Tenaga Medis Takut Ledakan Pandemi di Papua: Kami Tidak Tahu Siapa Positif

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Senin, 20 April 2020 | 13:26 WIB
Tenaga Medis Takut Ledakan Pandemi di Papua: Kami Tidak Tahu Siapa Positif
Warga melintas di depan mural tentang pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (10/4/2020) [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wsj].

Suara.com - Kekhawatiran menginggapi tenaga medis di Papua Barat dan Papua. Mereka risau terjadi outbreak atau ledakan pandemi corona alias Covid-19, meski jumlah kasus di sana lebih rendah ketimbang Jabodetabek.

Di Papua Barat, misalnya, pengujian hasil tes Covid-19 masih berjalan lambat. Kondisi ini menurut seorang dokter bisa berujung pada outbreak. Jika hal itu terjadi, fasilitas kesehatan, baik di Papua Barat maupun Papua, dinilai tak akan siap melayani pasien yang ada.

Pemerintah mengklaim akan mempercepat tes untuk daerah itu dengan melakukan tes cepat molekuler (TCM) Tubercolosis (TBC), sebagai alternatif tes reaksi rantai polimerase (PCR).

Namun, hingga pertengahan April, tes itu belum bisa dilaksanakan di provinsi itu, menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Papua Barat.

'Hanya merawat dengan meraba-raba'

Tenaga medis di Papua Barat mengatakan menemukan kasus positif di wilayah itu cukup sulit karena hambatan yang mereka hadapi dalam menguji hasil tes swab.

Faisal, seorang perawat di RSUD Kota Sorong, Papua Barat, menjelaskan spesimen tes sempat tidak bisa diuji selama sekitar tiga minggu karena akses dari dan keluar kota Sorong ditutup sejak awal April.

Padahal, pengujian harus dilakukan di luar kota, baik Jakarta atau Makassar, karena Papua Barat belum memiliki laboratorium yang bisa mengecek spesimen Covid-19.

"Kami hanya merawat pasien dengan meraba-raba, artinya nggak tahu (mereka) positif atau negatif. Tetap (menjaga) safety kita," ujar Faisal seperti dikutip laman BBC Indonesia--jaringan Suara.com--, Senin (20/4/2020).

"Masyarakat di luar was-was, terlebih kami di rumah sakit, dengan APD yang terbatas."

Hingga pertengahan April, di Kota Sorong, satu orang telah meninggal akibat positif Covid-19.

Faisal menambahkan satu pasien dalam pengawasan, PDP, yang merupakan tetangga korban meninggal itu tak lama juga meninggal sebelum sempat dites Covid-19.

Spesimen dari Sorong baru kemudian diuji lagi sejak pengiriman sejumlah hasil tes ke Makassar tanggal 15 April, ujar Dokter Tumpal Simatupang, yang berdinas di RSUD Sorong.

Meski jaraknya lebih dekat dengan Jayapura, Papua, yang telah memiliki Balitbangkes untuk mengecek spesimen, Tumpal menyebut akses Jayapura yang dibatasi mempersulit petugas kesehatan mengirim spesimen ke sana.

Setidaknya ada 7 kasus positif Covid-19 di Papua Barat dengan 1 kematian (hingga 19/04).

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Ketua RT di Depok yang Diduga Potong Dana Bansos Covid-19

Penjelasan Ketua RT di Depok yang Diduga Potong Dana Bansos Covid-19

Video | Senin, 20 April 2020 | 13:21 WIB

RS Pulau Galang Rawat 31 Pasien Positif Covid-19

RS Pulau Galang Rawat 31 Pasien Positif Covid-19

News | Senin, 20 April 2020 | 13:07 WIB

Ada 14.000 Kasus Covid-19, Sekolah dan Tempat Bisnis di Swedia Tetap Buka

Ada 14.000 Kasus Covid-19, Sekolah dan Tempat Bisnis di Swedia Tetap Buka

Health | Senin, 20 April 2020 | 13:15 WIB

Benarkah Kucing Mudah Tertular Virus Corona?

Benarkah Kucing Mudah Tertular Virus Corona?

News | Senin, 20 April 2020 | 13:00 WIB

Wabah Corona, Jokowi ke Jajaran: Pastikan Stok Pangan Cukup hingga Ramadan

Wabah Corona, Jokowi ke Jajaran: Pastikan Stok Pangan Cukup hingga Ramadan

News | Senin, 20 April 2020 | 12:57 WIB

Empat Peserta Ijtima' Ulama di Gowa Asal Magelang Positif Corona

Empat Peserta Ijtima' Ulama di Gowa Asal Magelang Positif Corona

Jogja | Senin, 20 April 2020 | 13:00 WIB

Usai 'Terjebak' di Kamar Hotel, Jorge Lorenzo Semringah Tiba di Rumah

Usai 'Terjebak' di Kamar Hotel, Jorge Lorenzo Semringah Tiba di Rumah

Sport | Senin, 20 April 2020 | 12:39 WIB

Pasar Ikan Jatinegara Ramai Saat PSBB, Walikota Jaktim: Mereka PKL Bandel

Pasar Ikan Jatinegara Ramai Saat PSBB, Walikota Jaktim: Mereka PKL Bandel

News | Senin, 20 April 2020 | 12:35 WIB

Liga Kemungkinan Kembali Bergulir, Miralem Pjanic Balik ke Italia

Liga Kemungkinan Kembali Bergulir, Miralem Pjanic Balik ke Italia

Bola | Senin, 20 April 2020 | 12:34 WIB

3 Kali Tes Hasilnya Positif Covid-19, Pria Ini Tak Pernah Rasakan Gejala

3 Kali Tes Hasilnya Positif Covid-19, Pria Ini Tak Pernah Rasakan Gejala

Health | Senin, 20 April 2020 | 12:43 WIB

Terkini

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:14 WIB

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:13 WIB

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:08 WIB

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:05 WIB

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:01 WIB

Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban

Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:58 WIB

Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi

Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:55 WIB

Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia

Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:50 WIB