Soal Polemik Hukum Ucapan Selamat Natal, Abdillah Toha Sindir Ustaz Siapa?

Rifan Aditya , Hernawan

Jum'at, 25 Desember 2020 | 07:42 WIB
Soal Polemik Hukum Ucapan Selamat Natal, Abdillah Toha Sindir Ustaz Siapa?
Abdillah Toha (Twitter).

Suara.com - Menjelang dan saat momen perayaan Natal tiba, perdebatan soal seorang muslim boleh atau tidak mengucapkan 'selamat Natal' kerap kali mencuat.

Eks Politisi PAN, Abdillah Toha pun merasakan perdebatan yang menurut dia ribet dan sudah terlalu berlarut-larut.

Abdillah Toha menyindir sebagian ustaz di Indonesia yang kerap kali mengingatkan bahwa Umat Islam haram hukumnya mengucapkan selamat natal karena hukumnya haram.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Abdillah Toha lewat jejaring Twitter miliknya, Kamis (24/12/2020), saat malam Natal tiba.

Abdillah Toha tampak mempertanyakan apakah ustaz yang acap kali menyerukan agar Umat Islam tidak mengucapkan selamat Natal itu tidak bosan terus menerus begitu.

"Tiap Desember sebagian ustaz di sini mengingatkan umat bahwa mengucapkan Selamat Natal hukumnya haram atau syirik," kata Abdillah Toha seperti dikutip Suara.com.

"Kok gak bosan-bosan ya?" ujarnya melanjutkan.

Abdillah Toha kemudian membandingkan suasana menjelang Natal di Indonesia dengan negara lainnya, terkhusus soal ucapan yang menjadi polemik.

Kata Abdillah Toha, muslim di belahan dunia lain tidak seribet di Indonesia perihal boleh tidaknya ucapan selamat natal.

baca juga

Abdillah Toha mengatakan, bukannya lebih baik mengingatkan Umat Islam bahwa korupsi itu haram.

Mengingat apabila kilas balik paruh kedua tahun 2020 ini, ada dua menteri Presiden Jokowi yang tersandung kasus korupsi.

"Rasanya di negeri Muslim lain tidak ribet seperti di sini," cetus Abdillah Toha membandingkan soal perdebatan ucapan selamat natal.

"Apa tidak lebih baik setiap bulan atau setiap hari mengingatkan umat bahwa korupsi itu haram?" tandasnya.

Cuitan Abdillah Toha Soal Polemik Ucapan Selamat Natal (Twitter).
Cuitan Abdillah Toha Soal Polemik Ucapan Selamat Natal (Twitter).

Perdebatan Ucapan Selamat Natal Hanya Terjadi di Asia Tenggara Khususnya Indonesia

Perdebatan hukum ucapan selamat natal hanya terjadi di kawasan Asia Tenggara khususnya di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Quraish Shihab.

Sementara di kalangan ulama asal Timur Tengah, tradisi saling mengucapkan selamat dan saling mengunjungi nyatanya dilakukan juga oleh pimpinan Al-Azhar Mesir.

"Apakah mereka salah dan sesat? Saya menduga keras bahwa ulama-ulama itu jauh lebih mengerti agama dan lebih bijaksana daripada mereka yang mengharamkan ucapan Selamat Natal, apalagi menyesatkan siapa yang membolehkan mengucapkan Selamat Natal itu. Semoga hidayah Allah tercurah kepada kita semua," kata Quraish Shihab

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Ucapkan Selamat Natal: Semoga Kedamaian Iringi Langkah Kita

Kapolri Ucapkan Selamat Natal: Semoga Kedamaian Iringi Langkah Kita

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 23:23 WIB

Bolehkah Muslim Ucapkan Natal? Ini Penjelasan Quraish Shihab

Bolehkah Muslim Ucapkan Natal? Ini Penjelasan Quraish Shihab

Jawa Tengah | Jum'at, 25 Desember 2020 | 06:10 WIB

Selamat Natal! Yuk Kenali Diri Lewat Tes Kepribadian Pohon Natal Favorit!

Selamat Natal! Yuk Kenali Diri Lewat Tes Kepribadian Pohon Natal Favorit!

Lifestyle | Jum'at, 25 Desember 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×