Marak Klaster Kantor Meski Sudah Divaksin, Epidemiolog Sarankan Tetap WFH

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 26 April 2021 | 16:02 WIB
Marak Klaster Kantor Meski Sudah Divaksin, Epidemiolog Sarankan Tetap WFH
Ilustrasi--suana perkantoran. [BBC]

Suara.com - Klaster perkantoran kembali marak terdeteksi di Jakarta meskipun karyawannya sudah divaksin Covid-19, ini bukti bahwa vaksinasi bukan alasan untuk perusahaan sudah mewajibkan kerja dari kantor.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan herd immunity belum terbentuk di Indonesia karena cakupan vaksinasi yang masih rendah, kerja dari rumah harus tetap jadi pilihan utama.

"WFO yang cenderung meningkat ini salah kaprah juga, jadi yang namanya WFH itu tetap harus dijaga, kalau sudah divaksin terus disuruh masuk itu salah, karena harus dipahami bahwa orang yang divaksinasi bukan tidak mungkin terinfeksi," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Senin (26/4/202).

Dicky menyebut sebaiknya perusahaan hanya memasukkan 25 persen pekerja yang esensial, jika bisa full 100 persen akan lebih baik.

"Karena WFH ini intervensi yang paling realistis di Indonesia, pekerja kantoran itu mendapat penghasilan rutin bulanan, sehingga ada jaminan kalau di rumah tidak susah mendapat kebutuhan pokok, beda dengan pekerja harian," ucapnya.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, ada lonjakan ratusan orang positif Covid-19 hanya dalam satu pekan terakhir.

Awalnya pada periode 5-11 April 2021, terdapat 157 orang yang positif Covid-19. Pasien tersebar dari 78 perkantoran di ibu kota.

Namun dalam sepekan jumlah pasien bertambah jadi 425 orang pada periode 5-11 April 2021 di 177 kantor. Artinya ada penambahan 268 pasien dalam sepekan selanjutnya.

Tak hanya itu, dinyatakan juga sebagian besar kasus konfirmasi Covid-19 di perkantoran terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi.  

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Sebut Jam Malam Harusnya se-Jakarta Bukan Cuma di RT Zona Merah

Epidemiolog Sebut Jam Malam Harusnya se-Jakarta Bukan Cuma di RT Zona Merah

Jakarta | Senin, 26 April 2021 | 15:17 WIB

Soal Jam Malam RT Zona Merah, Epidemiolog: Harusnya Seluruh Jakarta

Soal Jam Malam RT Zona Merah, Epidemiolog: Harusnya Seluruh Jakarta

News | Senin, 26 April 2021 | 14:39 WIB

Telah Divaksin, Sepekan 268 Orang Positif di Klaster Perkantoran Jakarta

Telah Divaksin, Sepekan 268 Orang Positif di Klaster Perkantoran Jakarta

News | Senin, 26 April 2021 | 13:44 WIB

Pasca Pandemi, Akankah Perusahaan Tetap Bolehkan WFH?

Pasca Pandemi, Akankah Perusahaan Tetap Bolehkan WFH?

Video | Senin, 26 April 2021 | 09:05 WIB

Terkini

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas  Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06 WIB

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:03 WIB

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:00 WIB

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×