Jangan Bikin ulah di Tengah PPKM Darurat! Luhut: Ngurus Oksigen Saja Bikin Pusing

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 03 Juli 2021 | 17:22 WIB
Jangan Bikin ulah di Tengah PPKM Darurat! Luhut: Ngurus Oksigen Saja Bikin Pusing
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Antara/Dok Kemenko Kemaritiman dan Investasi)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali meminta kepada seluruh pihak agar tidak dengan sengaja menaikkan harga obat, oksigen hingga membuat berita bohong alias hoaks di tengah angka kasus Covid-19 terus melonjak naik.

Menurut Luhut, melambungnya harga oksigen sudah membuat pusing, sehingga mau tidak mau dia mendengar ada persoalan-persoalan lainnya yang tidak penting. 

Saat jumlah kasus Covid-19 melonjak naik pada beberapa waktu ke belakang, obat dan oksigen menjadi barang yang paling banyak dicari masyarakat. Bukan hal yang aneh ketika itu terjadi, harga yang ditetapkan pedagang pada obat dan oksigen menjadi lebih tinggi dari biasanya. 

Luhut meminta agar seluruh pihak terkait tidak memanfaatkan situasi untuk mengeruk keuntungan sendiri. Terlebih di tengah harga obat dan oksigen melambung, berita-berita bohong alias hoaks juga ikut ditebar oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. 

"Karena itu tidak boleh tadi masalah obat, oksigen, masalah kesehatan, kemudian buat-buat hoaks, buat berita-berita tidak benar, itu akan kami tindak dengan jelas. Karena apa? Karena ini masalah kemanusiaan," kata Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Kesehatan RI, Sabtu (3/7/2021). 

"Kita ngurus oksigen saja sudah pusing karena jumlahnya meningkat sampai 6-7 kali jadi jangan ditambah lagi persoalan-persoalan yang tidak perlu atau mengambil keuntungan dari keadaan ini," tambah Luhut. 

Itu disampaikan Luhut dikarenakan Indonesia belum bisa bernapas lega. Menurutnya kasus Covid-19 akan terus bertambah dalam kurun waktu 2 pekan ke depan. 

"Kenapa? Karena masalah inkubasi daripada varian Covid-19 ini masih jalan. Jadi ini masa kritis kita dua minggu ini," tuturnya. 

Sementara itu, pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) obat yang sering digunakan dalam masa pandemi Covid-19. HET berlaku untuk obat yang dijual di apotik, isolasi farmasi, rumah sakit, klinik dan fasilitas kesehatan yang berlaku di seluruh Indonesia.

baca juga

Luhut berharap agar seluruh pedagang dapat mematuhi aturan itu. Kalau tidak, ia tidak segan bakal memberikan hukuman bagi siapapun yang membandel. 

Bahkan, dia sudah meminta Bareskrim dan Kejaksaan Agung untuk terjun langsung memberantas pedagang-pedagang bandel yang sengaja menaikkan harga obat untuk keuntungan sendiri.

"Mohon nanti Bareskrim dengan Keejaksaan melakukan patroli pengecekan dan tindakan. Enggak usah tanya babibu langsung diproses, langsung dihukum dan izinnya kalau perlu kita cabut."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Prediksi Kasus Covid-19 Akan Merangkak Naik Masa PPKM Darurat

Luhut Prediksi Kasus Covid-19 Akan Merangkak Naik Masa PPKM Darurat

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:48 WIB

Jangan Beli dari Tengkulak! Ini Daftar Lengkap Harga Eceran Tertinggi Obat di Masa Pandemi

Jangan Beli dari Tengkulak! Ini Daftar Lengkap Harga Eceran Tertinggi Obat di Masa Pandemi

Health | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:42 WIB

Luhut Perkirakan Masa Kritis Covid-19 Hingga Dua Pekan ke Depan

Luhut Perkirakan Masa Kritis Covid-19 Hingga Dua Pekan ke Depan

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:37 WIB

Terkini

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

×