Jika Jadi Kapolri, Listyo Sigit Tak Mau Polisi Tilang Pengendara di Jalanan

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 20 Januari 2021 | 11:53 WIB
Jika Jadi Kapolri, Listyo Sigit Tak Mau Polisi Tilang Pengendara di Jalanan
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis saat hendak mengikuti fit and propert test di DPR. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo memiliki keinginan untuk membangun dan mengubah mekanisme tilang menjadi serba elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Hal itu bertujuan menghindari adanya penyimpangan personel Polri dalam menjalankan tugas.

Keinginan Listyo itu ia sampaikan saat pemaparan visi dan misi dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon kapolri di Komisi III DPR.

"Khusus di bidang lalu lintas secara bertahap akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik atau ETLE. Bertujuan untuk mengurangi proses penilangan guna menghindari penyimpangan saat anggota melaksamakan proses tersebut," kata Listyo, Rabu (20/1/2021).

Listyo mengaharapkan dengan penerapan sistem ETLE secara merata untuk mengatur lalu lintas, nantinya tidak ada lagi penilangan secara langsung di jalan oleh anggota polisi.

"Jadi ke depan saya harapkan anggota lalu lintas turun di lapangan, mengatur lalu lintas tidak perlu melakukan tilang. Kita harapkan menjadi ikon perubahan perilaku Polri," kata Listyo.

Sebelumnya, Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri saat ini solid terkait dirinya yang kini menjadi calon Kapolri. Hal itu disampaikan Listyo saat mengawali uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI.

Listyo bahkan menyebutkan sejumlah petinggi Polri lintas angkatan yang ikut mendampingi dirinya menjalani fit and proper test hari ini.

"Sebelum kami memulai, mohon izin dalam kegiatan uji kelayakan ini kami laporkan bahwa kami didampingi oleh bapak Wakapolri, bapak Kabarpolri, bapak Kamdiklat Polri, Kadiv Propam, kemudian Kapolda Aceh, Kapolda Sulut, kemudian ada Ibu Ida Utari, kemudian junior kami Harisonta Kapolres, kemudian staf kami dan dua operator," kata Listyo, Rabu (20/1/2021).

Karena kehadiran pejabat Polri lintas generasi baik yang menjadi senior Listyo maupu juniornya tersebut, Listyo memastikan kepada Komisi III bahwa institusi Polri tetap solid.

baca juga

"Mohon izin bapak, yang hadir mendampingi kami ini susunannya adalah urutan senior mulai dari (angkatan) '87, '88, '89, '90. Kami sendiri '91 beserta letting kami. Dan adek-adek kami. Jadi mohon ini bahwa saat ini Polri Solid, pak," kata Listyo.

Sementara itu sebelumnya rapat fit and proper tesr dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR Herman Herry.

"Adapun kegiatan yang dilaksanakan calon kapolri menyampaikan arah kebijakan kapolri, diaolg dan tanya jawab, kemudian tanda tangan surat pernyataan yang disiapkan Komisi III dan surat itu diserahkan kepada kami. Pandangan fraksi-fraksi atau pengambilan keputusan persetujuan atau penolakan usul pengangkatan calon kapolri yang diajukan presiden," tutur Herman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:33 WIB

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:31 WIB

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar

Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Arif Rahman Resmi Pimpin Petani NasDem, Bidik Kesejahteraan Petani dan Nelayan

Arif Rahman Resmi Pimpin Petani NasDem, Bidik Kesejahteraan Petani dan Nelayan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×