Jejak Gelap Eritrea Dalam Perang Ethiopia

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 10 Maret 2021 | 12:09 WIB
Jejak Gelap Eritrea Dalam Perang Ethiopia
DW

Suara.com - Dendam lama diyakini mendorong Eritrea mencampuri konflik di Etiopia. Atas undangan Addis Ababa, Eritrea perlahan memperluas wiayah teritorialnya di Tigray, dengan mengorbankan warga sipil.

Ketika Eritrea, salah satu negara paling represif di dunia, mengirimkan pasukannya melintasi kawasan perbatasan di utara Tigray, pemantau internasional dan warga lokal melaporkan salah satu delik kejahatan kemanusiaan paling kejam dalam perang saudara di Etiopia.

Tentara dari negeri jiran itu dituduh melakukan pembantaian di sejumlah lokasi, dan menyisakan kerusakan yang kian memanaskan konflik.

Eritrea adalah musuh bebuyutan Fron Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF). Partai yang memiliki angkatan perangnya sendiri itu menguasai politik Etiopia selama hampir tiga dekade, sebelum terdepak ketika Abiy Ahmed menjadi perdana menteri pada 2018.

Eritrea dan TPLF sempat menjalin koalisi pada 1991. Saat itu gerilayawan pemberontak Eritrea membantu TPLF menggusur diktatur Mengistu Hailemariam.

Tapi setelah Eritrea memerdekakan diri dari Etiopia pada 1993, kedua negara mulai bersitegang ihwal kawasan perbatasan dan jalur dagang.

Awal perpecahan

Pada Mei 1998, pemerintah di Asmara mengirimkan pasukan melintasi perbatasan dan menduduki kota Badme di Tigray.

Invasi itu disambut perlawanan oleh milisi TPLF, yang mendapat pasokan senjata dari pemerintah Etiopia.

baca juga

Pemilihan Abiy pada 2018 memicu perubahan dramatis dalam hubungan dengan jiran di utara.

Hanya dalam beberapa pekan, dia dan Presiden Isaias Afwerki menandatangani deklarasi damai. Perang yang menewaskan sekitar 80.000 orang itu berakhir pada Desember 2000.

Tapi kecurigaan dan rasa tidak percaya antara Eritrea dan TPLF menetap. Perjanjian damai yang dijalin Etiopia dan Eritrea menempatkan TPLF dalam posisi sulit, terapit di antara musuh di utara dan sekutu yang dianggap membelot di Addis Ababa.

Tapi perdamaian yang melambungkan nama Abiy sampai memenangkan Nobel Perdamaian pada 2019 itu membuahkan ketegangan baru dengan Tigray.

Sang perdana menteri melihat TPLF sebagai hambatan utama bagi kebijakan reformasinya.

TPLF akhirnya keluar dari pemerintahan setelah Abiy membubarkan koalisi dan menggelar pemilihan umum.

Kejahatan perang

Perang yang dilancarkan Abiy di Tigray turut mengundang campur tangan Eritrea, Bahkan otoritas lokal yang ditunjuk Addis Ababa mengakui keberadaan militer jiran dan meminta agar mereka dipulangkan.

Namun begitu, kedua negara membantah keberadaan serdadu Eritrea di Tigray. Organisasi HAM Amnesty International mengatakan pasukan Eritrea membunuh ratusan penduduk di kota Axum.

Adapun kantor berita AFP melaporkan, sebanyak 164 penduduk tewas dibantai di desa Dengolat, menurut catatan gereja lokal.

Roland Marchal, pengamat Afrika di Pusat Riset Internasional di Paris, Prancis, menilai Eritrea berusaha mendulang untung dengan "menduduki wilayah yang mereka klaim dan memulangkan paksa pengungsi Eritrea karena dianggap sebagai ancaman.

Sebelum perang, Tigray menampung 100.000 pengungsi Eritrea yang melarikan diri dari kejaran pemerintah di Asmara.

PBB melaporkan, dua kamp yang menampung para pengungsi kini sudah hancur.

Marchal meyakini Eritrea tidak cuma ingin membalas dendam.

"Jika Anda lihat apa yang mereka lakukan di Eritrea, ada dorongan untuk menjatuhkan hukuman kolektif,” kata dia.

"Mereka sibuk mencari ganti rugi dengan membantai populasi warga sipil.” rzn/hp (afp, rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA

Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:24 WIB

5 Fakta Eritrea, Negara yang Hanya Memiliki Satu Presiden hingga Saat Ini

5 Fakta Eritrea, Negara yang Hanya Memiliki Satu Presiden hingga Saat Ini

Your Say | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:46 WIB

Terkini

Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah

Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Gods With Badges: Game Taktis di Mana Kamera Polisi Menentukan Nasibmu!

Gods With Badges: Game Taktis di Mana Kamera Polisi Menentukan Nasibmu!

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Motor Cruiser Murah Harley-Davidson Siap Meluncur: Intip Desain, Spesifikasi, dan Bocoran Harganya

Motor Cruiser Murah Harley-Davidson Siap Meluncur: Intip Desain, Spesifikasi, dan Bocoran Harganya

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Dua Koper Bikin Curiga! Petugas YIA Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster ke Batam

Dua Koper Bikin Curiga! Petugas YIA Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster ke Batam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Penampakan Istana IKN Disindir Media Asing: Hilang Ditelan Kabut Asap Karhutla

Penampakan Istana IKN Disindir Media Asing: Hilang Ditelan Kabut Asap Karhutla

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Kejutan Survei SMRC: Elektabilitas Gibran dan AHY Sukses Salip Prabowo Subianto

Kejutan Survei SMRC: Elektabilitas Gibran dan AHY Sukses Salip Prabowo Subianto

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Pemberlakukan Tidak Naik Kelas Bagi Siswa Mulai Diterapkan 2027

Pemberlakukan Tidak Naik Kelas Bagi Siswa Mulai Diterapkan 2027

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:47 WIB

4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing

4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Hadiri Muktamar Al Khairiyah di Cilegon, Mardiono Bahas Swasembada Pangan

Hadiri Muktamar Al Khairiyah di Cilegon, Mardiono Bahas Swasembada Pangan

Banten | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:41 WIB

×