Soal Partai Demokrat, John: Demi Tuhan, SBY Tak Berkeringat Sama Sekali

Rifan Aditya , Hernawan

Selasa, 02 Maret 2021 | 11:55 WIB
Soal Partai Demokrat, John: Demi Tuhan, SBY Tak Berkeringat Sama Sekali
Mantan Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Sekretariat Presiden)

Suara.com - Politikus Senior yang dipecat secara tidak hormat dari Partai Demokrat, Jhoni Allen Marbun mengatakan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingkari fakta sejarah.

Dengan bersaksi atas nama Tuhan, Jhoni Allen mengatakan SBY tidak sama sekali berkeringat atau bahkan mendarah-darah demi berdirinya Partai Demokrat.

Hal itu diutarakan oleh John Allen dalam video berdurasi sembilan menit yang ramai tersebar di berbagai platform media sosial. Salah satunya dibagikan lewat saluran YouTube Sidoel Jak.

Jhoni Allen angkat bicara soal Partai Demokrat yang menurutnya kini dikenal sebagai partai dinasti dan oligarki. Kata dia, hal itu mulai dirasakan sejak KLB Partai Demokrat pertama di Bali pada 2013.

"Bapak SBY menjadi Ketua Umum dan anak kandungnya Edhi Baskoro Yudhoyono sebagai Sekjen. Ini baru pertama kali di Indonesia bahkan di dunia yang mana pengurus Partai Politik, bapaknya ketum dan anaknya sekjen," papar Jhoni seperti dikutip Suara.com.

John Allen soal SBY dan Partai Demokrat
John Allen soal SBY dan Partai Demokrat

"Sejatinya SBY telah melakukan pengingkaran fakta sejarah lahirnya Partai Demokrat," sambungnya dilanjutkan dengan menjelaskan proses terbentuknya Partai Demokrat.

Jhoni Allen kemudian bersumpah atas nama Tuhan bahwa SBY tidak terlibat dalam pembentukan Partai Demokrat sebagaimana klaim beredar.

Dia menjelaskan bahwa SBY baru bergabung dengan Partai Demokrat setelah verifikasi KPU, selepas memasukkan Anie Yudhoyono sebagai salah satu wakil Ketua Umum.

"Demi Tuhan saya bersaksi, SBY tidak berkeringat sama sekali apalagi mendarah seperti pernyataan di berbagai kesempatan," tegas Jhoni.

baca juga

"SBY bergabung dengan Partai Demokrat setelah verifikasi KPU, setelah memasukkan Almarhumah Ani Yudhoyono sebagai salah satu wakil Ketum dan hanya menjumbang 100 juta. SBY setelah mundur dari kabinet Megawati baru muncul di Bogor," lanjut dia yang mengaku menjadi ketua panitia kala itu.

Melihat hal tersebut, Jhoni Allen menegaskan bahwa SBY bukan pendiri Partai Demokrat. Justru dia menuding SBY melakukan kudeta terhadap Anas Urbaningrum.

SBY - Anas Urbaningrum

Jhoni Allen menuding SBY melakukan kudeta terhadap posisi ketua umum Demokrat yang kala itu dipimpin Anas Urbaningrum, sekitar tahun 2013.

Jhoni menceritakan, SBY selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat kala itu membentuk presidium untuk menanggapi Anas Urbaningrum yang terbelit kasus hukum tapi belum berstatus sebagai tersangka. Anas kala itu duduki jabatan sebagai ketum partai hasil Kongres II Demokrat di Bandung 2010.

"SBY selaku ketua dewan pembina PD dan juga Presiden RI mengambil kekuasaan Anas Urbaningrum dengan cara membentuk Presidium dimana ketuanya SBY, wakil ketua Anas Urbaningrum yang tidak memiliki fungsi lagi menjalankan roda partai Demkrat sebagai Ketum. Inilah kudeta yang pernah terjadi di PD," kata Jhoni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Dituding Kudeta Anas Urbaningrum, Begini Respon Demokrat

SBY Dituding Kudeta Anas Urbaningrum, Begini Respon Demokrat

News | Senin, 01 Maret 2021 | 14:32 WIB

Cara SBY Rekayasa Kongres Demokrat Sampai Usir Peserta, Versi Jhoni Allen

Cara SBY Rekayasa Kongres Demokrat Sampai Usir Peserta, Versi Jhoni Allen

Banten | Senin, 01 Maret 2021 | 13:24 WIB

Jhoni Allen Bongkar SBY Rekayasa Kongres Demokrat 2020, AHY Jadi Ketum

Jhoni Allen Bongkar SBY Rekayasa Kongres Demokrat 2020, AHY Jadi Ketum

Bogor | Senin, 01 Maret 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

×