Jakarta Terima 120 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, DPRD DKI: Sebenarnya Kurang

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 08 Januari 2021 | 15:09 WIB
Jakarta Terima 120 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, DPRD DKI: Sebenarnya Kurang
Ilustrasi--Petugas Bio Farma melakukan bongkar muat vaksin COVID-19 Sinovac setibanya di Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kamis (7/1/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerima sekitar 120 ribu dosis vaksin Covid-19. Namun, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menyebut jumlah vaksi Sinovac dari Tiongkok yang diterima kurang.

Dalam pelaksanaan tahap satu vaksinasi, target penerimanya adalah para tenaga kesehatan (nakes). Ia menyatakan jumlah nakes di Jakarta saat ini adalah 131 ribu.

"Sebetulnya kurang, karena ada 131 ribu nakes," ujar Zita kepada wartawan, Jumat (8/1/2021).

Zita juga menyebut harusnya vaksin yang diterima adalah 262 ribu vaksin berdasarkan jumlah nakes. Sebab, satu petugas harus disuntikan dua kali agar imunisasi efektif.

"Butuh 262 ribu dosis idealnya, sebab satu orang disuntik dua kali selang 14 hari. Mungkin bertahap," jelasnya.

Meski pada tanggal 7 Januari kemarin vaksin sudah diterima Dinas Kesehatan, sampai sekarang belum diketahui kapan penyuntikan akan dimulai. Namun Zita tak mempermasalahkannya karena prosedur harus dilengkapi demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"Memang vaksinisasi tidak boleh dilakukan sebelum ada Emergency Use Authorization, atau izin penggunaan darurat dari BPOM. Kita harus tunggu uji klinisnya dulu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Pfizer dan BioNTech Disebut Mampu Atasi Varian Baru Covid-19

Vaksin Pfizer dan BioNTech Disebut Mampu Atasi Varian Baru Covid-19

Lampung | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:53 WIB

Singapura Mulai Program Vaksinasi Covid-19, Suntikan Pertama untuk PM Lee

Singapura Mulai Program Vaksinasi Covid-19, Suntikan Pertama untuk PM Lee

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 13:25 WIB

Heboh Vaksin Sinovac Disebut Bisa Buat Penis Membesar, Begini Kata Ahli

Heboh Vaksin Sinovac Disebut Bisa Buat Penis Membesar, Begini Kata Ahli

Jogja | Jum'at, 08 Januari 2021 | 13:04 WIB

Kabar Gembira, Vaksin Covid-19 Pfizer Berpotensi Cegah Varian Baru Corona

Kabar Gembira, Vaksin Covid-19 Pfizer Berpotensi Cegah Varian Baru Corona

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:43 WIB

Terkini

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:20 WIB

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×