Sebelum Dikubur di Kontrakan Depok, Korban Dihantam Tabung Gas Oleh Adik

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 19 November 2020 | 23:16 WIB
Sebelum Dikubur di Kontrakan Depok, Korban Dihantam Tabung Gas Oleh Adik
Jajaran Pol res Metro Depok telah meringkus pelaku pembunuhan terhadap pria bernama Dedi yang mayatnya terkubur di kontrakan di Jalan Kopral Daman, Sawangan, Depok, Jawa Barat. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Misteri penemuan mayat pria bernama Dedi yang terkubur di dalam rumah kontrakan di Jalan Kopral Daman, Sawangan, Depok, Jawa Barat sudah terkuak. Korban dibunuh oleh adik kandungnya sendiri yang bernama Juana.

Diketahui, sosok Dedi dan Juana merupakan pedagang bakso yang tinggal di kontrakan milik Sukiswo (60). Mayat Dedi pertama ditemukan warga pada Rabu (18/11/2020) kemarin malam.

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengatakan, Juana menghabisi nyawa kakaknya dengan modal tabung gas elpiji. Dengan alat tersebut, Juana menghantam beberapa bagian tubuh Dedi, yakni dada, punggung, dan kepala.

"Alat-alat menganiaya korban yaitu dipukul dengan beberapa benda tumpul di antaranya yang paling mematikan adalah dipukul dengan menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram di bagian dada punggung dan kepala," ungkap Azis di Polres Metro Depok, Kamis (19/11/2020).

Pembunuhan tersebut terjadi pada tanggal 14 November 2020 lalu. Setelah membubuh dan mengubur mayat Dedi di rumah kontrakan, Juana kabur pada esok harinya.

"Tanggal 14 atau seminggu yang lalu lah, dia meninggalkan kontrakan tanggal 15 November," kata Azis.

Lebih lanjut, Azis menyebut jika pihaknya meringkus Juana di kawasan Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Bogor pada hari ini. Pada saat penangkapan berlangsung, pelaku mengakui jika dia telah membunuh sang kakak.

"Kami tangkap, kami amankan dan kami lakukan pemeriksaan. Dan benar mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap kakaknya," tutupnya.

Atas perbuatannya, Juana dijerat Pasal 340 dan 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun hingga hukuman mati.

baca juga

Ada Luka

Kombes Azis yang siang tadi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan, pada tubuh korban Dedi ditemukan beberapa luka bekas penganiayaan.

Merujuk pada informasi petugas autopsi Rumah Sakit Polri Kramat Jati, ditemukan luka memar pada bagian dada Dedi. Tak hanya itu, bagian gigi Dedi juga dilaporkan rontok.

"Dari petugas yang melaksanakan evakuasi menemukan ada tanda-tanda kekerasan di antaranya ditemukan di bagian dada, memar kemudian ada juga di bagian gigi rontok," ungkap Azis siang tadi.

Di lokasi yang sama, Dicky Mubarok (30) selaku kerabat Sukiswo menceritakan detik-detik penemuan mayat Dedi. Dia mengatakan, saat itu Sukiswo hendak membersihkan saluran WC yang mampet.

"Dari siang itu mulanya mau betulin WC mampet. Karena istrinya mau siram itu tidak bisa," ungkap Dicky.

Dicky menuturkan, kecurigaan muncul lantaran ada satu ubin dengan warna yang berbeda. Sukiswo selanjutnya meminta bantuan Dicky serta kakak ipar Dicky untuk membongkar ubi. Tersebut.

"Unsur curiganya itu pas Abang ipar saya pulang jam 14.30 WIB. Kami ketok pakai linggis karena kopong terus dilanjutin gali sampai ashar," jelasnya.

Dicky menuturkan, aroma tak sedap mulai tercium saat proses penggalian berlangsung. Semula, mereka beranggapan jika aroma tak sedap tersebut merupakan bangkai ayam

Singkatnya, menjelang magrib, mereka mulai melihat sesuatu serupa dengkul di dalam lubang yang digali. Lagi-lagi, kata Dicky, sesuatu di dalam lubang tersebut adalah bangkai hewan, yakni sapi.

"Awalnya kita anggap itu bangke ayam. Awalnya itu ada kayak dengkul. Terus disentuh sama ponakan saya, mungkin katanya itu sapi," ungkap dia.

Dicky melanjutkan, proses penggalian terus berlangsung. Dengkul tersebut mulai terlihat dan dalam kondisi utuh -- bahkan kulitnya menyerupai kulit manusia.

"Dipengang terus karena kulit ketemu kulit jadi kaget dan itu kayak kulit manusia, setelah diuruk lagi baru keliatan kaki manusia, tahu benar itu kaki ketika jam 7 malam," papar Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh dan Kubur Mayat di Kontrakan Depok, Pelakunya Adik Kandung

Bunuh dan Kubur Mayat di Kontrakan Depok, Pelakunya Adik Kandung

News | Kamis, 19 November 2020 | 22:41 WIB

7 Fakta Sementara Terungkap Mayat dalam Ubin Rumah: Dikubur Hidup-hidup?

7 Fakta Sementara Terungkap Mayat dalam Ubin Rumah: Dikubur Hidup-hidup?

News | Kamis, 19 November 2020 | 17:05 WIB

Diduga Mati karena Lemas, Mayat Pria di Rumah Nunung Dikubur Hidup-hidup?

Diduga Mati karena Lemas, Mayat Pria di Rumah Nunung Dikubur Hidup-hidup?

Jakarta | Kamis, 19 November 2020 | 16:48 WIB

Mayat Terkubur di Rumah Nunung, Warga Curigai Kakak-Adik Penjual Bakso

Mayat Terkubur di Rumah Nunung, Warga Curigai Kakak-Adik Penjual Bakso

Jabar | Kamis, 19 November 2020 | 16:13 WIB

9 Fakta Terbaru Mayat Terkubur di Kontrakan Depok, Bermula dari WC Mampet

9 Fakta Terbaru Mayat Terkubur di Kontrakan Depok, Bermula dari WC Mampet

Sumut | Kamis, 19 November 2020 | 16:07 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia

4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Escape from Mogadishu: Tentang Musuh yang Harus Saling Menyelamatkan

Escape from Mogadishu: Tentang Musuh yang Harus Saling Menyelamatkan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:20 WIB

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori 512 GB Performa Kencang, Intip Spek dan Harga Barunya

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori 512 GB Performa Kencang, Intip Spek dan Harga Barunya

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:12 WIB

Harta Kekayaan Suharyanto Eks Kepala BNPB yang Dicopot usai Adiknya Kena OTT KPK

Harta Kekayaan Suharyanto Eks Kepala BNPB yang Dicopot usai Adiknya Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Digimap Buka Sinyal Kehadiran iPhone Lipat Apple di Indonesia

Digimap Buka Sinyal Kehadiran iPhone Lipat Apple di Indonesia

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:58 WIB

Hendak Isi BBM, Antrean Pemotor di Jembrana Diseruduk Mobil Listrik

Hendak Isi BBM, Antrean Pemotor di Jembrana Diseruduk Mobil Listrik

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:58 WIB

KPK Bongkar Skandal Suap Audit BPK di Klaten: Minta Rp600 Juta Ditawar Rp400 Juta dan 'Kode AMIDIS'

KPK Bongkar Skandal Suap Audit BPK di Klaten: Minta Rp600 Juta Ditawar Rp400 Juta dan 'Kode AMIDIS'

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Berperan Jahat di The Remarried Empress, Joo Ji Hoon Siap Dicaci Penonton

Berperan Jahat di The Remarried Empress, Joo Ji Hoon Siap Dicaci Penonton

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Penjelasannya

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:50 WIB

ASDP Jajaki Rute Feri DumaiMalaka, Konektivitas Indonesia-Malaysia Diperluas

ASDP Jajaki Rute Feri DumaiMalaka, Konektivitas Indonesia-Malaysia Diperluas

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:46 WIB

×