Satrio, Pencoret Musala Meracau soal Dajal hingga Sebut Halal Bunuh Ibunya

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 01 Oktober 2020 | 11:24 WIB
Satrio, Pencoret Musala Meracau soal Dajal hingga Sebut Halal Bunuh Ibunya
Satrio, perusak musala di Tangerang (Suara.com/Tion)

Suara.com - Satu persatu fakta tentang Satrio Katon Nugroho (18) pelaku vandalisme di Musala Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang mulai terungkap.

Satrio ditangkap karena telah merobek dan mencorat-coret dengan tulisan 'Anti Islam' hingga 'Aku Kafir' dimusala tersebut .

Remaja yang diyakini ‘tersesat’ gegara menonton Youtube ini rupanya pernah menjalani pengobatan alternatif hingga dirukiah.

Hal itu, dilakukan orang tua pelaku lantaran kondisi Satrio tak kunjung membaik setelah kerap menonton sejumlah video di Youtube. Bahkan, dalam waktu tiga bulan terakhir, kondisinya malah semakin memburuk.

Diketahui, Satrio pernah dibawa untuk dirukiah oleh seorang pemuka agama lantaran tingkah lakunya sudah semakin tidak bisa dikontrol.

Bagaimana tidak, pada saat dirukiah, pemuda yang berencana melanjutkan pendidikan di bangku perkuliahan, ini malah meracau dan selalu bercerita tentang kemunculan Dajal.

Kapolres Tangerang Kota Kombes Ade Ary Syam mengaku masih menggali informasi terkait kondisi pelaku. Termasuk, memeriksa kondisi kejiwaannya melalui psikolog.

“Hingga saat ini tersangka masih kita lakukan pemeriksaan. Karena keterangannya juga terus berubah-ubah,” kata Ade seperti dikutip dari Bantenhits.com--media jaringan Suara.com, Kamis (1/10/2020).

Selain pernah dibawa ke orang pintar, Satrio juga pernah menjalani pengobatan alternatif karena tingkahnya tersebut.

baca juga
Musala Darusalam dicoret kafir. (instagram @aboutsinjay & @singgih.setiono)
Musala Darusalam dicoret kafir. (instagram @aboutsinjay & @singgih.setiono)

Bahkan, salah satu hal mengerikan yang pernah dilakukan Satrio, yaitu sempat mengancam untuk membunuh ibu kandungnya sendiri lantaran meyakini darah orang tuanya tersebut halal untuk dibunuh.

Informasi teranyar, pihak keluarga rencananya akan membawa Satrio ke pengobatan alternatif salah satu orang pintar di Jawa Timur, Ningsih Tinampi. Pihak keluarga meyakini, Ningsih bisa menyembuhkan Satrio setelah menyaksikan proses pengobatannya di televisi.

Musala dirusak di Tangerang (Ist)
Musala dirusak di Tangerang (Ist)

Terkait hal ini, Ade memastikan pihaknya akan meminta keterangan dari sejumlah saksi ahli. Di antaranya saksi ahli bahasa, MUI hingga dari psikolog.

“Beberapa saksi ahli nanti akan kita minta pendapatnya. Untuk informasi soal pengobatan, itu silakan konfirmasi langsung ke ibu pelaku,” ujar Ade.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

×