Inggris Catat Angka Kematian Akibat Covid-19 Terendah Sejak Maret

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 18 Mei 2020 | 10:07 WIB
Inggris Catat Angka Kematian Akibat Covid-19 Terendah Sejak Maret
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Inggris kembali catatkan penambahan kasus kematian akibat Covid-19, namun kali ini diklaim terendah sejak bulan Maret 2020. Keterangan tersebut disampaikan oleh Menteri Bisnis Inggris, Alok Sharma pada Minggu (17/05).

Menyadur Reuters, jumlah korban yang meninggal di Inggris setelah dites positif Covid-19 bertambah sebanyak 170, sehingga total menjadi 34.636. Penambahan kasus tersebut merupakan yang terendah resmi sejak 24 Maret.

Penambahan kasus kematian yang dilaporkan pada hari Minggu (17/05) turun tajam dari penambahan yang dilaporkan 24 jam sebelumnya sebanyak 468 kasus. Dan terendah sejak Inggris melakukan pembatasan wilayah atau lockdown untuk mengekang penyebaran virus pada 23 Maret.

Di balik penambahan yang turun drastis, pejabat kesehatan di Inggris juga mengatakan Sistem Pemberitahuan Pasien Covid tidak beroperasi untuk sementara waktu pada hari Sabtu (16/05).

"Konsekuensi dari situasi tersebut dapat tercermin dalam jumlah kematian yang dilaporkan hari ini," kata NHS Inggris dikutip dari Reuters.

Suasana Inggris diterpa pandemi virus corona. [Tolga AKMEN / AFP]
Suasana Inggris diterpa pandemi virus corona. [Tolga AKMEN / AFP]

Peningkatan jumlah kematian di Inggris akibat virus memuncak pada 21 April dengan jumlah kasus 1.172 menurut data resmi dan telah mengalami penurunan. Menteri Sharma mengatakan 243.303 orang di Inggris sejauh ini dinyatakan positif virus, meningkat 3.142 sejak 17 Mei 2020.

Sharma juga mengatakan bahwa Universitas Oxford dan perusahaan obat AstraZeneca (AZN.L) mencapai kesepakatan lisensi global untuk vaksin yang sedang dikerjakan para ilmuwan. Dengan demikian membuatnya salah satu yang terdepan dalam perlombaan mencari vaksin untuk virus corona secara global.

Jika vaksin terbukti berhasil, AstraZeneca akan memproduksi secara massal sejumlah 100 juta dosis. Sebanyak 30 juta dosis diantaranya tersedia untuk Inggris pada bulan September.

"Inggris akan menjadi yang pertama mendapatkan akses," kata Sharma. Pemerintah Inggris juga mengatakan telah menambahkan investasi hingga 84 juta pound ( 101,67 juta dolar) untuk pendanaan bagi para peneliti Inggris yang sedang mengerjakan vaksin potensial tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mempelajari Cara Korea Selatan Melacak Kasus Penderita Covid-19

Mempelajari Cara Korea Selatan Melacak Kasus Penderita Covid-19

News | Senin, 18 Mei 2020 | 03:59 WIB

Pemprov Jatim Bolehkan Masjid Gelar Salat Ied, Tapi Ada Syaratnya

Pemprov Jatim Bolehkan Masjid Gelar Salat Ied, Tapi Ada Syaratnya

Video | Minggu, 17 Mei 2020 | 19:30 WIB

Ngeri! Ngobrol Tanpa Masker Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19

Ngeri! Ngobrol Tanpa Masker Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 17 Mei 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

×