Gara-gara Pasien Tak Jujur, Sekeluarga di Riau Positif Corona

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2020 | 11:20 WIB
Gara-gara Pasien Tak Jujur, Sekeluarga di Riau Positif Corona
Ilustrasi seorang pasien positif virus Corona COVID-19 (depan) yang dinyatakan sembuh berjalan menuju ruang tunggu. [ANTARA FOTO/Ampelsa]

Suara.com - Satu keluarga di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, positif corona. Hal itu terjadi berawal dari pasien virus corona di sana yang tidak jujur mengaku habis ke Jakarta. Akibatnya, pasien tak jujur itu menyebabkan viru corona menyebar di Riau.

Kekinian satu keluarga pasien virus corona korban ketidakjujuran itu sudah dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit rujukan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir membenarkan satu keluarga yang sudah positif COVID-19 di Pelalawan.

“Iya (benar),” katanya.

Namun, Mimi belum bersedia menjelaskan lebih detil tentang kasus tersebut.

“Pertanyaannya hanya memerlukan jawaban ya atau tidak,” ujar Mimi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, dari satu keluarga yang positif COVID-19 di Pelalawan tersebut, salah satunya masih berumur 16 tahun yang menjadi pasien ke-19 di Riau.

Pasien tersebut berinisial IE, warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Pasien IE merupakan kontak erat dari pasien positif virus corona yang sudah terkonfirmasi sebelumnya, yakni RBT dan JG yang didapat dari hasil penelusuran (tracing).

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Riau mengumumkan pasien RBT positif COVID-19 pada 2 April 2020 sebagai pasien ke-7. Hingga kini RBT masih diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Pasien berusia 50 tahun ini memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni dari Jakarta pada tanggal 13 Maret 2020.

baca juga

Sehari setelahnya pada 3 April 2020, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Pelalawan bertambah satu orang dengan inisial JG. Pasien yang berusia 58 tahun ini juga memiliki riwayat perjalanan dari dari Jakarta, sama seperti RBT, yakni pada tanggal 13 Maret 2020.

Gubernur Riau, Syamsuar, pada pernyataan pers perkembangan COVID-19 di Pekanbaru, Senin (13/4), sempat menyayangkan pasien RBT dan JG tidak jujur dalam menjelaskan riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. Hal ini berakibat pada penularan virus tersebut, dan telah menginfeksi seorang tenaga medis di Pelalawan.

Seorang tenaga medis yang positif COVID-19 adalah pasien ke-18 dengan inisial AS. Pasien berusia 30 tahun itu adalah warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Pelalawan.

Pasien AS memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni Semarang Jawa Tengah pada tanggal 15 Maret 2020. Selain itu, AS yang bertugas di salah satu rumah sakit di Pelalawan, sempat merawat dua pasien yang belakangan terkonfirmasi positif COVID-19, yakni pasien RBT dan JG. Pasien AS terdeteksi dari “tracing” dua pasien yang ditanganinya itu.

Namun, saat itu pasien RBT dan JG mengaku tidak ada riwayat perjalanan dari Jakarta. Akibatnya, tenaga kesehatan termasuk AS yang bertugas di rumah sakit melayani dengan protokol pasien biasa, bukan protokol penanganan pasien COVID-19.

“Untuk kasus ke-18, pasien AS merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di salah satu rumah sakit di Kabupaten Pelalawan tempat RBT dan JG berobat sebelum dibawa ke Pekanbaru. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat yang berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk jujur, kooperatif, dan memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya ketika dimintai keterangan medis karena ketidakjujuran dapat berakibat fatal,” tegas Syamsuar.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau pada Selasa pagi jumlah positif COVID-19 ada 20 orang. Baru ada dua pasien yang dinyatakan sehat, sedangkan sudah ada dua pasien yang meninggal dunia sebelum sempat mendapat perawatan kesehatan dan terkonfirmasi positif COVID-19.

Di Riau kini ada 124 pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat, dan PDP yang meninggal ada 19 orang dan belum terkonfirmasi apakah terinfeksi virus corona jenis baru atau tidak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panduan Menjaga Lansia dari Risiko Terpapar Virus Corona Saat PSBB Jakarta

Panduan Menjaga Lansia dari Risiko Terpapar Virus Corona Saat PSBB Jakarta

Health | Selasa, 14 April 2020 | 11:16 WIB

Tak Jujur Saat Diperiksa, Sekeluarga di Pelalawan Riau Positif Corona

Tak Jujur Saat Diperiksa, Sekeluarga di Pelalawan Riau Positif Corona

News | Selasa, 14 April 2020 | 11:00 WIB

Siswa Setukpa Polri Sumbar: 2 Positif Corona, 24 Lainnya Dipulangkan

Siswa Setukpa Polri Sumbar: 2 Positif Corona, 24 Lainnya Dipulangkan

News | Selasa, 14 April 2020 | 10:53 WIB

Selama Corona, Ojol dan Si Miskin Dapat Makan Siang Gratis di Bandung

Selama Corona, Ojol dan Si Miskin Dapat Makan Siang Gratis di Bandung

Jabar | Selasa, 14 April 2020 | 10:53 WIB

Cara Merawat Anggota Keluarga yang Positif Virus Corona di Rumah

Cara Merawat Anggota Keluarga yang Positif Virus Corona di Rumah

Video | Selasa, 14 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×