Pribadi Pendiam Bikin Listyo Tak Informatif, Pengamat: Kapolri Butuh Jubir

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 24 Januari 2021 | 13:58 WIB
Pribadi Pendiam Bikin Listyo Tak Informatif, Pengamat: Kapolri Butuh Jubir
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat mendatangi gedung DPR RI. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pengamat Teroris Ridwan Habib memandang pribadi Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang cukup pendiam mengakibatkan pernyataan yang disampaikan Listyo ke publik menjadi kurang informatif.

Hal itu disampaikan Ridwan menanggapi rencana Listyo menghidupkan kembali Pam Swakarsa yang dikatakan saat fit and proper test di Komisi III. Rencana itu yang kemudian menuai pro dan kontra di publik.

"Tapi tantangannya memang dari sisi pembahasaan saya lihat pak kapolri baru ini sangat halus ya barangkali karena beliau cukup pendiam. Jadi kurang menurut saya sih kurang informatif ya, bukan beliau tidak menguasai masalah," kata Ridwan dalam diskusi daring, Minggu (24/1/2021).

Ridwan meyakini bahwa Listyo sebagai kapolri terpilih tentunya memahami dan menguasi masalah serta solusi penyelesaiannya. Hanya saja, kemampuan Listyo untuk menjabarkan isi kepalanya menjadi pernyataan luas untuk publik dirasa kurang.

"Saya yakin beliau menguasai masalah. Tetapi beliau tipenya pendiam jadi bukan orang yang suka bicara begitu. Jadi barang kali perlu didampingi kadivhumas atau juru bicara yang lebih bisa membahasakan ide-ide brilian beliau ke publik," ujar Ridwan.

Di sisi lain, Ridwan justru menilai positif apabila ke depan Listyo tidak banyak berbicara di hadapan publik.

"Dan memang keren sih kalau kapolri yang enggak banyak bicara itu menurut saya keren. Artinya ya diam-diam saja. Perintah tinggal tanda tangan, perintah tinggal telepon," ujar Ridwan.

Sebelumnya, Ridwan memgatakan penggunaan istilah Pam Swakarsa yang ingin dihidupkan kembali oleh Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menimbulkan trauma di kalangan masyarakat. Sebab istilah tersebut mengingatkan masyarakat pada era masa lalu.

Di mana, Pam Swakarsa saat itu praktiknya memang difungsikan untuk menggebuk masyarakat.

baca juga

"Cuma kemudian bahasanya saja yang saya kira menimbulkan traumatik gitu ya, menimbulkan traumatik di era dulu tahun '99. Karena kalau dulu Pam Swakarsa kan kita teringat ada orang kumpul-kumpul bawa pentungan terus mukulin demonstran gitu kan, itu dulu itu dulu tahun 1999 lah waktu sidang istimewa itu," kata Ridwan dalam diskusi daring, Minggu (24/1/2021).

Padahal menurut Ridwan, apa yang diinginkan Listyo untuk menghidupkan kembali Pam Swakarsa tidak seperti zaman dulu. Ridwan menjelaskan Pam Swakarsa yang dikehendaki Polri di era kepemimpinan Listyo ialah emmaksimalkan potensi pengamanan yang sudah ada, semisal satuan pengamanan atau satpam, siskamling di tengah masyarakat hingga forum komunikasi masyarakat polisi (FKPM)

"Tetapi yang dimaksud dalam peraturan itu bukan seperti itu. Itu adalah pemberdayaan dari satuan pengamanan teman-teman satpam. Ada namanya forum komunikasi polisi masyarakat, FKPM itu. Jadi semacam kemitraan lah forum kemitraan masyarakat dengan polisi.

Bentuk kemitraan itu nantinya digalang oleh kepolisian setempat. Sehingga, kata Ridwan nantinya masyarakat dapat memberikan informasi kepada polisi tentang situasi keamanan di wilayahnya.

"Jadi misalmya apakah ada kerumunan, apakah ada tawuran, apakah ada kejahatan itu nanti teman-teman di FKPM, teman-teman di forum kemitraan itu nani bisa lapor lewat HT. Biasanya teman-teman pakai HT dan ini menurut saya bagus ya bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan," kata Ridwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Istilah Pam Swakarsa Timbulkan Trauma, Tapi Tidak Perlu Khawatir

Pengamat: Istilah Pam Swakarsa Timbulkan Trauma, Tapi Tidak Perlu Khawatir

News | Minggu, 24 Januari 2021 | 12:09 WIB

10 Rencana Komjen Listyo Sigit Sebagai Kapolri

10 Rencana Komjen Listyo Sigit Sebagai Kapolri

News | Sabtu, 23 Januari 2021 | 18:56 WIB

Wajibkan Polisi Belajar Kitab Kuning, MUI: Polisi Jangan Sampai Jadi Santri

Wajibkan Polisi Belajar Kitab Kuning, MUI: Polisi Jangan Sampai Jadi Santri

Surakarta | Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:58 WIB

Polisi Belajar Kitab Kuning, Ketua MUI: Jangan Malah Ambilalih Tugas Kiai

Polisi Belajar Kitab Kuning, Ketua MUI: Jangan Malah Ambilalih Tugas Kiai

Hits | Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:21 WIB

Komentari Polri, Ketua MUI Sumbar: Baca Kitab Kuning Bukan Tugas Polisi!

Komentari Polri, Ketua MUI Sumbar: Baca Kitab Kuning Bukan Tugas Polisi!

Banten | Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:37 WIB

PT LIB: Kami Akan Bersurat ke Kapolri Baru

PT LIB: Kami Akan Bersurat ke Kapolri Baru

Bola | Jum'at, 22 Januari 2021 | 22:13 WIB

Istana Terima Surat Pengangkatan Kapolri Terpilih Listyo Sigit dari DPR

Istana Terima Surat Pengangkatan Kapolri Terpilih Listyo Sigit dari DPR

News | Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:19 WIB

Terkini

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×