Detik-detik Ibu Lurah Cipete Utara Dikeroyok Saat Awasi PSBB

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 11 Desember 2020 | 23:05 WIB
Detik-detik Ibu Lurah Cipete Utara Dikeroyok Saat Awasi PSBB
Ilustrasi pemukulan. (Suaraindonesia)

Suara.com - Ibu Lurah Cipete Utara Nurcahya menjadi bulan-bulanan pengunjung kafe Waroeng Brothers, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan saat sedang melakukan pengawasan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Para pengeroyok wanita itu diduga dalam keadaan mabuk.

Nurcahya menceritakan, awalnya ia dan sejumlah elemen masyarakat setempat sedang melakukan patroli dan pengawasan di sekitar Jalan Antasari pada Kamis (10/12/2020) malam.

Sekitar pukul 00.20 Jumat (11/12/2020) dini hari, ia berencana kembali ke kantor Kelurahan sambil memantau sekitar. Ia lantas mengarah ke Jalan Pelita tempat pembangunan saluran air untuk memastikan prosesnya sudah berjalan sejauh mana.

"Sampai di titik terakhir tepat berada di depan saluran itu saya mendengar hiruk-pikuk suara gegap-gempita orang bernyanyi-nyanyi yang ramai, spontanitas saya beserta FKDM dan PPSU dan ketua RT ingin memonitor keadaan di waroeng brothers ini," ujar Nurcahyani kepada wartawan, Jumat (11/12).

Nurcahyani menjelaskan, sebenarnya waroeng brothers sudah berulang kali diadukan masyarakat karena kerap membuat keramaian di tengah malam. Wanita itu lantas langsung mencari pemiliknya untuk membicarakan hal ini, bukan untuk membubarkan kerumunannya.

"Saya sampai bertanya kepada karyawannya di dapur, 'mana pak Feri', karena saya tahu pemiliknya namanya pak Feri," tuturnya.

Ia akhirnya bertemu dengan Feri pemilik kafe itu. Nurcahya mengatakan tidak boleh ada kerumunan terlebih lagi sudah dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Namun karena situasi tidak kondusif, Nurcahya mengajak Feri ke kantornya untuk membicarakannya. Bukannya ikut, Feri disebutnya tak mau karena sudah lewat jam kerja Pegawai Negeri Sipil/PNS.

"Pengunjung akhirnya terprovokasi jam kerjaan pemerintahan hanya jam 08.00 sampai jam 15.00 WIB. Saya bilang ya sudahlah kalau memang tidak mau," katanya.

baca juga

Karena sudah mulai ribut, Nurcahya dan petugas lainnya hendak kembali pulang. Nahas, pengunjung tak membiarkannya dan malah mengejar serta memukul ibu Lurah itu.

"Saya memilih pulang dan pergi tapi saya dikejar, jadi pemukulan itu sendiri penganiayaan saya adanya di jalan raya," ujar Nurcahya.

Nurcahya mengaku tak mengetahui siapa saja yang memukulinya karena begitu ramai. Kendati demikian ia meyakini pengunjung yang mengeroyoknya dalam pengaruh minuman alkohol.

"Ya karena mulutnya tercium aroma miras," katanya.

Nurcahya lantas mengalami luka lebam di bagian pipi. Kasus ini juga sudah ditangani oleh kepolisian.

"Kalau luka saya hanya ini yah di pipi lebam, wajah saya di ini, besoknya terasa sakit sama luka kuku di sini itu-itu saja. Kalau saya semuanya saya serahkan ke pihak berwajib prosesnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apes! Pengemudi Mobil ini Tabrak 16 Sepeda Motor yang Terpakir

Apes! Pengemudi Mobil ini Tabrak 16 Sepeda Motor yang Terpakir

News | Selasa, 08 Desember 2020 | 16:39 WIB

Iyut Bing Slamet Ditangkap Polisi Terkait Kepemilikan Narkoba

Iyut Bing Slamet Ditangkap Polisi Terkait Kepemilikan Narkoba

Riau | Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:02 WIB

Masih Ada 5 Persen Listrik di Daerah Jakarta Selatan Padam, Ini Daftarnya

Masih Ada 5 Persen Listrik di Daerah Jakarta Selatan Padam, Ini Daftarnya

Jakarta | Selasa, 01 Desember 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:01 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB