Heboh Pria Jadi Korban Fetish Kain Jarik, Modus untuk Riset Akademik

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 30 Juli 2020 | 12:49 WIB
Heboh Pria Jadi Korban Fetish Kain Jarik, Modus untuk Riset Akademik
fetish kain jarik (Twitter)

Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang warganet yang menjadi korban pelecehan seksual. Ia menjadi target pria predator fetish kain jarik, diminta oleh sang predator membungkus dirinya dengan kain jarik sebagai objek pemuas hasrat seksual.

Fetish adalah kondisi dimana seseorang melakukan hal tertentu untuk memenuhi hasrat dan nafsu seksualnya. Pada fetish kain jarik, orang tersebut menyalurkan hasrat seksualnya dengan melihat seseorang dibungkus kain jarik.

Pengakuan tersebut diungkapkan oleh akun Twitter @m_*****s. Ia baru mengenal pria fetish kain jarik bernama Gilang itu melalui media sosial kemudian bertukar nomor telepon.

Gilang mengaku sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya angkatan 2015. Ia meminta kepada pemilik akun itu untuk membantunya dalam riset akademik.

"Dia bilang sedang ngadain riset tentang bungkus-membungkus. Waktu gue tanya maksudnya apa pasti dialihkan," kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Kamis (30/7/2020).

Gilang meminta si pemilik akun membungkus dirinya dengan kain jarik hingga menutupi seluruh tubuhnya. Ia berdalih dalam kondisi terbungkus tersebut akan nampak sifat asli seseorang.

Awalnya, si pemilik akun menolak melakukannya. Namun, Gilang terus memohon kepadanya hingga akhirnya ia tak tega dan menuruti kemauan Gilang.

Si pemilik akun itu akhirnya meminta bantuan temannya untuk melakukan aksi bungkus-membungkus. Ia dibungkus selama 3 jam lamanya. Selama proses membungkus, Gilang meminta difoto dan dibuatkan video.

"Waktu dibungkus ditengah-tengah sempat gue mau berhenti. Temen gue ditelpon terus disambungin ke gue intinya dia ngeyakinin gitu lah," ungkapnya.

baca juga

Setelah pemilik akun dibungkus, Gilang meminta teman pemilik akun yang dibungkus itu ikut dibungkus juga. Si temannya menyanggupi, namun di tengah jalan ia menyerah karena mengalami sesak napas.

Namun Gilang terus memaksa hingga mengancam akan bunuh diri, penyakitnya kambuh hingga ancaman lainnya yang membuat korban mulai kesal. Gilang terus memohon hingga menangis melalui sambungan telepon.

Si pemilik akun baru menyadari menjadi korban pelecehan seksual saat diberitahu oleh temannya. Ia langsung mengirimkan sebuah link berita tentang fetish kain jarik, sejak saat itu Gilang tak lagi membalas pesan-pesannya.

"Jujur gue nggak rela banget sebagai manusia harga diri gue diinjak-injak, diremehkan sedangkan dia enak-enak saja nggak dapat balasan dari apa yang dilakukannya," tuturnya.

Pengakuan korban fetish kain jarik itu mendadak viral di media sosial. Hingga Kamis siang, cuitan tersebut telah diunggah ulang oleh 60 ribu pengguna dan disukai lebih dari 90 ribu pengguna.

Kolom komentar dibanjiri oleh pengakuan warganet lainnya yang juga menjadi korban. Diduga Gilang telah sering melancarkan aksinya sejak bertahun-tahun lalu dan memakan banyak korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Rawat Istri Kanker Otak Viral, Pria Aceh Ini Tuai Simpati Warganet

Video Rawat Istri Kanker Otak Viral, Pria Aceh Ini Tuai Simpati Warganet

Jogja | Kamis, 30 Juli 2020 | 12:04 WIB

Viral Emak-emak Ngotot Minta Ganti Rugi ke Sopir Truk Meski Mobil Tak Lecet

Viral Emak-emak Ngotot Minta Ganti Rugi ke Sopir Truk Meski Mobil Tak Lecet

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2020 | 12:21 WIB

Viral Video Ajakan Dukung Petahana di Pilkada Pandeglang saat Pembagian BLT

Viral Video Ajakan Dukung Petahana di Pilkada Pandeglang saat Pembagian BLT

Banten | Kamis, 30 Juli 2020 | 11:49 WIB

Terkini

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Ally, Film Animasi Perdana Sutradara Bong Joon Ho, Bersiap Tayang Juli 2027

Ally, Film Animasi Perdana Sutradara Bong Joon Ho, Bersiap Tayang Juli 2027

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:39 WIB

×