Menteri Airlangga Klaim Realisasi Program Ekonomi Nasional Naik 25 Persen

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 24 Agustus 2020 | 17:30 WIB
Menteri Airlangga Klaim Realisasi Program Ekonomi Nasional Naik 25 Persen
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), kasus kesembuhan Covid-19 di Indonesia lebih baik dibanding global.

Bahkan, dia mengklaim sebanyak 70 persen kasus sembuh di Indonesia lebih tinggi dari kasus yang terjadi secara global yakni 68,1 persen.

"Indonesia ini suasananya lebih baik di mana kasus sembuh sudah mencapai 70 persen. Di mana 70 persen ini, lebih tinggi daripada global secara rata-rata yang 68,1 persen. Dan tingkat fatality rate bisa ditekan sampai 4,35 persen, walau masih sedikit di atas global rata-rata. Namun sudah jauh menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya," ujar Airlangga usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Senin (24/8/2020).

Ketua Umum Partai Golkar ini juga menyampaikan, dari sisi serapan anggaran program ekonomi nasional, realisasinya sudah meningkat.

"Kita melihat ada tren yang baik. Di mana dari pagu Rp 695 triliun untuk program ekonomi nasional, ini realisasinya sudah meningkat menjadi 25 persen. Dibanding semester I kemarin 124,6 triliun, itu per Agustus sudah naik menjadi Rp 173,98 triliun atau naik 18 persen," ucap dia

Karena itu, kata Airlangga, harus didorong dengan penyerapan anggaran baik itu di program kementerian/lembaga atau program ekonomi nasional.

Ia menegaskan jika anggaran tidak terserap, nantinya dialihkan kepada program yang dapat mendukung produktivitas.

"Nah, tentu agar perekonomian kita masuk dalam jalur positif maka dorongan anggaran ini harus terus didorong terkait dengan penyerapan. Baik itu program kementerian/lembaga atau PEN, dan kepada kementerian. Kami sudah sampaikan bahwa anggaran yang tidak terserap dialihkan kepada program yang mendukung produktivitas," kata Airlangga.

Pihaknya juga akan terus mendorong program bantuan langsung tunai kepada masyarakat.

baca juga

"Beberapa program yang akan terus didorong terutama terkait bantuan langsung cash, yang dalam waktu dekat ini adalah Banpres produktif atau subsidi gaji di bawah Rp 5 juta," tutur dia.

Lebih lanjut, Airlangga menyebut terkait dengan tren ekonomi, dari perusahaan- perusahaan yang melantai di bursa, 36 persen membukukan profitabilitas yang lebih baik dibanding tahun lalu.

"Jadi artinya beberapa sektor, sektor keuangan misalnya, informasi komunikasi, juga terkait dengan pertanian dan perkebunan masih positif. Apalagi didukung harga komoditas yang sudah membaik. Baik harga minyak, harga nikel, logam mulia, atau kelapa sawit. Sehingga kita harap ekspor kelapa sawit sampai akhir tahun angkanya tidak berbeda dengan tahun lalu," kata Airlangga

Karena itu, dari capaian tersebut, Airlangga optimis Indonesia mampu melewati krisis Covid-dan pemulihan ekonomi nasional secara bersamaan.

"Inilah yang membangkitkan optimisme bahwa kita bisa melampaui krisis Covid-19 dan PEN secara beriringan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Sewot Gara-gara Penyerapan Anggaran PEN Masih Minim

Sri Mulyani Sewot Gara-gara Penyerapan Anggaran PEN Masih Minim

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2020 | 15:04 WIB

Indonesia Surplus Perdagangan di Juli 2020, Tertinggi Sejak 9 Tahun Lalu

Indonesia Surplus Perdagangan di Juli 2020, Tertinggi Sejak 9 Tahun Lalu

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2020 | 21:06 WIB

Jokowi Siapkan Rp 356,5 Triliun untuk Pulihkan RI dari Hantaman Corona

Jokowi Siapkan Rp 356,5 Triliun untuk Pulihkan RI dari Hantaman Corona

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:42 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×