Namanya Dikaitan ICW dalam Jejaring Bisnis Ivermectin, Moeldoko: Ngawur dan Menyesatkan!

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 23 Juli 2021 | 11:11 WIB
Namanya Dikaitan ICW dalam Jejaring Bisnis Ivermectin, Moeldoko: Ngawur dan Menyesatkan!
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko / [SuaraSulsel.id / KSP]

Suara.com - Nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sempat disebut oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) dalam peta jejaring bisnis PT Harsen Laboratories, perusahaan farmasi yang bakal memproduksi obat Ivermectin. Terkait itu, Moeldoko dengan tegas membantahnya.

"Itu tuduhan ngawur dan menyesatkan,” kata Moeldoko dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Suara.com, Jumat (23/7/2021).

Berdasarkan hasil penelitian ICW, Moeldoko memiliki keterkaitan dengan salah satu pihak di balik PT Harsen Lab yakni Sofia Koswara. Keduanya diketahui pernah bertemu saat bekerjasama dalam hal ekspor beras.

Adapun kepentingan Moeldoko dalam pertemuan tersebut sebagai ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

"Ini menodai kehormatan saya sebagai ketua HKTI," ujarnya.

Bukan hanya Moeldoko, sang putri Joanina Rachman juga disebut ICW memiliki hubungan bisnis dengan Sofia karena keduanya sama-sama menaruh saham pada satu perusahaan yakni PT Noorpay Nusantara Perkasa. Moeldoko dengan tegas langsung membatahnya lagi.

"Tidak ada urusan dan kerja sama antara anak saya, Jo dengan PT Harsen Lab," tuturnya.

Satu hal yang tidak kalah membuat Moeldoko gerah ialah ketika ICW menyebutkan kalau Joanina merupakan tenaga ahli di KSP. Menurutnya hal itu keliru sebab Joanina hanya pernah melaksanakan program magang selama 3 bulan di kantornya.

"Saya suruh dia belajar dari para tenaga ahli di KSP selama 3 bulan awal 2020."

baca juga

Moeldoko hingga PDIP Dikaitkan

Sebelumnya ICW menelusuri orang-orang di balik PT Harsen Laboratories, perusahaan farmasi yang bakal memproduksi obat Ivermectin. Dari hasil penelitiannya, ICW menemukan keterkaitan antara orang-orang di belakang PT Harsen Lab dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan partai politik PDI Perjuangan.

Logo ICW
Logo ICW

Peneliti ICW Egi Primayogha menjelaskan bahwa penelitian dilakukannya pada Juni hingga Juli 2021. Dalam paparannya, Egi turut serta memperlihatkan peta keterkaitan PT Harsen Lab dengan sejumlah pihak. Pertama Egi menyebut satu per satu nama yang tercantum dalam akte perusahaan PT Harsen Lab yang sudah berdiri sejak 1971.

Nama-nama yang dimaksud ialah Haryani, Herman Sunaryo, Haryoseno, Runi Adianti, Iskandar Purnomohadi dan Sofia Koswara.

"Memang nama-nama ini tidak kami temukan semuanya melalui akte perusahaan, ada nama-nama yang juga muncul kalau kita menelusuri lewat pemberitaan di media," kata Egi dalam paparannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sahabat ICW, Kamis (22/7/2021).

Haryoseno dan Runi Adianti ialah pasangan suami istri selaku pemilik PT Harsen Lab. Nama keduanya tercatat dalam dokumen Panama Papers dan mereka terafiliasi dengan perusahaan cangkang bernama Unix Capital Ltd yang berbasis di British Virgin Island.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ICW Bikin Moeldoko Marah, Moeldoko : Ini Menodai Kehormatan Saya

ICW Bikin Moeldoko Marah, Moeldoko : Ini Menodai Kehormatan Saya

Sulsel | Kamis, 22 Juli 2021 | 18:10 WIB

Moeldoko Geram Sebut Tuduhan ICW Ngawur dan Menyesatkan, Ingin Ambil Langkah Hukum

Moeldoko Geram Sebut Tuduhan ICW Ngawur dan Menyesatkan, Ingin Ambil Langkah Hukum

Sulsel | Kamis, 22 Juli 2021 | 18:01 WIB

ICW Bongkar Jejak Obat Covid Ivermectin: Dari Campur Tangan Moeldoko hingga Ribka PDIP

ICW Bongkar Jejak Obat Covid Ivermectin: Dari Campur Tangan Moeldoko hingga Ribka PDIP

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 14:55 WIB

KSP Moeldoko Minta Anggota Satpol PP Bekerja dengan Empati dan Hati

KSP Moeldoko Minta Anggota Satpol PP Bekerja dengan Empati dan Hati

Sulsel | Kamis, 22 Juli 2021 | 13:59 WIB

Terkini

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:09 WIB

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Apa yang Berubah Menuju Pemilu 2029?

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Apa yang Berubah Menuju Pemilu 2029?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Candy Caddy: Kisah Caddy Golf Melawan Stigma Sosial

Review Serial Candy Caddy: Kisah Caddy Golf Melawan Stigma Sosial

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar

Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar

Batam | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Bikin Anak-Anak Gampang Beli Miras, Toko 'Nakal' di Pemukiman Wonokromo Disegel Satpol PP Surabaya

Bikin Anak-Anak Gampang Beli Miras, Toko 'Nakal' di Pemukiman Wonokromo Disegel Satpol PP Surabaya

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Habis Pull, Kartunya Mau Diapain? Panduan Mengelola Hasil Oripa Online

Habis Pull, Kartunya Mau Diapain? Panduan Mengelola Hasil Oripa Online

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:52 WIB

×