Soal Banjir Jakarta, Ade Armando: Gubernur Tak Berkualitas, Cuma Pencitraan

Rifan Aditya , Hernawan

Sabtu, 13 Februari 2021 | 14:28 WIB
Soal Banjir Jakarta, Ade Armando: Gubernur Tak Berkualitas, Cuma Pencitraan
Ade Armando (YouTube/CokroTV).

Suara.com - Dosen Universitas Indonesia (UI) sekaligus pengamat politik, Ade Armando menyoroti penyebab terjadinya banjir di DKI Jakarta.

Ade Armando menyoroti pemberitaan yang menyebut salah satu penyebab utama banjir di Jakarta tidak hanya luapan sungai saja.

Akan tetapi, sistem drainase yang tidak berfungsi pun juga menambah daftar penyebab DKI Jakarta banjir.

Menyoroti persoalan tersebut, Ade Armando melempar sindiran menohok bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sindiran itu diutarakan Ade Armando lewat jejaring Twitter miliknya, @adearmando1 pada Sabtu (13/2/2021).

"Penyebab utama banjir besar yang melanda Jakarta ternyata bukan karena luapan sungai, tapi karena tidak berfungsinya drainase," tulis Ade Armando seperti dikutip Suara.com.

Ade Armando menambahkan, hal tersebut tidak terlepas dari sosok seorang gubernur yang bertugas membenahi daerahnya.

Kata dia, Gubernur DKI Jakarta tidak berkualitas dan sibuk pencitraan.

"Ini terjadi karena DKI punya Gubernur yang tidak berkualitas dan lebih sibuk membangun pencitraan diri," tandas Ade Armando keras.

baca juga
Ade Armando soal banjir Jakarta (Twitter/Adearmando1).
Ade Armando soal banjir Jakarta (Twitter/Adearmando1).

Dalam cuitannya, Ade Armando menyematkan tautan berita tahun lalu yang mengabarkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut banjir di DKI Jakarta mayoritas disebabkan oleh sistem drainase yang tidak berfungsi.

Berdasarkan survei PUPR, hanya sekitar 35 persen saja yang disebabkan oleh adanya luapan air sungai.

"Dari 83 lokasi banjir yang kami survei di DKI Jakarta, kami memperoleh 71 titik banjir disebabkan oleh drainase yang tidak berfungsi," ungkap Kasubdit Perencanaan Direktorat Sungai dan Pantai PUPR Bambang Heri Mulyono dalam konferensi pers "Penanggulangan Bencana" di Graha BNPB, Jumat 28 Februari 2020.

Sementara itu, banjir baru-baru ini kembali menggenangi sebagian wilayah DKI Jakarta.

Banjir di Jakarta akhirnya surut sepenuhnya setelah tiga hari air menggenang rumah warga. Namun penanganan ini jauh melampaui target. Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menargetkan air surut dalam waktu enam jam. Namun ternyata kali ini perlu tiga hari sampai dinyatakan surut sepenuhnya.

Surutnya banjir di Jakarta ini diumumkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Sabdo Kurnianto. Ia menyatakan pada Rabu (10/2) siang, air yang masuk ke pemukiman warga sudah surut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Raffi Ahmad Dijagokan Maju di Pilkada Jakarta, Ini Alasannya

Sosok Raffi Ahmad Dijagokan Maju di Pilkada Jakarta, Ini Alasannya

Jabar | Sabtu, 13 Februari 2021 | 13:32 WIB

Raffi Ahmad dan Agnes Mo Dilirik PKB jadi Cagub Jakarta

Raffi Ahmad dan Agnes Mo Dilirik PKB jadi Cagub Jakarta

Video | Sabtu, 13 Februari 2021 | 10:24 WIB

Alasan Raffi Ahmad Dijagokan Lawan Anies: Tidak Sombong

Alasan Raffi Ahmad Dijagokan Lawan Anies: Tidak Sombong

Jakarta | Sabtu, 13 Februari 2021 | 09:07 WIB

Terkini

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:06 WIB

×