Viral Warga di Bali Tolak Pekerja Migran yang akan Dikarantina di Hotel

Dany Garjito, Rifan Aditya

Kamis, 16 April 2020 | 12:42 WIB
Viral Warga di Bali Tolak Pekerja Migran yang akan Dikarantina di Hotel
Viral video warga di Karangasem Bali tolak pekerja migran yang akan dikarantina (Instagram/@denpasar.viral)

Suara.com - Beredar video yang memperlihatkan warga menolak kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali.

Rencananya para pekerja migran ini akan dikarantina di sebuah hotel yang lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga.

Video tersebut diunggah akun Instagram @denpasar.viral pada Rabu (15/4/2020).

Dalam video itu, terlihat sejumlah pria memakai masker. Mereka berteriak ke arah bus yang mengangkut pekerja migran yang akan dikarantina.

Warga berteriak ke arah bus tersebut dan meminta pengemudinya untuk mundur. Mereka juga terlihat memblokade jalan dengan pot bunga.

Video warga di Karangasem Bali tolak pekerja migran yang akan dikarantina (Instagram/@denpasar.viral)
Video warga di Karangasem Bali tolak pekerja migran yang akan dikarantina (Instagram/@denpasar.viral)

Petugas yang mengawal bus tersebut berusaha menenangkan puluhan warga. Namun mereka tidak bisa berbuat banyak.

Dilaporkan BeritaBali.com---jaringan Suara.com, Kamis (16/4/2020), minimnya sosialisasi serta posisi hotel yang berada di dekat pemukiman diduga menjadi alasan warga melakukan penolakan.

Sebanyak 24 pekerja migran direncanakan akan mulai menjalani karantina di salah satu hotel di wilayah tersebut pada Rabu (15/04/2020) malam.

Perbekel Desa Sengkidu, I Wayan Darpi kepada awak media mengatakan, secara umum warga setempat belum bisa menerima kedatangan pekerja migran untuk dikarantina di Hotel Rama.

baca juga

Menurutnya, penolakan warga terjadi karena beberapa faktor seperti sosialisasi yang terlalu mendadak sehingga pemahaman masyarakat menjadi berbeda-beda.

"Masyarakat berharap agar jangan di hotel ini dikarantina, mereka berharap jika mencari tempat karantina paling tidak hotel yang jauh dari pemukiman, kalau tempat milik pemerintah juga diusahakan jauh dari pemukiman, sehingga masyarakat tidak merasa terbebani dengan Covid-19," kata I Wayan Darpi.

Sebelumnya, Perbekel sendiri bersama tokoh masyarakat telah berusaha memohon kepada masyarakat agar mau menerima warga PMI demi rasa kemanusiaan.

"Saya yakin yang datang ini adalah warga sehat, karena karantina 14 hari ini adalah standar WHO sehingga harus dijalani, pemerintah sudah berupaya mencari jalan terbaik tetapi fakta di lapangan seperti ini," ujarnya.

Darpi menambahkan "Saya selaku kepala desa minta maaf atas kejadian ini semoga selanjutnya masyarakat bisa semakin terbuka menerima hal ini sehingga kedepan tidak ada lagi masyarakat yang merasa dikucilkan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bocah Diperlakukan Kasar, Wajah Diusap Celana Dalam karena Mencuri

Viral Bocah Diperlakukan Kasar, Wajah Diusap Celana Dalam karena Mencuri

Jawa Tengah | Kamis, 16 April 2020 | 08:30 WIB

Wisata Ditutup, Masyarakat Kaliurang Tetap Rutin Semprot Disinfektan

Wisata Ditutup, Masyarakat Kaliurang Tetap Rutin Semprot Disinfektan

Jogja | Kamis, 16 April 2020 | 08:22 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Nahdlatul Ulama Buat Video Ucapan Selamat Hari Paskah?

CEK FAKTA: Benarkah Nahdlatul Ulama Buat Video Ucapan Selamat Hari Paskah?

News | Rabu, 15 April 2020 | 21:17 WIB

Gagal Kerja karena Covid-19, Kemnaker akan Pulangkan PMI ke Kampung Halaman

Gagal Kerja karena Covid-19, Kemnaker akan Pulangkan PMI ke Kampung Halaman

News | Rabu, 15 April 2020 | 19:21 WIB

Penampakan WNA di Bali Keluyuran Tanpa Masker

Penampakan WNA di Bali Keluyuran Tanpa Masker

Bisnis | Rabu, 15 April 2020 | 16:27 WIB

Patroli Covid-19 di Tempat Nongkrong Surabaya, Dua Warga Positif Corona

Patroli Covid-19 di Tempat Nongkrong Surabaya, Dua Warga Positif Corona

News | Rabu, 15 April 2020 | 13:21 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×