Unjuk Rasa untuk George Floyd Rusuh, Trump Sebut Para Gubernur Lemah

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 02 Juni 2020 | 07:12 WIB
Unjuk Rasa untuk George Floyd Rusuh, Trump Sebut Para Gubernur Lemah
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

Suara.com - Merujuk pada kerusuhan yang muncul selama aksi demonstrasi untuk George Floyd, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (1/6), menyebut para gubernur "lemah" dan mendesak mereka untuk mengambil sikap tegas.

Menyadur Washington Post, Trump yang berbicara melalui telekonferensi mengatakan jika para gubernur tak mengambil sikap keras, mereka akan terlihat seperti orang bodoh.

"Anda harus mendominasi. Jika Anda tidak mendominasi, Anda membuang-buang waktu," ujar Trump.

"Anda harus menangkap orang, Anda harus mengadili orang, Anda harus memasukkan mereka ke penjara selama 10 tahun dan Anda tidak akan pernah melihat hal ini lagi," kata dia.

Trump juga menyebut ia akan mengirim pasukan militer AS untuk meredam kerusuhan-kerusuhan yang terjadi di seantero Amerika Serikat jika wali kota dan gubernur masih enggan mengambil langkah tegas.

"Kami mengakhiri kerusuhan dan pelanggaran hukum yang telah menyebar di seluruh negara kami. Kami akan mengakhiri sekarang," sambungnya.

Sejumlah bagian Minneapolis, Amerika Serikat, hebat terbakar sejak Kamis (28/5/2020) pagi, setelah warga setempat turun ke jalan memprotes kematian George Floyd. [Antifa]
Sejumlah bagian Minneapolis, Amerika Serikat, hebat terbakar sejak Kamis (28/5/2020) pagi, setelah warga setempat turun ke jalan memprotes kematian George Floyd. [Antifa]

Mengutip laporan NBC News, Trump mengklaim diirnya memiliki data soal siapa dalang dan penghasul profesional dibalik kerusuhan-kerusuhan yang terjadi, namun ia tidak merinci lebih lanjut.

Jaksa Agung Bill Barr yang juga bergabung dalam telekonferensi mengatakan kepada para gubernur, bahwa para pemrotes akan menyambangi negara-negara bagian yang tidak total dalam penegakan hukum.

Pun ia menyebut perlu ada upaya yang dilakukan para gubernur untuk menghentikan penghasut dan dalang dibalik kerusuhan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Kota-kota ini, Polisi Bersama Demonstran 'Alergi' dengan Kerusuhan

Di Kota-kota ini, Polisi Bersama Demonstran 'Alergi' dengan Kerusuhan

News | Senin, 01 Juni 2020 | 21:44 WIB

Viral 'Batman' dan 'Joker' Muncul di Demo Kematian George Floyd

Viral 'Batman' dan 'Joker' Muncul di Demo Kematian George Floyd

News | Senin, 01 Juni 2020 | 18:01 WIB

Gedung Putih Dikepung Demonstran, Donald Trump Ngacir ke Bunker

Gedung Putih Dikepung Demonstran, Donald Trump Ngacir ke Bunker

News | Senin, 01 Juni 2020 | 13:11 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB