Pemerintah RI Matangkan Rencana Evakuasi WNI dari Afghanistan

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:37 WIB
Pemerintah RI Matangkan Rencana Evakuasi WNI dari Afghanistan
Maskapai penerbangan Qatar Airways terbang di atas bandara internasional Kabul, saat kelompok Taliban menguasai ibu kota Afghanistan. (Foto: AFP)

Suara.com - Sejumlah negara telah mengevakuasi warganya dari Kota Kabul setelah Taliban berhasil menguasai Afghanistan sejak Minggu (15/8/2021). Sementara Pemerintah Indonesia masih melakukan proses pematangan rencana evakuasi pada warga negaranya yang berada di Kabul.

"Rencana evakuasi masih terus dimatangkan dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah saat dihubungi Suara.com, Rabu (18/8/2021).

Teuku melaporkan untuk saat ini terdapat 15 WNI yang masih tinggal di Kota Kabul. Jumlah tersebut di luar dari para staf KBRI di Kabul.

Menurutnya, 15 WNI tersebut memiliki latar belakang yang berbeda. Ada yang tengah bertugas kenegaraan hingga menjadi pasangan suami istri dengan warga setempat.

"Ada yang di misi PBB, ada juga yang menikah dengan WN setempat," ucapnya.

Sebelumnya dikabarkan sejumlah negara sudah membawa pulang warga negaranya dari Kota Kabul. Negara-negara yang dimaksud yakni Selandia Baru, Italia, Pakistan, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Republik Ceko.

Sebagian besar warga negara yang dievakuasi tersebut bekerja sebagai staf kedutaan ataupun pekerja lainnya.

Sebelumnya, Taliban mengambil alih kendali istana presiden di Kabul pada hari Minggu (15/8/2021), menurut juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid.

Taliban juga berhasil membuat Presiden Ashraf Ghani angkat kaki dari negaranya. Hal tersebut semakin membuat Taliban berkuasa.

baca juga

Diwartakan Al Jazeera Senin (16/8/2021), Kepala biro politik Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar mengatakan dalam sebuah pernyataan video singkat pada hari Minggu (15/8/2021) bahwa sudah berhasil menguasai istana presiden.

Abdul Ghani juga mengungkapkan jika Taliban akan melakukan ujian yang sebenarnya kepada pemerintah Afghanistan dan memenuhi harapan warga Afghanistan.

Taliban berhasil memasuki istana setelah Presiden Ashraf Ghani angkat kaki menuju Tajikistan.

Hingga saat ini, Taliban berhasil merebut 26 dari 34 ibu kota provinsi Afghanistan dalam waktu kurang dari dua minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Usul Taliban: Siapa dan Mengapa?

Asal Usul Taliban: Siapa dan Mengapa?

Bekaci | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:21 WIB

Begini Kondisi 15 WNI di Afganistan yang Kini Dikuasai Milisi Taliban

Begini Kondisi 15 WNI di Afganistan yang Kini Dikuasai Milisi Taliban

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:19 WIB

Siapakah Taliban, Apa Tujuan Mereka yang Sebenarnya?

Siapakah Taliban, Apa Tujuan Mereka yang Sebenarnya?

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 12:59 WIB

YouTube dan WhatsApp Tutup Akses Akun Afiliasi Taliban

YouTube dan WhatsApp Tutup Akses Akun Afiliasi Taliban

Tekno | Rabu, 18 Agustus 2021 | 12:39 WIB

Menakar Nasib Afghanistan Usai Kembali Jatuh ke Tangan Taliban

Menakar Nasib Afghanistan Usai Kembali Jatuh ke Tangan Taliban

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 12:29 WIB

Janji Hormati Hak-hak Perempuan, Benarkah Taliban Bakal Berubah?

Janji Hormati Hak-hak Perempuan, Benarkah Taliban Bakal Berubah?

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:45 WIB

Ditemukan Mayat di Lubang Roda Pesawat AS yang Angkut 640 Warga Afghanistan

Ditemukan Mayat di Lubang Roda Pesawat AS yang Angkut 640 Warga Afghanistan

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 12:14 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×