Polisi Sebut Penyerang Mapolres OKI Pelajari Aliran Tertentu

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 29 Juni 2020 | 09:57 WIB
Polisi Sebut Penyerang Mapolres OKI Pelajari Aliran Tertentu
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Argo Yuwono. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus penyerangan yang terjadi di Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (28/6/2020) kemarin. Dalam kasus ini, pelaku bernama Indra Oktomi (35) tewas ditembak usai penyerangan.

Menurut Argo, pelaku Indra merupakan seorang residivis. Dia pernah tersandung kasus penganiayaan hingga narkotika.

"Keterangan awal yang bersangkutan adalah residivis, kasus penganiayaan kemudian juga ada diduga juga berkaitan dengan narkotika," kata Argo di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2020).

Tidak hanya itu, Argo juga menyebut pelaku Indra memahami atau mempelajari suatu aliran tertentu. Hal itulah yang membikin Indra sempat berteriak hingga menantang anggota kepolisian saat kejadian berlangsung.

"Dan laporan intelijen, yang bersangkutan juga memahami aliran tertentu sehingga yang bersangkutan sempat teriak menantang pihak kepolisian di sana. Tentunya di sana penyidik menyelesaikan atau informasi di sana memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti di sana," katanya.

Sebelumnya, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Palupessy, menjelaskan bahwa pelaku yang merupakan warga SP Padang OKI mendatangi markas Polres OKI pukul 02.30 WIB menggunakan mobil Mobilio warna putih, namun ia datang dengan menabrak pagar mapolres.

"Ketika pelaku menabrak pagar lalu masuk maka anggota piket langsung membunyikan alarm untuk memanggil anggota yang lain," ungkap Alamsyah.

Sebelum semua anggota berkumpul pelaku yang beraksi seorang diri sempat melukai Aipda M Nur yang menghampirinya, kemudian pelaku berupaya mencari anggota lain dengan tetap menenteng senjata tapi masuk ke mobil lagi.

Mendapati pelaku berada di dalam mobil, para anggota piket mencoba persuasif dengan meminta pelaku menjatuhkan senjata yang dipegangnya.

Tetapi pelaku malah keluar dan berupaya menyerang anggota yang mengepung, tak pelak anggota terpaksa menembak pelaku pada bagian kaki dan meninggal saat akan dibawa ke RSUD Kayuagung karena kehabisan darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Mapolres OKI Diserang hingga Pelaku Tewas Ditembak

Detik-detik Mapolres OKI Diserang hingga Pelaku Tewas Ditembak

News | Senin, 29 Juni 2020 | 06:07 WIB

Identitas Penyerang Mapolres OKI Terungkap, Ternyata Residivis!

Identitas Penyerang Mapolres OKI Terungkap, Ternyata Residivis!

News | Senin, 29 Juni 2020 | 05:59 WIB

Tengah Malam Polres OKI Sumsel Diserang, Pelaku Tewas Ditembak

Tengah Malam Polres OKI Sumsel Diserang, Pelaku Tewas Ditembak

News | Senin, 29 Juni 2020 | 05:52 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani Ogan Komering Ilir Panen Raya

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani Ogan Komering Ilir Panen Raya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 11:44 WIB

Geger Mayat Setengah Badan di Tepi Sungai Ogan, Diduga Jadi Santapan Biawak

Geger Mayat Setengah Badan di Tepi Sungai Ogan, Diduga Jadi Santapan Biawak

News | Minggu, 12 April 2020 | 18:12 WIB

Di Balik Cerita Tentara Tewas Diinjak Gajah di Ogan Komering Ilir

Di Balik Cerita Tentara Tewas Diinjak Gajah di Ogan Komering Ilir

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:11 WIB

Terdapat 732 Titik Panas, Warga Palembang: Kemarin Tidak Separah Ini

Terdapat 732 Titik Panas, Warga Palembang: Kemarin Tidak Separah Ini

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 08:23 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB