Fakta-Fakta Pesawat Poseidon Milik AS, Bantu Cari KRI Nanggala-402

Farah Nabilla

Minggu, 25 April 2021 | 07:58 WIB
Fakta-Fakta Pesawat Poseidon Milik AS, Bantu Cari KRI Nanggala-402
Ilustrasi pesawat P-8 Poseidon.[AFP/Carl Court]

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat mengirimkan pesawat patroli maritim P-8 Poseidon untuk membantu pencarian KRI Nanggala-402. Fakta-fakta Pesawat Poseidon penting diketahui sebagai misi pencarian kapal selam TNI Angkatan Laut yang hilang tersebut di Laut utara Bali.

Apa saja spesifikasi dan fakta pesawat Poseidon-8 miliki Angkatan Laut AS ini?

1. Pesawat Patroli Maritim

Melansir dari laman resmi Boeing P-8 adalah pesawat patrol maritim multi-misi spesialis dalam peperangan anti-kapal selam, peperangan anti-permukaan, intelijen, pengawasan dan pengintaian, serta pencarian dan penyelamatan.

Kapal Selam KRI Nanggala 402 sedang berlayar di Laut Jawa 50 Mil Utara Tuban, Jatim, Selasa (6/5/2014) dalam Latihan Kerjasama Taktis KRI dan Pesawat Udara 2014. [Antara/Eric Ireng]
Kapal Selam KRI Nanggala 402 sedang berlayar di Laut Jawa 50 Mil Utara Tuban, Jatim, Selasa (6/5/2014) dalam Latihan Kerjasama Taktis KRI dan Pesawat Udara 2014. [Antara/Eric Ireng]

Pesawat Poseidon dapat terbang hingga ketinggian lebih dari 41.000 kaki dengan kecepatan bertarung hingga 490 knot.

Poseidon juga dirancang misi ketinggian rendah yang telah terbukti untuk mendukung misi kemanusiaan, pencarian, dan penyelamatan.

2. Kecanggihan Pesawat Pengintai dan Tempur

Pesawat pengintai di lautan ini dilengkapi dua mesin turbo dan CFM56 hingga mampu melaju dengan kecepatan 490 knot dengan daya jelajah hingga 1.200 mil laut.

Untuk misi pertempuran, P-8 Poseidon dilengkapi senjata pendukung perang laut, seperti torpedo, rudal jelajah, bom, serta ranjau propulsi.

baca juga

Pesawat ini juga pernah dioperasikan untuk misi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang jatuh di Samudera Hindia tahun 2014 lalu.

3. Radar Pengintai Maritim

Jenis pesawat canggih ini dilengkapi radar pengintai maritime APS-137D (V) 5 dan sistem SIGINT Intelijen sinyal dikembangkan oleh Raytheon.

Sistem yang dinamai Radar AN/APY-10 ini memiliki kemampuan mode radar aperture sintetis (SAR) untuk pencitraan, deteksi, klasifikasi, serta identifikasi kapal stasioner dan kapal kecil untuk pengawasan pesisir dan darat.

Radar tersebut juga memiliki pencitraan resolusi tinggi untuk citra, deteksi, klasifikasi, dan pelacakan kapal selam yang muncul di permukaan dan kapal kecil yang gerak cepat di perairan pesisir.

Pesawat Poseidon juga dilengkapi senjata P-8A dengan torpedo MK 54 yang mampu menembakkan dari ketinggian.

Pesawat P-8 Poseidon milik AS tergabung dalam misi pencarian KRI 402 Nanggala yang hilang kontak dalam latihan penembakan torpedo pada Rabu (21/4/2021) dini hari. Namun seperti yang telah diketahui, sudah melewati 72 jam, kapal selam berisi 53 awak tersebut telah dinyatakan berstatus sub sink (tenggelam) dan seterusnya menjadi on eternal patrol (berpatroli selamanya). Rest in Peace.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prajurit TNI di Merauke Mendaraskan Doa Bagi KRI Nanggala-402

Prajurit TNI di Merauke Mendaraskan Doa Bagi KRI Nanggala-402

Bali | Minggu, 25 April 2021 | 06:42 WIB

Temuan Serpihan Milik KRI Nanggala-402 Tunjukkan Tekanan Kedalaman Laut

Temuan Serpihan Milik KRI Nanggala-402 Tunjukkan Tekanan Kedalaman Laut

Bali | Minggu, 25 April 2021 | 05:38 WIB

Viral Video Kapal Selam Mengapung, Ternyata Bukan KRI Nanggala-402

Viral Video Kapal Selam Mengapung, Ternyata Bukan KRI Nanggala-402

Bogor | Minggu, 25 April 2021 | 02:45 WIB

KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam

KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam

Foto | Minggu, 25 April 2021 | 05:30 WIB

Ini Sosok Kru KRI Nanggala-402 Lettu Imam Adi yang Viral Diadang Anaknya

Ini Sosok Kru KRI Nanggala-402 Lettu Imam Adi yang Viral Diadang Anaknya

Jatim | Minggu, 25 April 2021 | 03:00 WIB

Pilunya Doa Maia Estianty untuk KRI Nanggala 402: Allah Peluk dalam Kasih

Pilunya Doa Maia Estianty untuk KRI Nanggala 402: Allah Peluk dalam Kasih

Entertainment | Minggu, 25 April 2021 | 03:25 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×