Viral Cewek Curhat Tetangga Rebut Lahan Parkir sampai Mengancam Mau Dibakar

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 29 Agustus 2021 | 18:57 WIB
Viral Cewek Curhat Tetangga Rebut Lahan Parkir sampai Mengancam Mau Dibakar
Viral Cewek Curhat Pilu Ormas Berbuat Rasis sampai Ancam Bakar Dirinya. (Twitter/@SeputarTetangga)

Suara.com - Cewek pengguna Twitter baru-baru ini menceritakan kisah tidak mengenakkan. Ia curhat memiliki tetangga yang meminta bantuan organisasi masyarakat (ormas) untuk merebut lahan parkirnya.

Kisah itu langsung menjadi viral setelah dibagikan akun Twitter @SeputarTetangga. Hingga berita ini dipublikasikan, kisah itu sedikitnya telah di-retweet 2.000 kali dan mendapatkan 3.600 tanda suka.

"Kelakuan TETANGGA feat. ORMAS. Get well soon for everyone, ci. Stay strong," tulis @SeputarTetangga sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Minggu (29/8/2021).

Cewek ini menggambarkan kisahnya bak dipersekusi ormas. Ia menceritakan tinggal di kabupaten dan memiliki usaha toko kosmetik. Usahanya yang awalnya kecil, kini sudah berkembang.

"Di Persekusi Ormas. Mau cerita, aku tinggal di kabupaten. Punya usaha toko kosmetik. Awalnya kecil, alhamdulilah sekarang sudah jalan 4 tahun dan bisa sewa rumah di samping rumahku untuk dijadikan toko," kisah cewek ini.

"Toko ku yang sekarang berpagar, di dalam pagar ada halaman luas. Customer ku parkir di dalam gerbang karena bahu jalan depan toko ku sudah direbut untuk parkir grab dan kios depan toko," lanjutnya.

Viral Cewek Curhat Pilu Ormas Berbuat Rasis sampai Ancam Bakar Dirinya. (Twitter/@SeputarTetangga)
Viral Cewek Curhat Pilu Ormas Berbuat Rasis sampai Ancam Bakar Dirinya. (Twitter/@SeputarTetangga)

Cewek ini menjelaskan parkir khusus pelanggan yang ke tokonya memang gratis. Hal ini dikarenakan rata-rata pelanggannya masih duduk di bangku sekolah.

"Dari awal memang tidak menggunakan tukang parkir. Karena pelangganku rata-rata masih usia sekolah. Mereka biasanya juga belanja tidak sampai 15 menit," ceritanya.

Selain itu, cewek ini juga mengaku tidak tega jika harus menarik parkir dari pelanggannya. Karena itu, ia selalu menolak setiap kedatangan preman yang berniat mengambil lahan parkirnya.

"Kebetulan aku tinggal di area yang terkenal banyak preman kecil-kecilan. Beberapa kali minta untuk mengambil lahan parkir, tapi tidak pernah kuperbolehkan," bebernya.

"Karena pertimbangan itu parkir di dalam rumah, serta karena faktor kasihan pelangganku. Pernah ada yang protes karena ditarik parkir," lanjutnya.

Namun, ada tetangga sang cewek yang benar-benar ingin merebut lahan parkir. Ia sampai beberapa kali menelepon memohon untuk menarik parkir di lahan tokonya, namun ditolak.

Penolakan itu tidak membuat sang tetangga putus asa. Tetangga itu justru nekat meminta bantuan organisasi masyarakat untuk merebut lahan parkir milik sang cewek.

"Sebulan yang lalu, ada tetanggaku yang telepon papa ku untuk meminta lahan parkir. Tentu saja tidak kuberikan. Kemarin aku baru tahu ternyata dia minta bantuan ormas itu untuk merebut lahan parkir," ujarnya.

Viral Cewek Curhat Pilu Ormas Berbuat Rasis sampai Ancam Bakar Dirinya. (Twitter/@SeputarTetangga)
Viral Cewek Curhat Pilu Ormas Berbuat Rasis sampai Ancam Bakar Dirinya. (Twitter/@SeputarTetangga)

Toko milik cewek ini kemudian kedatangan 6 orang yang merupakan anggota ormas. Mereka meminta lahan parkir, namun tidak diizinkan.

"Kemarin awalnya ada 6 orang ormas datang ke tokoku. FYI aku jarang standby di toko, karena memang masa pandemi dan aku tidak berani ramai-ramaian. Call by phone, mereka bilang yasudah kalau tidak boleh," bebernya.

Setelah ditolak, 6 orang itu pulang dan membawa lebih banyak anggota ormas. Saat itu, toko dijaga oleh sang ibu, sementara cewek ini ketiduran. Ormas itu membuat ibunya berkaca-kaca dan hampir menangis.

"2 jam kemudian mereka datang ramai ke rumahku. Kebetulan hanya mamahku yang di depan, karena aku ketiduran. Aku kaget pas bangun, mamaku bengong, matanya berkaca-kaca sambil cerita kalau didatengin orang-orang itu," ceritanya.

Cewek ini menceritakan awalnya ia berbicara baik-baik ke anggota ormas itu. Namun, ia menjadi emosi setelah mengetahui ormas itu mengusir seluruh pelanggannya.

"Lalu aku keluar rumah, ternyata mereka masih ada di depan rumah. Aku tanya mau nya apa, sudah ngobrol baik-baik lalu mereka menyingkir pindah ke warung depan toko," jelasnya.

"Setelah aku masuk rumah, aku baru tahu kalau dalam 2 jam itu mereka mengusir pelangganku. Aku balik ke toko dan marah-marah sama mereka. Kemudian mereka kurekam, langsung marah dan akhirnya pulang," lanjutnya.

Namun, ormas itu semakin bertindak di luar batas memanggil anggota lain. Total 40 orang anggota ormas mengepung tokonya, bahkan sampai hampir melakukan penganiayaan.

Viral Cewek Curhat Pilu Ormas Berbuat Rasis sampai Ancam Bakar Dirinya. (Twitter/@SeputarTetangga)
Viral Cewek Curhat Pilu Ormas Berbuat Rasis sampai Ancam Bakar Dirinya. (Twitter/@SeputarTetangga)

Cewek ini hanya melawan ormas hanya dengan sang adik. Ia menyebut tidak ada warga atau pejabat desa yang memberikan bantuan karena mereka semua takut.

"Gak lama, mereka balik bawa 20 orang. Mulai menutup akses masuk toko, sempat hampir mukul adekku. Aku hadapin mereka cuma sama adekku, aku cewek, adekku cowok usia 17 tahun," ungkapnya.

"Tidak ada RT atau pejabat desa yang berusaha melerai karena takut. 1 jam kemudian, datang lagi total 40 orang. Mereka berkumpul dan menutup akses masuk toko ku. Setiap ada orang datang, langsung diusir," lanjutnya.

Karena lelah, cewek ini akhirnya menyerah. Ia mengalah memberikan halaman parkir yang merupakan tanahnya untuk ormas itu.

"Akhirnya aku mengalah memberikan halamanku sendiri (bukan bahu jalan) pada mereka. Padahal aku cuma toko kecil, selama PPKM omzet turun drastis," aku sang sender.

Semakin memilukan, ormas itu bahkan mengucapkan hal rasis terhadapnya. Cewek ini dituduh tidak mau membantu tetangga pribumi yang kesusahan.

"Sedihnya, mereka gitu karena rasis. Dari awal sudah ngatain, 'China lainnya aja gampang gak kaya mbak. Kami putra daerah, pribumi, pengangguran mau cari makan kok gak boleh'," bebernya.

Sang cewek juga membeberkan ormas itu sempat mengancam akan membakar dirinya. Namun, ia tidak bisa melaporkan hal itu ke kepolisian karena tidak terekam.

"Aku bener-bener gak tahu harus ngadu ke siapa. Ke polisi belum ada unsur pidana yang terekam. Mereka sempat mau pukul adekku dan bilang mau bakar aku. Tapi tidak terekam kareka aku beneran panik. Mau ke Pemda juga kata temenku percuma," kata sang cewek.

Kejadian itu juga membuat ibunya syok dan depresi. Cewek ini juga mengaku takut harus bekerja sama dengan anggota ormas itu, di mana banyak dari mereka yang mantan kriminal.

"Sampai sekarang mamaku masih syok, depresi, gak mau makan. Jadi suka bengong sendiri saking syoknya. Aku juga takut untuk kerja sama dengan mereka. Karena toko ku ini tidak ada yang tidur disitu kalau malam," jelasnya.

"Orang-orang yang datang ini mantan kriminal dan ada yang pernah mencuri di rumahku dulu. Tapi kami tidak pernah lapor. Kemarin deal, tapi tidak ada perjanjian legal. Bingung banget harus bertindak gimana," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Foto Perempuan Afghanistan Berpakaian Modern di Tahun 1970, Benarkah?

CEK FAKTA: Foto Perempuan Afghanistan Berpakaian Modern di Tahun 1970, Benarkah?

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 16:06 WIB

Dua Bocah Minta Nomor HP Cowok Ganteng, Auto Syok saat Tahu Sosok yang Menyuruh

Dua Bocah Minta Nomor HP Cowok Ganteng, Auto Syok saat Tahu Sosok yang Menyuruh

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 16:07 WIB

Begitu Sah, Aksi Pengantin Pria Ini Bikin Istri Teriak Kesakitan di depan Penghulu

Begitu Sah, Aksi Pengantin Pria Ini Bikin Istri Teriak Kesakitan di depan Penghulu

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 15:15 WIB

Viral Tukang Bakso Ditagih Pajak Rp 6 Juta Sebulan, Pemilik: Mending Saya Tutup

Viral Tukang Bakso Ditagih Pajak Rp 6 Juta Sebulan, Pemilik: Mending Saya Tutup

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 15:06 WIB

Pengantin Baru Check In di Hotel, Ekspresi Suami Disorot Gegara Sosok di Balik Pintu

Pengantin Baru Check In di Hotel, Ekspresi Suami Disorot Gegara Sosok di Balik Pintu

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 15:01 WIB

Viral Kisah Pria Jadi Menantu Orang Kaya, Berawal dari Insiden Nyenggol Mobil Mewah

Viral Kisah Pria Jadi Menantu Orang Kaya, Berawal dari Insiden Nyenggol Mobil Mewah

Lifestyle | Minggu, 29 Agustus 2021 | 15:25 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB