Siapa Ali Kalora? Pentolan Teroris yang Tewas dalam Baku Tembak di Sulawesi

Rifan Aditya

Senin, 20 September 2021 | 12:27 WIB
Siapa Ali Kalora? Pentolan Teroris yang Tewas dalam Baku Tembak di Sulawesi
Teroris MIT Ali Kalora menyerang warga di Sigi, Sulawesi Tengah. (Dok.Ist & Dok. Polisi)

Suara.com - Ali Kalora tewas dalam insiden baku tembak antara aparat dengan teroris di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Lalu siapa Ali Kalora?

Sosok Ali Kalora dikabarkan sudah diburu aparat sejak lama karena merupakan pentolan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Ia bersembunyi di hutan di sekitar Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Berikut beberapa hal menarik untuk menjawab siapa Ali Kalora sebenarnya.

Pentolan Kelompok Teroris

Ali Kalora disebut-sebut sebagai petinggi kelompok militan Islam yang berbasis di Poso, Sulawesi Tengah. Ia menggantikan Santoso alias Abu Wardah yang tewas dalam penyergapan aparat keamanan 2016 lalu.

Ali Kalora dinilai berbeda jauh dengan bekas pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Santoso, yang tewas dalam baku tembak dengan TNI-Polisi. 

Bukan Figur Kombatan

Ali Kalora disebut-sebut bukan figur kombatan dan tidak memiliki pengaruh kuat seperti Santosa sehingga tidak bisa merekrut anggota baru.

Aparat menyebut Ali Kalora tidak memiliki keahlian apapun, serta kemampuan gerilyanya terbatas. Hal itu bisa terjadi karena dia belum pernah ke medan konflik.

Kehidupan Pribadi Ali Kalora

baca juga

Siapa Ali Kalora, bisa kita lihat juga di kehidupan pribadinya.  Ali Kalora memiliki nama lahir sebagai Ali Ahmad. Dia lahir pada 30 Mei 1981 dan tewas pada 18 September 2021 dalam baku tembak dengan aparat.

Dia lahir di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso. Dia memiliki seorang istri bernama Tini Susanti Kaduka, alias Umi Farel. Nama "Kalora" pada namanya diambil dari desa tempatnya dilahirkan, sehingga nama Ali Kalora sering kali digunakan di media massa.

Keterlibatan dengan Terorisme

Ali Kalora adalah pengikut Santoso di kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Faktor kedekatannya dengan Santoso dan kemampuannya dalam mengenal medan gerilya membuat ia diangkat menjadi pemimpin.

Perburuan Ali Kalora

Operasi Tinombala sebagai operasi perburuan terorisme terus dilakukan untuk menetralisir dan menangkal ideologi radikal pro-kekerasan di Poso.

Kecuali jika sisa pengikut Santoso yang lain menyerahkan diri kepada pihak berwajib secara baik-baik, sehingga permasalahan konflik di Poso bisa diselesaikan secara bertahap dan lebih aman tanpa baku tembak.

Demikian informasi singkat yang semoga bisa menjawab pertanyaan siapa Ali Kalora sebenarnya. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ali Kalora Tewas Tertembak, Ini Sejarah Mujahidin Indonesia Timur

Ali Kalora Tewas Tertembak, Ini Sejarah Mujahidin Indonesia Timur

Sumsel | Senin, 20 September 2021 | 08:21 WIB

Polisi Pastikan Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas Dalam Kontak Tembak

Polisi Pastikan Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas Dalam Kontak Tembak

Foto | Minggu, 19 September 2021 | 15:21 WIB

Buron Teroris Poso Diminta menyerahkan Diri, Polisi: Apabila Bertemu di Lapangan...

Buron Teroris Poso Diminta menyerahkan Diri, Polisi: Apabila Bertemu di Lapangan...

Sulsel | Minggu, 19 September 2021 | 13:12 WIB

Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas Ditembak Satgas Madago Raya

Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas Ditembak Satgas Madago Raya

Sulsel | Minggu, 19 September 2021 | 12:39 WIB

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

×