di Sidang DPRD Jakarta

News | Senin, 06 April 2020 | 11:37 WIB

Kawasan Prostitusi Gang Sadar Banyumas Lockdown, Sepi Pelanggan

Kawasan Prostitusi Gang Sadar Banyumas Lockdown, Sepi Pelanggan

Jawa Tengah | Senin, 06 April 2020 | 11:33 WIB

Kabur dari Rumah Sakit, Bule PDP Corona di Bali Ngumpet di Vila

Kabur dari Rumah Sakit, Bule PDP Corona di Bali Ngumpet di Vila

Jatim | Senin, 06 April 2020 | 11:30 WIB

3 Tanda Orang Sakit Harus Isolasi Mandiri Saat Pandemi Covid-19, Apa Saja?

3 Tanda Orang Sakit Harus Isolasi Mandiri Saat Pandemi Covid-19, Apa Saja?

Health | Senin, 06 April 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB