Cerita Anak-anak yang Bermain Layangan saat Temukan Mayat Editor Metro TV

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 13 Juli 2020 | 14:52 WIB
Cerita Anak-anak yang Bermain Layangan saat Temukan Mayat Editor Metro TV
Lokasi TKP editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggarahan, Jaksel. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Warga di sekitar pinggir jalan Tol JORR, Pesanggrahan, Jakarta Selatan sempat digegerkan dengan penemuan sesosok jasad laki-laki pada Jumat (10/7), pekan lalu. 

Diketahui, jasad tersebut merupakan seorang editor Metro TV bernama Yodi Prabowo (25).

Yodi ditemukan tewas dengan beberapa luka tusuk di beberapa bagian tubuh. Tak hanya itu, polisi juga menemukan sebilah pisau di dekat lokasi Yodi tewas.

Amir (41), pemilik warung kopi di sekitar lokasi membeberkan suasana ketika mayat Yodi ditemukan. Dia juga mengaku sudah diperiksa polisi terkait penemuan mayat pemuda tersebut. 

Dia mengaku mendapatkan kabar adanya mayat di pinggir tol itu dari anak-anak yang sedang bermain layangan. Saat itu, Amir mengaku baru selesai mengikut salat Jumat. 

"Waktu itu habis salat Jumat, orang-orang bilang katanya ada mayat di pinggir jalan. Yang nemuin bocah kecil yang habis main layangan," ujar Amir, Senin (13/7/2020).

Seketika, Amir langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenarannya. Tiba di lokasi, Amir mendapati suasana sudah ramai dikerumuni warga. 

"Nah bener, saya sampai di lokasi sudah ramai. Saya saja tidak sempat lihat posisi mayat itu bagaimana," kata dia.

Kerumunan warga dalam jumlah besar itu, lanjut Amir, membikin arus lalu lintas sempat tersendat. Dengan begitu, Amir membantu pihak kepolisian untuk mengatur kendaraan agar arus lalu lintas tidak tersendat.

"Nah memang sempat macet waktu itu, makanya saya langsung markirin kendaraan biar tidak macet," kata dia.

Berkenaan dengan kasus tersebut, jajaran Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan. Sebanyak 23 saksi telah diperiksa guna mengungkap sosok pelaku dibalik kasus tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengemukakan, 23 saksi yang diperiksa merupakan orang-orang terdekat hingga yang terkahir kali bertemu dengan Yodi.

"Tim penyidik sudah 23 saksi yang dilakukan pemeriksaan, 23 saksi tersebut adalah orang-orang terdekat dan orang-orang yang memang dianggap perlu oleh penyidik untuk diambil keterangannya termasuk orang kantornya," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2020).

Selain memeriksa saksi, Yusri mengatakan jika penyidik juga telah menerjunkan anjing pelacak alias K-9 saat melakukan olah kejadian perkara. Disisi lain, penyidik juga telah memeriksa rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi.

"Kemarin kami sudah mengambil CCTV yang ada di pinggir tol. CCTV saat ini tengah diselidiki melalui tim khusus yang dibentuk oleh pak Kapolda ini," ujar Yusri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:18 WIB

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:55 WIB

Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub

Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:46 WIB

LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral

LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:46 WIB

Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok

Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:35 WIB

Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang

Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:28 WIB

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB