Aliansi BEM SI Aksi di Gedung KPK, Massa Bawa Kain Hitam untuk Tutup Mata Sindir Firli

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 16 Juni 2021 | 17:32 WIB
Aliansi BEM SI Aksi di Gedung KPK, Massa Bawa Kain Hitam untuk Tutup Mata Sindir Firli
Aksi tutup mata yang dilakukan BEM SI di depan Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan. [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/6/2021). Unjuk rasa kali ini berkaitan dengan polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang berujung pada pemecatan puluhan pegawai KPK.

Pantauan Suara.com, massa aksi yang berjumlah puluhan itu tiba di lokasi pada pukul 15.00 WIB. Massa aksi kini telah berbaris rapi di kawasan gedung KPK karena tidak diperbolehkan mendekat ke depan gedung.

Tak jauh dari massa aksi, ada kelompok lain yang turut menggelar aksi massa. Hanya saja, kelompok lain tersebut berunjuk rasa mendukung lembaga antirasuah dalam memecat 75 pegawai yang lolos TWK tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian turut melakukan giat pengamanan. Aparat yang berada di lokasi sejak pagi tadi berdiri di sisi massa yang sedang berorasi.

Dalam hal ini, massa aksi turut membawa kain hitam yang untuk kemudian digunakan sebagai penutup mata. Massa aksi juga tampak berdiri berjarak dalam rangka protokol kesehatan di tengah massa pandemi Covid-19.

Sebelum berorasi, massa aksi sempat menyanyikan yel-yel yang ditujukan pada Ketua KPK, Komjen Firli Bahuri. Dalam yel-yel tersebut, Firli disebut sebagai sosok yang telah mematikan KPK.

"Mana di mana KPK sekarang, KPK sekarang sudah mati. KPK sudah mati, KPK sudah mati. Semua itu gara-gara Pak Firli," demikian sorak nyanyi dari para massa aksi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, disebutkan aksi ini bertajuk "AKSI SELAMATKAN KPK". Adapun polemik TWK yang menjadi tuntutan dari massa aksi.

"Di mana 75 pegawai KPK merupakan pemegang kasus besar di KPK. Dengan dalih TWK, KPK telah melindungi pihak yang merugikan negara," demikian undangan pemberitahuan aksi unjuk rasa tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Seruan Tolak TWK KPK, Koordinator BEM SI Diserang Hacker, WA hingga IG Diretas

Bikin Seruan Tolak TWK KPK, Koordinator BEM SI Diserang Hacker, WA hingga IG Diretas

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 17:26 WIB

Massa BEM SI Tak Bisa Bergerak ke Depan Gedung KPK, Soroti Massa Tandingan Dukung Firli

Massa BEM SI Tak Bisa Bergerak ke Depan Gedung KPK, Soroti Massa Tandingan Dukung Firli

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 17:12 WIB

Pekik Massa BEM SI: Copot, copot, copot Si Firli, Copot Si Firli Sekarang Juga!

Pekik Massa BEM SI: Copot, copot, copot Si Firli, Copot Si Firli Sekarang Juga!

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Pakar Jelaskan Kenapa PHPU Tak Bisa Diajukan Setelah Presiden Dilantik

Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Pakar Jelaskan Kenapa PHPU Tak Bisa Diajukan Setelah Presiden Dilantik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Sinopsis The Lament of Autumn: Pertaruhan Nyawa 10 Hari Demi Keadilan

Sinopsis The Lament of Autumn: Pertaruhan Nyawa 10 Hari Demi Keadilan

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Tumbang dari China, Recurve Beregu Putri Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games 2026

Tumbang dari China, Recurve Beregu Putri Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Ojol Bisa Ajukan KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan, Tapi Tak Otomatis Cair Penuh

Ojol Bisa Ajukan KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan, Tapi Tak Otomatis Cair Penuh

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Yunus Nusi Sampai Turun ke Lapangan Perkara Injury Time 2 Jadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Kemenkeu Sudah Anggarkan Cicilan KDMP ke Himbara, Pencairan Tunggu Audit BPK

Kemenkeu Sudah Anggarkan Cicilan KDMP ke Himbara, Pencairan Tunggu Audit BPK

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Pusat Kebugaran Bertransformasi Jadi Ruang Komunitas

Bukan Sekadar Angkat Beban, Pusat Kebugaran Bertransformasi Jadi Ruang Komunitas

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Sopir Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Diduga Cabuli 4 Santriwati

Sopir Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Diduga Cabuli 4 Santriwati

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia

Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Pemprov DKI Resmi Buka Pendataan KJMU Tahap II 2026, Cek Syaratnya

Pemprov DKI Resmi Buka Pendataan KJMU Tahap II 2026, Cek Syaratnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:22 WIB

×