Ditemukan Hiu yang Bersinar dalam Gelap di Perairan Selandia Baru

Siswanto, BBC

Rabu, 03 Maret 2021 | 17:21 WIB
Ditemukan Hiu yang Bersinar dalam Gelap di Perairan Selandia Baru
BBC

Suara.com - Para ilmuwan mengatakan mereka telah menemukan tiga spesies hiu laut dalam di perairan Selandia Baru yang dapat bersinar di dasar laut yang gelap.

Spesies tersebut dikumpulkan dari Chatham Rise — sebuah area dasar laut di sebelah timur Selandia Baru — pada Januari tahun lalu, ungkap penelitian tersebut.

Salah satunya, hiu sirip layang-layang (kitefin shark), yang saat ini menjadi vertebrata bercahaya terbesar yang diketahui dan panjangnya dapat mencapai hingga 180cm.

Bioluminescence — emisi cahaya yang dihasilkan oleh makhluk hidup karena adanya reaksi kimia tertentu — juga dikonfirmasi ada padablackbelly lanternshark dan south lanternshark.

Ketiga spesies tersebut sudah diketahui oleh para ahli biologi kelautan, namun ini adalah pertama kalinya fenomena bioluminescence diidentifikasi ada di dalamnya.

Meskipun banyak hewan laut — serta beberapa serangga seperti kunang-kunang — menghasilkan cahayanya sendiri, ini adalah pertama kalinya ditemukan pada hiu yang lebih besar.

Para peneliti menduga bagian bawah hiu yang bercahaya dapat membantu mereka bersembunyi dari predator atau ancaman lain yang berada di bawah mereka.

Mereka mengatakan bioluminescence dicapai melalui ribuan photophores (sel penghasil cahaya) yang terletak di dalam kulit hiu.

Ketiga spesies yang diteliti mendiami ruang yang disebut zona mesopelagik, acap disebut zona senja, yang berkisar dari kedalaman 200 meter hingga 1.000 meter — kedalaman maksimum yang dapat ditembus oleh sinar matahari.

baca juga

Spesies ini menghadapi lingkungan tanpa tempat untuk bersembunyi, sehingga diperlukan kontra iluminasi sebagai bentuk kamuflase, demikan penjelasan para peneliti.

Dalam studi tersebut, para ilmuwan dari Université Catholique de Louvain di Belgia dan Institut Penelitian Air dan Atmosfer Nasional di Selandia Baru menjelaskan pentingnya Bioluminescence bagi makhluk laut.

"Ini sering dilihat sebagai peristiwa spektakuler, tidak biasa di laut, tetapi mengingat betapa luasnya laut dalam dan keberadaan organisme bercahaya di zona ini, kini semakin jelas bahwa menghasilkan cahaya di kedalaman harus memainkan peran penting dalam ekosistem terbesar di planet kita".


Anda mungkin juga tertarik:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

×